09
Jul
2020



Humas- Dalam mewujudkan kinerja yang lebih baik dan keseragaman, seluruh ASN dan tenaga kontrak IAIN Palopo mengikuti sosialisasi penggunaan aplikasi E-Kinerja berbasis data Simpeg, Kamis, 9 Juli 2020

Sosialisasi yang digelar di Aula Rektorat itu diprakarsai Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) IAIN Palopo. Sosialisasi tersebut berjalan selama 2 hari yang terbagi 6 sesi tiap sesi sebanyak 30-37 orang secara virtual dan office.

Rektor IAIN Palopo, Dr. Abdul Pirol, dalam sambutannya saat membuka acara kembali mengingatkan pada warga kampus untuk memperkuat kewaspadaan mengikuti secara tertip protokol kesehatan.

“Data Simpeg ini merupakan salah satu aplikasi pintu masuk dalam meningkatkan lembaga, dan sebelumnya telah ada aplikasi Sipakatau yang menjadi aplikasi satu pintu diharapkan mampu menjadi google mini kamus.” kata Rektor saat sambutan melalui virtual.

Diharapkannya para peserta mengikuti sosialisasi dengan runtut. Sementara itu kepala TIPD IAIN Palopo, Abdul Rahman, S.Kom, MT mengatakan aplikasi E-Kinerja merupakan aplikasi atau sistem berbasis teknologi informasi berupa website.

E-Kinerja akan digunakan sebagai alat atau cara untuk memantau para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak IAIN Palopo. Sistem yang terpadu mengukur, menilai, mengawasi serta mengelola kinerja.

Sesi pertama dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. H. Muammar Arafat, Kepala Biro AUAK, Dr. H. Muhdin para Dekan, Kaprodi serta kepala Lembaga dan unit IAIN Palopo, dipandu TIPD dengan petunjuk teknis Kepala TIPD IAIN Kudus, Slamet Siswanto, M.Kom. (Humas IAIN Palopo)



07
Jul
2020


Humas- Untuk meningkatkan mutu pendidikan mahasiswa, Unit Pengembangan Bahasa IAIN Palopo gelar tes TOEFL dan TOAFL secara online dengan bekerja sama UIN Malang.

Pelaksanaan tes dilakukan secara online ditempat masing-masing. Sebanyak 132 peserta mengikuti tes tersebut terdiri sebagian besar mahasiswa IAIN Palopo dan mahasiswa dari Makassar. Selasa 7 Juli 2020.

Menurut Kepala Unit Pengembangan Bahasa IAIN Palopo, Dr. Syahraeni, M.Hum, tes TOEFL dan TOAFL ini bekerja sama dengan Pusat Bahasa UIN Malang, dimana pendaftaran dimulai sejak 16 – 30 Juni 2020 dan pelaksanaan tesnya pada 7 Juli 2020.

“Sebelum pelaksanaan ujian serentak pada pukul 09.00, sebelumnya telah dilakukan simulasi agar dipastikan tes para peserta berjalan lancar dan tes ini merupakan langkah awal kerja sama UIN Malang.” tutur Dr. Syahraeni. (Humas IAIN Palopo)



04
Jul
2020



Humas- Wujud simpati atas musibah lonsor di kelurahan Battang Barat Kota Palopo, Keluarga Besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo inisiasi menyalurkan bantuan sejumlah paket sembako dan pakaian layak pakai, Jum’at, 3 Juli 2020.

Bantuan itu diterima langsung Ketua RT 3 RW 2, Petrus, Battang Barat lokasi longsor. Disampaikannya ucapan terima kasih pada kampus IAIN Palopo atas bantuan yang disalurkan, bahwa apa yang telah diberikan sangat dibutuhkan pada warga yang terdampak bencana longsor sekitar 60 KK.

“Terima kasih pada keluarga besar IAIN Palopo atas bantuannya, tanpa bantuan-bantuan yang diberikan kami tidak bisa berbuat apa-apa pada warga kami.” ucap Petrus.

Ada pun bantuan yang diserahkan dari pihak kampus diinisasi Lasiz IAIN Palopo dan sejumlah sumbangan dari dosen dan tenaga pendidik berupa uang dan pakain layak pakai sekitar 4 karton.

