29
Jun
2021

KarebaHumas- Tingkatkan self healing, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bimbingan Konseling Islam menggelar camp healing jilid 1 selama 3 hari mulai tanggal 25 – 27 Juni 2021 bertempat di Gedung Nahdatul Ulama dan Latuppa.

Kegiatan itu mengusung tema “Upaya Self Healing untuk Meningkatkan Kemampuan Berdikari Mahasiswa Bimbingan & Konseling Islam dalam Masifnya Perubahan Sosial”.

Muh. Idil Haq Efendi selaku ketua umum HMPS BKI, mengatakan dalam sambutannya kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari angkatan 2019 dan 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dirinya menyampaikan terima kasih kepada warga BKI khusunya pengurus HMPS yang telah banyak membantu hingga kegaiatan ini berjalan lancar.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini bagaimana mampu melatih mahasiswa BKI IAIN Palopo dalam meningkatkan semangat literasi, berpikir kritis sekaligus melatih keterampilan self healing yang berdasarkan Islam, “selain itu kami berharap camp healing jilid 1 ini memberikan gambaran betapa pentingnya keterampilan self-healing mahasiswa dalam upaya memperbaiki diri serta melatih siswa dalam beretorika.” ucap Idil.

Dari laporannya, pemateri dalam kegiatan yang berlangsung tiga hari ini diisi oleh keluarga besar dan alumni BKI diantaranya, Anugrah Ade Puta, S.Sos, Usnul Abrian dan Saudari Sri Wahyuni. (Humas)

24
Jun
2021

#KarebaHumas – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof Dr Abdul Pirol, menjadi salah satu narasumber dalam program Kreatif, Inspiratif, Inovatif, dan Solutif (KIIS) Jadi ASN Solutif dengan tema “ASN Integritas, dan Transformasi Digitalisasi Layanan Publik” secara virtual melalui zoom meeting dan live streaming youtube pada Rabu (23/06/2021).

Program KIIS merupakan forum diskusi yang digelar secara rutin oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI setiap Rabu, pukul 09:00-10:30 WIB dengan melibatkan seluruh ASN pada unit kerja di bawah naungan Kemenag di seluruh Indonesia.

Pada program KIIS seri ke-37 ini, Prof. Dr. Abdul Pirol, paparkan materinya “Optimisme Membangun Budaya Kerja dan Integritas”, diungkapkannya bahwa membangun budaya kerja yang berintegritas bagi ASN harus terus dielakkan ini didasari bukan hanya karena bangsa dan Negara Indonesia yang tergolong masih membangun tetapi juga kepentingan dalam birokrasi yang berkualitas.

“Berbagai upaya yang dilakukan secara simultan dan komprehensif perlu memperhatikan aspek yang mungkin dikategorikan kecil, aspek yang dimaksud tersebut adalah sikap optimis sebagai sumber energy kita sebagai bagsa,” papar Prof Abdul Pirol.

Motivasi agama, firman Allah swt.dalam Al-Qur’an QS. Ali Imran: 139, “Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman” ayat tersebut mengajarkan menghindari sikap pesimistis, lanjutnya.

Selain itu, kata Rektor bahwa salah satu sabda Nabi Muhammad SAW tentang keadaan orang yang beriman yang mengatakan: “Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruh urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, ia bersabar. Itupun baik baginya”.

“Maknanya, jalan kebaikan selalu terbuka bagi seseorang yang memiliki sikap optimistis. Dalam berbagai situasi dan kondisi, kita tetap perlu mencari peluang berubah ke arah yang lebih baik, dengan sikap optimistis dan menghindari sikap pesimistis” terang Rektor.

Sebagai ASN sikap optimis itu dapat dibangun dengan inspirasi disekitar kita, diantaranya inspirasi tulisan di bagian belakang mobil “Dunia sementara, akhirat selamanya”. “jangan lihat berapa besarnya gaji kami, tapi lihat bagaimana kami bekerja sejak pagi dari rumah sampai malam kembali kerumah.

Menurut Rektor, masih banyak inspirasi yang dapat membangkitkan semangat sikap optimis. Sisi baik manusia selalu mengarah kepada nilai yang dapat terwujud saat bertemu dengan suatu momentum perubahan, kita tidak boleh kehilangan harapan yang menyebabkan kehilangan fokus pada tujuan yang baik.

“Untuk itu, sekecil apapun kebaikan yang dapat kita kontribusikan harus tetap kita laksanakan. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengumpat kegelapan” tutup Prof. Dr. Abdul Pirol. (Humas).

