12
Nov
2020

Humas- Humas- “Kopi Asli Sinaji (KASI) Basse Sangtempe”, itulah nama produk kopi yang dihasilkan mahasiswa IAIN Palopo. Produk kopi ini merupakan hasil tindak lanjut program kerja KKN Nusantara II IAIN Palopo Tahun 2020.

Dinamakan kopi Sanaji, karena bahan pokok atau kopi berasal dari desa Sinaji Kecamatan Bastem Kabupaten Luwu. Dikatakan Ruspandi, sekertaris posko KKN Nusantara II posko Desa Sinaji, produk kopi ini adalah tindak lanjut program kerja KKN yang sebelumnya dinamai program Ekonomi Mandiri.

Lebih lanjut, produksi perdana kopi Sinaji 20 Pcs dengan berat 250 gram per Pcs dan telah laku habis. Menurut Ruspandi, Mahasiswa Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir FUAD saat diwawancarai Humas, Kamis, 12 November 2020 produk yang dihasilkan bersama teman-temannya itu sangat direspon oleh masyarakat setempat.

Di sisi lain sebagai sosialisasi daerah, karena selama ini kopi masyarakat Sinaji diproduksi di Enrekang, Bajo dan Belopa. Karena itu masyarakat mengharapkannya mahasiswa KKN Nusantara ini dapat menjembatani dalam memasarkan kopinnya.

Dengan didukung dosen pembimbingnya, Dr. Aji Goena, Ruspandi bersama temannya berkomitmen terus melanjutkan usaha mereka. Ia berharap dapat membuka toko kopi asli Basse Sangtempe di Kota Palopo.

Pengenalan produk perdanaya di kampus  dan sangat diapresiasi oleh pimpinan kampus IAIN Palopo, hal ini Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr H Muammar Arafat dan pimpinan kampus lainnya. (Jn)

12
Nov
2020

Humas- Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo Dr. H. Muammar Arafat, serahkan buku-buku karyanya di Perpustakaan Umum IAIN Palopo, Kamis, 12 November 2020.

Di antara buku yang diserahkan: “Harmoni Hukum Indonesia” penerbitan tahun 2017, “Hukum di antara Hak dan Kewajiban Asasi” penerbitan tahun 2018 dan “Format Masa Depan (Catatan Hukum dan Demokrasi Indonesia” penerbitan tahun 2020.

Penyerahan ke tiga buku itu, diterima, Syamsiar Guntur, Pustakawan Madya IAIN Palopo, dirinya menyampaikan terima kasih, dimana ketiga judul buku tersebut dapat menambah referensi mahasiswa/i dan pustakawan IAIN Palopo.

Dr H Muammar Arafat, mengatakan ketiga buku tersebut istimewa, dimana ketiganya diberikan pengantar oleh para tokoh nasional. Buku Harmoni Hukum Nasional diberikan pengantar oleh Mayjen (Purn) H. Agus Mulyadi, Staf Ahli Panglima TNI.

Buku Hukum di Antara Hak dan Kewajiban Asasi, diberikan pengantar, Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, Ketua Komisi Yudisial RI Periode 2016-2018 dan buku yang berjudul Format Masa Depan (Catatan Hukum dan Demokrasi Indonesia) diberi sambutan oleh Prof. Dr. Arskal Salim, Direktur Ditjen PTKI Kemenag RI dan Irjen Pol (Purn) Hamli, Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI.

Pihaknya berharap buku-buku tersebut dapat bermanfaat di dunia hukum. Disampaikannya juga tips dalam menyusun buku saat ditemui Humas di Ruang kerjanya, dimana dirinya telah menerbitkan 5 judul buku.

“Pandai memiliah waktu, fokus pada kegiatan yang ingin dicapai serta konsisten. Misalnya di hari Sabtu sudah diplaningkan menuli buku, maka di hari itu tidak ada kegiatan selain menulis buku.” papar Muammar. (jn)

11
Nov
2020

Humas- Kedatangan rombongan benchmarking Pascasarjana IAIN Parepare disambut langsung oleh Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, Para Wakil Rektor dan Direktur Pascasarjana IAIN Palopo di Auditorium FUAD, Rabu, 11 November 2020.

Kunjungan rombongan Pascasarjana IAIN Parerpare ini merupakan kunjungan kerja sama atau MoU dalam peningkatan Mutu Pendidikan antara Pascasarjana IAIN Palopo dengan IAIN Parepare.