“Alhamdulilah bantuan ini telah tersalurkan sesuai arahan Rektor IAIN Palopo, tentunya kita berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan duka bagi warga yang terkena langsung bencana ini.” kata Warek Bidang Keuangan dan

Perencanaan, Dr. Ahmad Syarief Iskandar.

Ia juga mengajak pada masyarakat yang mempunyai bahan pangan dan pakaian yang berlebih dapat juga memberikan pada korban bencana longsor.

Sementara itu apresiasi disampaikan Warek Bidang Akademik, Dr. H. Muammar Arafat dan Warek Bidang Kemahasiswaan, Dr. Muhaemin atas partisipasi tenaga pendidik dan kependidikan IAIN Palopo, yang pada kesempatan itu turut menyalurkan bantuan didampingi Kabag Keuangan dan Kabag Umum serta Ketua BEM IAIN Palopo. (Humas IAIN Palopo).



04
Jul
2020



Humas- Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah menggelar webinar nasional  dengan narasumber Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) 28 Februari 2018 – 8 Juni 2018. Prof. Yudi Latif, MA., PhD.

Webinar mengusung tema “RUU-HIP dan Prospek Politik dan Ketatanegaraan Islam dalam Bingkai Pancasila dan UUD 1445” dihadiri sekitar 250 partisipan atau sekitar 64 perguruan tinggi se Indonesia.

Webinar yang berdurasi sekitar dua jam itu cukup berjalan lancar, awalannya Rektor IAIN Palopo, Dr. Abdul Pirol, menyampaikan sambutan, apresiasi disampaikannya pada Prodi HTN bahwa apa yang telah berlangsung ini merupakan kejutan karena Prof. Yudi Latif sendiri merupakan salah satu dosen pembimbing tesisnya.

Mengacu pada tema yang diangkat, mengingatkan gagasan-gagasan Cak Nur, bagaimana gagasan politik dalam ketatanegaraan dalam beragama. Untuk itu melalui webinar ini, seyogyanya mampu mengendalikan dan mengembalikan semangat nilai-nilai utama yang digagas oleh bapak bangsa kita.

Rektor juga mengutip salah satu tulisan Prof. Yudian Wahyudi, Ketua BPIP saat ini, jangan sampai prubahan yang terjadi tidak membawa kita pada perubahan mana pun, atau jangan pandai memulai namun tak pandai mengakhiri.

Senada Prof. Yudi Latif, menyampaikan apresiasi pada Prodi HTN yang di bawah pimpinan Dr. Anita Marwing selaku Kaprodi. Dalam mengupas tema webinar itu ia mengatakan bahwa sistem RUU seharusnya fokus pada sosialisasi pancasila itu sendiri.

“Pancasila sebagai dasar filosofi Negara memiliki cakupan yang luas untuk itu RUU seharusnya fokus pada pengaplikasian pancasila, karena pancasila telah disepakati bersama sebagai dasar Negara RI, bukan malah memperentasikan dirinya yang tidak sejalan dengan pancasila” kata Prof. Yudi.

Menurut Prof, pancasila mengatur hubungan horizontal yang dimaknai kegotongroyongan, dalam artian saling  menghormati, saling mencintai dan membantu satu sama lain. Pancasila sebagai moral publik, mengandung nilai-nilai moral sebagai pandangan hidup juga sebagai sumber dari hukum Negara. “Jadi luas demensi pancasila itu, namun jika dikatakan ideologi itu artinya sempit” terangnya. (Humas)



01
Jul
2020



Humas- Sebanyak 142 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) diyudisium secara virtual, 1 Juli 2020. Merupakan yudisium gelombang pertama tahun 2020 dengan menghadirkan 7 peserta yudisium terdiri dari masing-masing Program Studi.

Dari laporan Wikil Dekan (Wadek) Bidang Akademik FTIK, Dr. Munir Yusuf, jumlah mahasiswa diyudisium sebanyak 142 orang itu tersebar 7 Prodi yang ada di fakultas.

Terdiri 29 orang Prodi Manajemen Pendidikan Islam, 36 orang Pendidikan Agama Islam, 5 orang PIAUD, 28 orang Tadris Matematika, 24 orang Pendidikan Bahasa Inggris, 11 orang PGMI dan 9 orang dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab.