23
Jun
2021

#KarebaHumas – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof Dr Abdul Pirol, mengapresisi para pejabat IAIN Palopo baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Dimana hasil audit kinerja tugas dan fungsi tahun anggaran 2020 IAIN Palopo memperoleh predikat “Baik”.

“Apresiasi kami sampaikan pada para pejabat, baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan, hasil audit Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag selama 12 hari secara keseluruhan mencapai predikat Baik,” ucap Rektor saat ditemui Humas, 23 Juni 2021.

Menurutnya, meskipun predikat mencapai hasil baik, tidak boleh menjadikan kinerja stagnan, “Dari hasil audit ini dapat dilihat bagaimana wajah tata kelola atau kinerja kita pada institusi ini. Kita dapat mengetahui kekurangan atau kelemahan kinerja kita. Dari itu kita optimis melakukan perbaikan dan penataan pada yang masih kurang itu,” tutur Rektor.

“Keberhasilan institusi dengan kinerja unggul harus diupayakan, bagaimana kita terus mengevalusi kinerja, kedisiplinan, kejujuran dan perlunya koordinasi. Melalui kegiatan ini tentu menjadi energy atau spirit bagi IAIN Palopo ke depan, dengan kinerja Unggu, UIN terwujud” imbuh Prof. Dr. Abdul Pirol.

Diketahui, kualitas kinerja IAIN Palopo diukur dengan melihat tiga aspek utama yaitu aspek ekonomis, aspek efisiensi dan aspek efektivitas.

Hasil pengukuran kualitas kinerja IAIN Palopo menunjukkan penilaian yang sudah baik. Aspek ekonomis dalam pengelolaan anggaran memperoleh nilai 76,733, aspek efisiensi dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pelaporan memperoleh nilai 77,959, dan pada aspek efektivitas dalam pencapaian hasil (outcome) memperoleh nilai 61,600. Skor capaian kinerja secara keseluruhan memperoleh nilai 76,14 dengan predikat “Baik”. (Humas)

21
Jun
2021

#KarebaHumas – Apel rutin setiap Senin pagi tenaga kependidikan dan CPNS 2019 IAIN Palopo, dimulai 07.30 WITA. Apel ruti ini kembali dimulai pada awal Juni 2021, sebelumnya ditiadakan sejak awal Tahun 2020 awal pandemi.

Pembina Apel kali ini, , 21 Juni 2021 oleh Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, ia mengingatkan kembali 5 budaya kerja Kementerian Agama RI:

  1. INTEGRITAS : Keselarasan Antara Hati, Pikiran, Perkataan Dan Perbuatan Yang Baik Dan Benar
  2. PROFESIONALITAS : Bekerja Secara Disiplin, Kompeten Dan Tepat Waktu Dengan Hasil Terbaik
  3. INOVASI : Menyempurnakan Yang Sudah Ada Dan Mengkreasi Hal Baru Yang Lebih Baik
  4. TANGGUNG JAWAB : Bekerja Secara Tuntas Dan Konsekuen
  5. KETELADANAN : Menjadi Contoh Yang Baik Bagi Orang Lain

Dan mengingatkan, terus waspada di masa pandemi
Covid-19, dengan menerapkan 5 M:

  1. Memakai masker,
  2. Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir,
  3. Menjaga jarak,
  4. Menjauhi kerumunan, serta
  5. Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Apel rutin Senin Pagi juga ini bertujuan penyamaan persepsi, menyampaikan evaluasi pimpinan dan perencanaan kerja satu pekan kedepan agar dapat terukur.

Turut serta pada apel kali ini, Wakil Rektor I, Dr. H. Muammar Arafat, Wakil Rektor III, Dr. Muhaemin, Kepala Biro AUAK, Dr. H. Muhdin dan Para Kabag IAIN Palopo. (Jn)

21
Jun
2021

#KarebaHumas – Terus meningkatkan pengetahuan, kualitas penelitian dan publikasi dosen & mahasiswa, Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menggelar “Klinik Karya Ilmiah (KKI)” selama dua hari 19-20 Juni 2021 bertempat di Wae Kanbas Palopo.

“Selain tujuan tersebut, acara ini juga bertujuan re-akreditasi program studi pascasarjana, kami berkerja sama dengan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Palopo” ucap Muh. Akbar, S.H., M.H, saat menyampaikan laporannya.

Workshop ini diikuti dosen tetap pascasarjana, dosen Luar Biasa (LB) dan sejumlah perwakilan mahasiswa pascasarjana. “workshop ini diharapkan menghasilkan outcome, meningkatnya jumlah publikasi hasil riset dosen dan peneliti, dalam hal ini dosen dan mahasiswa dapat berkalaborasi menghasilkan riset.” tambahnya.