Rektor IAIN Palopo menyampaikan kegembiraan atas kunjugan Pascasarjana IAIN Parepare ke kampus IAIN Palopo, untuk itu dirinya meminta selama melakukan kunjungan kerja agar tidak segan. “Hubungan kedua kampus ini, sudah terikat baik secara individu maupun secara historis, baik itu sharing informasi dan kemajuan kampus,” ucap Prof. Dr. Abdul Pirol.

Dipaparkan Rektor, pascasarjana harus mampu melakukan riset publikasi lebih dari yang biasa-biasa saja, pascasarjana baiknya mampu melahirkan gagasan baru apakah itu ditiru lalu dimodivikasi. Pascasarjana IAIN Palopo memiliki 3 program studi, dirinya berharap pascasarjana IAIN Palopo dapat membuka program studi baru di waktu mendatang.

Sambutan Direktur Pascasarjana IAIN Palopo, Dr. H. Muh Zuhri Abu Nawas, menyampaikan, saat ini Pascasarjana IAIN Palopo memiliki mahasiswa aktif sekitar 400 orang, dengan program penerimaan mahasiswa baru tiap semester.

Diharapkannya, dengan dilakukan penandatanganan MoU dengan kedua lembaga PT dapat meningkatkan kualitas dan mutu masing-masing dan apa yang menjadi tujuan Pascasarjana IAIN Parepare ke IAIN Palopo dapat terpenuhi.

Ada pun sambuatan Direktur Pascasarjana IAIN Parepare, Dr. H. Mahsyar, menyampaikan terima kasih atas perjamuan Pascasarjana IAIN Palopo khususnya Rektor. Dirinya sependapat dengan apa yang disampaikan Rektor IAIN Palopo, bahwa kemajuan teknologi saat ini begitu pesat jadi adaptasi kemajuan perguruan tinggi harus juga cepat.

Adapun tujuan melakukan studi banding di IAIN Palopo, selain memiliki keterikatan secara historis juga pihaknya melihat IAIN Palopo mempunyai semnagat dan visi tentang kajian kesilaman khususnya pengkajian budaya lokal. Acara itu disambut antusias para Wakil Rektor, jaran Pasacasarjana IAIN Palopo dan dosen. (jn)

11
Nov
2020

Humas- Program pengabdian masyarakat, yang diinisiasi dosen IAIN Palopo berjalan sukses di Dusun Manganan, Desa Rinding Allo Kec. Rongkong Kab Luwu Utara, 5-8 November 2020.

Pengabdian masyarakat “Gerakan Cinta Literasi dan Pembinaan Keagamaan” di desa terpencil ini, tanpa jaringan, disambut antusias pemerintah maupun masyarakat setempat. Diantaranya, Imam Masjid Dusun Manganan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada tim pengabdian IAIN Palopo datang jauh-jauh melakukan program tersebut.

Hal yang sama diungkapkan oleh Guru-guru Sekolah Dasar (SD) desa Rinding Allo, apresiasi mereka saat tim pengabdian melakukan salah satu kegiatan pengabdian, kelas inspirasi pada Sabtu 7 November 2020.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari itu berjalan lancar dan berkesan pada masyarakat setempat. Ada pun pembinaan keagamaan yang dinamai Literasi Berbasisi Masjid, di dalamnya: pembinaan tata cara sholat, thahara, adzan, pembuatan nama masjid dan pembukaan taman baca serta Baksos di Masjid pada hari keempat.

Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. Maruddin, S.S., M.Hum, mengatakan pengabdian ini pertama kali digelar di Desa Rinding Allo yang diinisiasi dosen berbagai Fakultas IAIN Palopo.

“Program ini merupakan wujud Tridharma perguruan tinggi bagi dosen, akan berlanjut baik di desa tempat pengabdian dan lokasi desa tempat pengabdian selanjutnya,” ucap Masruddin.

Lebih lanjut, program pengabdian kepada masyarakat ini kata dia, akan digelar lagi di awal tahun 2021 dengan lokasi berbeda setelah melakukan observasi terkait kebutuhan masyrakata setempat.

Untuk itu dirinya menyampaikan terima kasih pada para donatur dan tim pengabdian yang meluangkan waktunya berbagi semangat dan edukasi. (jn).