Rektor IAIN Palopo, Dr. Abdul Pirol, dalam sambutannya menyampaikan selamat pada seluruh lulusan. Dimana kelulusan itu merupakan subuah proses yang telah dilalui dengan sungguh-sungguh dan tak lupa dorongan dari berbagai pihak utamanya orang tua.

Untuk itu Rektor mengingatkan agar para lulusan kembali memaknai tahapan pendidikan selama di kampus dengan suatu prinsip sarjana memiliki Keterampilan/pengetahuan, Kemandirian dan Karakter.

Sebagai sarjana, sejatinya pandai menempatkan diri di tengah masyarakat, “saling menasehati karena saat ini banyak yang saling nyinyir di social media, menggunakan platform media yang tidak positif, menyinyir kelemahan-kelemahan orang lain atau pemerintah, untuk itu sebagai sarjana kita dituntut memperkuat literasi media” ucap Rektor.

Menurutnya, sarjana dimaknai sebagai suri tauladan di tengah masyarakat dengan menggunakan media yang benar dan selalu memberikan solusi setiap permasalahan.

Sementara itu arahan Dekan FTIK, Dr. Nurdin K, menyampaikan selamat kepada sarjana pendidikan milenial, diingatkannya bahwa setiap zaman memiliki tantangan karena itu tantangan saat ini adalah kecanggihan teknologi.

Diyakini sarjana IAIN Palopo dapat memanfaatkan teknologi secara sehat seperti menjadikan teknologi itu mengajar via daring (dalam jaringan) di tengah pandemi. Namun ada pula sebagian larut dengan kelalaian teknologi.

“Sarjana pendidikan milenial yang keluar dari kampus IAIN Palopo tentu berbeda, karena sarjana yang keluar dari kampus ini adalah orang-orang yang mengatakan Tuhan kami adalah Allah dan selalu beristiqomah.” kata Nurdin.

Yudisium virtual yang digelar di lantai II FTIK itu, dihadiri para Wadek, Kaprodi, Kabag FTIK dan sejumlah tenaga pendidik serta orang tua wali peserta yudisium di kediaman masing-masing. (Humas IAIN Palopo)



25
Jun
2020



Humas- Pada acara Yudisium virtual Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Dr. Abdul Pirol, meminta pada mahasiswa yang telah menyandang sarjana agar tetap tawadhu’. Kamis, 25 Juni 2020

Dalam mengawali sambutannya, Rektor menyampaikan selamat pada seluruh lulusan. Sebagai seorang sarjana yang memiliki beckground islami tidak pantas jika keserjanaanya menjadikan dia sombong atau cepat puas dengan apa ia raih. Lulusan harus memahami hakikat rangkaian tahapan pendidikan selama di kampus IAIN Palopo.

Namun dari pada itu, berprinsip memiliki nilai 3K, yaitu: Keterampilan/pengetahuan, Kemandirian dan Karakter. Sebagai sarjana FUAD, sejatinya pandai menempatkan diri di tengah masyarakat, lulusan yang Islami dirindukan keberadaannya.

Sesuai dengan sabda Rasulullah Saw, bahwa sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak bermanfaat bagi orang lain, “Kherunnas anfa’uhum linnas”. Karena itu kata Rektor, berilah manfaat sebanyak-banyaknya utamanya di masa pandemi ini.

Dekan FUAD, Dr. Masmuddin, yang mengukuhkan 34 mahasiswanya yang terdiri, Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling Islam 16 orang, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam 11 orang, Prodi Sosiologi Agama sebanyak 6 orang dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 1 orang.

Ia juga berpesan agar para lulusan dapat mengaplikasikan ilmunya dengan sebaik-bainya pada masyarakat luas dan menjaga nama baik almamater.

Ada pun kesan dan pesan disampaikan oleh Nurul Amirah lulusan terbaik dari Prodi BKI dengan IPK 3,67. (Humas IAIN Palopo)



24
Jun
2020
22
Jun
2020




Humas- Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Palopo menyudisium 42 mahasiswanya, itu disaksikan para Wakil Dekan (Wadek) FEBI, Ketua Prodi dan sejumlah dosen.