Rektor IAIN Palopo, melalui Wakil Rektor I, Dr. H. Muammar Arafat, saat membuka acara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara klinik karya ilmiah oleh Pascasarjana IAIN Palopo, “sebagai pimpinan mengapresiasi acara ini, karena tujuannya banyak, selain menunjang pengisian borang akreditasi 9 kriteria juga membangun semangat penelitian kalaboratif dosen dan mahasiswa pascasarjana”. singkat Muammar.

Direktur Pascasarjana  IAIN Palopo, Dr. H. M. Zuhri Abu Nawas, menagatakan, workshop klinik karya ilmiah ini menghadirkan narasumber dosen yang juga selaku reviewer dari UIN Alauddin Makassar, Wahyuddin  Halim, MA, PhD. “salah satu dosen Antropologi yang telah banyak menghasilkan karya ilmiah dan dipublikasi baik nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Dari pantauan Humas, acara tersebut berjalan lancar dan antusias para peserta cukup aktif menyampaikan pertanyaan dan tanggapannya setiap sesi materi. Risal, salah satu mahasiswa Pascasarjana IAIN Palopo menyampaikan rasa syukur atas dilibatkannya pada workshop ini. Menurutnya begitu banyak ilmu terkait karya ilmiah utamanya dalam memulai atau semangat menulis.

Pada hari kedua acara tersebut ditutup oleh Rektor, Prof. Dr.Abdul Pirol. Ia menyampaikan terima kasih pada narasumber, dimana telah banyak memberi pengetahuan atau informasi seputar karya ilmiah selama acara berlangsung. (Humas)

15
Jun
2021

KarebaHumas – Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia melakukan kunjungan dalam rangka audit kinerja penyelenggaraan tugas dan fungsi tahun anggaran 2020 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo.

Audit kinerja oleh tim Itjen Kemenag ini berlangsung selama 17 hari, mulai 14-28 Juni 2021. Kedatanganan Tim auditor diterima Rektor di ruang tamunya, kemudian mengawali kegiatan dengan entry briefing dengan para pimpinan IAIN Palopo di Aula Rektorat lantai III, Selasa, 15 Juni 2021.

Entry meeting itu dihadiri Wakil Rektor II, Dr. Ahmad Syarief Iskandar, Wakil Rektor III, Dr Muhaemin, Para Dekan, para Kabag, Kepala Unit dan Ketua Lembaga IAIN Palopo. Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, dalam sambutannya, menyampaikan selamat datang kepada tim auditor Itjen Kemenag RI.

Usai memaparkan selayang pandang IAIN Palopo. Pirol, mengungkapkan IAIN Palopo sepenuhnya siap dalam menyambut audit yang dilakukan Itjen Kemenag.

Menurutnya, selama ini IAIN Palopo telah melaksanakan pengelolaan perguruan tinggi dan bekerja sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku. Audit kinerja oleh Itjen Kemenag menjadi momentum bagi IAIN Palopo untuk melakukan evaluasi terkait kinerja berbasis outcome dan sistem pengelolaan perguruan tinggi.

“Kegiatan ini sangat berarti bagi IAIN Palopo untuk senantiasa melaksanakan pengelolaan pendidikan tinggi dengan baik dan benar, sehingga ke depan IAIN Palopo dapat memperbaiki kekurangan pengelolaan dan meningkatkan kinerja. Dengan kinerja unggul, UIN terwujud,” ucap Pirol saat sambutan entry briefing.

Tim Itjen Kemenag RI beranggotakan sembilan orang, terdiri dari penanggung jawab, pengendali teknis, ketua tim, dan enam orang anggota. Penanggung jawab audit kinerja, Suhersi, Pengendali Teknis, Jufri dan sebagai Ketua Tim, Nurhayati.

Jufri, Pengendali Teknis mengawali sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada Rektor dan keluarga besar IAIN Palopo yang telah memfasilitasi kedatangannya bersama tim. “Maksud dan tujuan kami ke IAIN Palopo pertama-tama adalah bersilaturahim, kedua untuk melaksanakan audit kinerja penyelenggaraan tugas dan fungsi tahun anggaran 2020.” paparnya.

Menjurut Jufri, kegiatan ini berlangsung kurang lebih 10 hari ke depan dan diharapkannya dari beberapa indikator penilaian itu terlaksana dengan baik sehingga outcamnnya ke depan IAIN Palopo menjadi salah satu kampus yang dipertimbangkan dan menjadi pilihan terbaik masyarakat di Tana Luwu.

Ketua Tim Auditor, Nurhayati, memaparkan sasaran audit kinerja yang akan dilakukan menyeluruh di IAIN Palopo terdiri dari beberapa aspek, yaitu: 1) sistem perencanaan pengelolaan perguruan tinggi; 2) penyusunan program kerja; 3) sistem penyusunan anggaran; 4) pembagian tugas dan pengelolaan SDM; 5) sistem manajerial; 6) pengelolan anggaran; 7) pengelolaan kepegawaian dan tata laksana; 8) kegiatan pendidikan dan pengajaran; 9) kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; 10) pengelolaan kemahasiswaan; 11) evaluasi dan pelaporan; dan 12) pencapaian hasil (outcome).

“Guna kelancaran tugas, tim auditor minta kepada seluruh pihak utamanya pimpinan di lingkungan IAIN Palopo agar menyiapkan data-data dan dokumen terkait sasaran audit tersebut”, pinta Nurhayati. (Humas)

07
Jun
2021

#KarebaHumas – Dalam rangka mendorong keterbukaan informasi pada badan publik, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menekan kerja sama dengan Komisioner Komisi Informasi Propinsi (KIP) Sulsel, penandatanganan nota kesepahaman itu bertempat di Aula Serbaguna IAIN Palopo, Jum’at, 04 Juni 2021.

Penandatanganan dilakukan Rektor, diwakili Wakil Rektor III, Dr. Muhaemin, dan Ketua KI Sulsel, Pahir Halim. Hadir pada kesempatan itu Kepala Biro AUAK, Dr. Muhdin, Para Dekan, Kepala UPB, Ketua LP2m dan Kabag Akademik IAIN Palopo. Dari KI Sulsel turut hadir, Andi Taddampali,  Benny Mansyur,  Fawziyah Erwin, dan Dr Haerul Mannan.

Dalam sambutan Warek III, Dr. Muhaemin, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran para komisioner KIP Sulsel di kampus hijau, ia mengawali pertemuan dengan memberikan selayang pandang tentang IAIN Plaopo dan capaian-capaian yang telah diraihnya.

“Semoga ke depan kerja sama ini saling bersinergi pada program yang disetujuai, utamanya dalam keterbukaan informasi”, ucap Dr. Muhaemin.

Kesepakatan bersama yang tertuang pada Memorandum of Understanding itu, meliputi:
1.    Sosialisasi dan kuliah umum tentang regulasi keterbukaan informasi publik.
2.    Pengembangan literasi keterbukaan informasi publik melalui seminar, stadium generale, diskusi, workshop/lokakarya.
3.    Monitoring dan evaluasi layanan informasi.
4.    Bimbingan teknis layanan informasi publik dan penyelesaian sengketa informasi.
5.    Pemagangan dan praktik kerja lapangan.
6.    Pelaksanaan penelitian.
7.    Pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia.
 
Usai penandatanganan kerja sama yang juga dilakukan antara Fakultas Syariah IAIN Palopo dengan KI Sulsel, Fahir Halim, menyampaikan sambutannya sekaligus mensosialisasikan berbagai regulasi tentang keterbukaan informasi publik. Salah satunya tentang implementasi undang-undang No 14 tahun 2008 tentang pelayanan informasi publik oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Pahir Halim melanjutkan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu amanat reformasi, dengan berkembangnya paradigma keterbukaan sebagai buah dari demokrasi, maka negara hadir untuk mengatur perihal keterbukaan informasi yang terdapat pada badan publik.

“Perubahan paradigma tentang keterbukaan nafasnya ada pada badan publik, baik badan publik negara maupun non-negara, karena merekalah yang menguasai informasi yang menjadi kebutuhan masyarakat, itulah salah satu urgensi hadirnya PPID” pungkasnya. (jn)

07
Jun
2021

#KarebaHumas – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag mengukuhkan sebanyak 491 wisudawan pada wisuda periode I tahun 2021 di gedung auditorium Phinisi IAIN Palopo, Rabu (02/05/21).

Wisuda kali ini digelar secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Di samping itu, dilaksanakan dengan 4 sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 08.00 – 11.30 Wita dan sesi kedua pada pukul 13.00 – 16.00 Wita.

Dalam sambutan al-jami’ah Rektor, ia menekankan bahwa wisudawan saat ini menjumpai era di mana perubahan adalah satu kemestian “Ini adalah perpindahan abadi yang menentukan masa depan. Berubah atau punah,” ujarnya.

“Tidak ada pilihan kecuali kemampuan adaptif dengan zaman, menjadikam diri tetap relefan dengan perkembangan teknologi yang sedang dan yang akan terjadi,” sambungnya.

Senada dengan itu, dalam kesempatan yang sama, Prof, Dr. Mansyur Ramly, SE, M.Si dalam orasi ilmiahnya menyampaikan, perlunya sarjana menempa diri agar menjadi ahli yang berkelas internasional. “Untuk IAIN Palopo, Sumber daya manusianya atau sarjananya harus menjadi ahli berkelas internasional agar bisa bersaing di zaman ini,” ujarnya.

Tak hanya untuk wisudawan, mantan Rektor UMI itu juga menekankan pentingnya para dosen dan segenap tenaga kependidikan meningkatkan kapasitas akademik terus menerus.

“Tenaga pendidik juga harus merubah paradigma, apakah dosen sudah mengecek baik-baik apakah ilmu yang diajarkan kepada mahasiswa sudah benar-benar diverifikasi bahwa itu adalah informasi ilmiah dan tidak ada keberhasilan jika sendirian, zaman ini menuntut kita harus kolaborasi dengan berbagai pihak,” sambungnya.

Tema wisuda kali ini adalah, “Refocusing dan Strategi Pengembangan Perguruan Tinggi Islam Di Era Disrupsi dalam Tatanan Kehidupan Baru (New Normal Life)”.

28
May
2021

#KarebaHumas – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, melalui Unit Pengembangan Bahasa (UPB) menggelar workshop International Journal Writing and Publication bertempat di Aula Serbaguna IAIN Palopo, Jum’at, 28 Mei 2021.

Kegiatan ini selain dihadiri sejumlah dosen dan CPNS dosen IAIN Palopo juga diikuti sejumlah dosen perguruan tinggi di Kota Palopo, diantaranya, Universitas Cokroaminoto Palopo, Universitas Andi Djemma, Universitas Mega Buana Palopo dan Universitas Muhammadiyah Palopo.

Kepala UPB IAIN Palopo, Dr. Syahraeni, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan upaya fokus jurnal, seperti penulisan dan publikasi. Dimana narasumber dari UIN Malang, Dr. Muassomah, M.Si, M.Pd, selaku dosen Pascasarjana Pendidikan Bahasa Arab UIN Malang.

Dari pantauan humas, acara berjalan lancar dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19, diakhiri dengan sesi tanya jawab. (Ucok/jn)

27
May
2021

#KarebaHumas – Wisuda Sarjana & Magister Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo Periode I Tahun 2021 yang akan dilaksanakan pada 02 – 03 Juni 2021 dibagi empat sesi dari 470 peserta, hal tersebut untuk mewaspadai penularan Covid-19, meskipun Kota Palopo sudah zona hijau per tanggal 20 Mei 2021 berdasarkan paparan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Palopo, Dr. dr. H.M. Ishaq Iskandar, dilansir media Palopo Pos.

Ketua Panitia Wisuda IAIN Palopo Per. I Tahun 2021, Dr. Munir Yusuf, mengatakan pelaksanaan wisuda kali ini secara offline dengan protokol kesehatan secara ketat, dengan pelaksanaan teknis yang diwajibkan pemerintah.

“Misalnya, adanya rasionalisasi jumlah peserta dengan daya tampung gedung. Jumlah wisudawan 470 maka panitia membagi pelaksanaan wisuda menjadi 4 sesi dalam 2 hari. Pada setiap sesi hanya ada sekitar 120 orang peserta, sementara kapasitas Auditorium Phinisi IAIN Palopo yang digunakan mencapai 670 orang. Artinya hanya 18% dari daya tampung gedung yang dipergunakan. Batasan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah melalui protokol kesehatan, yaitu 40%”, paparnya pada Humas, 27 Mei 2021.

Protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, tes suhu badan dan sterilisasi lokasi dilakukan sangat ketat oleh panitia. Para wisudawan harus mematuhi peraturan tersebut sebelum dan pada saat berada dalam gedung.

“Hanya wisudawan, pimpinan dan panitia yang bersangkutan yang diperbolehkan memasuki ruangan. Selain itu, termasuk orangtua atau keluarga wisudawan mengikuti secara online dengan platform zoom meeting dan live streaming youtube,” lanjut Munir Yusuf.

Menurutnya, susunan acara wisuda pun akan dipersingkat dari biasanya. Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari, yaitu Rabu-Kamis, 02-03 Juni 2021 dengan 4 sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 08.00 – 11.30 Wita dan sesi kedua pada pukul 13.00 – 16.00 Wita.

Diketahui tema pada wisuda kali ini, “Refocusing dan Strategi Pengembangan Perguruan Tinggi Islam Di Era Disrupsi dalam Tatanan Kehidupan Baru (New Normal Life)”. (Humas)