Acara berlangsung di Aula Rapat FEBI lantai I, dengan menghadirkan dua perwakilan peserta yudisium merupakan lulusan terbaik dari Program Studinya, Rama dari Perbankan Syariah dengan IPK 3.82 dan Verra Asis Andi, Ekonomi Syariah. 3.80.

Prosesi yudisium diawali dengan pembacaan surat keputusan Dekan tentang nama-nama peserta yudisium 21 Juni 2020 yang dibacakan oleh Wadek Bidang Akademik FEBI, Dr. Ruslan.

Dilanjutkan pengukuhan, pembacaan naskah yudisium oleh Dekan FEBI, Dr. H. Ramlah. Melalui itu ia melaporkan jumlah peserta yudisium kali ini sebanyak 42 orang terdiri dari Prodi Ekonomi Syariah sebanyak 17 orang dan Perbankan Syariah 25 orang.

Puji syukur dan selamat disampaikannya pada seluruh peserta yudisium dimana pada hari ini menyandang gelar Sarjana Ekonomi (SE). selaku pimpinan Fakultas ia berharap agar para lulusan dapat menjaga nama baik almamater.

Diungkapkannya, berdasarkan arahan Rektor, bahwa semua kegiatan akademik tetap berjalan dimasa pandemi, karena itu yudisium ini merupakan kali pertama dari yudisium sebelumnya.

“Walau begitu, yudisium ini meruakan tanda saudara berhak mendapatkan gelar sarjana dengan harapan ilmu yang telah didapatkan diaplikasikan secara luas, baik itu pada keluarga maupun pada bangsa.” ucap Ramlah.

Mengakhiri arahannya, ia berpesan agar para lulusan agar selalu bersyukur dan menjaga sikap pada kedua orang tua, karena dorongan dan dukungan kedua orang tualah hingga dapat seperti sekarang ini.

Melalui itu juga, Rama, Prodi Perbankan Syariah, sebagai perwakilan menyampaikan kesan dan pesan. Ia menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh dosen, tenaga pendidik dan teman saling bahu membahu hingga dapat meraih gelar sarjana di kampus tercinta.

“Walau banyak rintangan kami hadapi, baik dari pembelajaran, penelitian dan pengabdian itu untuk menjadikan kita lebih baik.” terangnya.

Karenanya, para teman seperjuangan yang masih pada proses penelitian untuk tidak pantang menyerah meski pun di masa pandemi, dan untuk para junior agar tetap semangat menjalankan proses pembelajaran.

Pesannya, selama masa pembelajaran agar tetap menghormati dosen-dosen, karena tanpa ridonya ilmu tidak berberkah. “untuk itu para dosen agar memaafkan kami pula jika selama perkuliahan ada hal yang menjadi kesalahan.” tutup Rama. (Humas IAIN Palopo)



17
Jun
2020




Humas- Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) diperingati disetiap bulannya. Rabu 17 Juni 2020 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo peringati HKN Dalam Sistem Jaringan (Daring).

Dampak Pandemi Covid-19 tidak mengahalangi para tenaga pendidik dan kependidikan IAIN Palopo untuk memupuk kesadaran patriotisme, hal ini juga merupakan salah satu kontribusi dalam menjaga semangat sebagai suatu bangsa dalam memelihara NKRI.

Melalui itu Rektor IAIN Palopo, Dr. Abdul Pirol, menyampaikan lima poin amanatnya, 1, tujuan upacara HKN untuk memelihara ingatan dan semangat patriotisme. 2, dihimbau pada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan tetap bekerja dengan skema Daring dan Luring, 3, profil institusi dibentuk oleh profil personal anggota, untuk itu tidak layak jika ada bagian dari institusi menyinyir kebijakan pemerintah. Hal ini Rektor menyarankan baiknya suatu masalah dibicarakan dengan baik dicari letak permasalahnnya dan diberikan solusi.

4, mengingatkan pada pegawai baru, agar terus belajar dan menimba pengalaman serta bekerja sangat tinggi, itu dilakukan secara disiplin dan ke-5, mewujukan secara bersama kampus bersih, nyaman, dan tanpa asap rokok.

Terlihat peringatan HKN berlangsung lancer dan para pegawai tetap menggunakan seragam kopri sebagai wujud patriotisme meskipun peringatan HKN dilakukan secara daring. (Humas IAIN Palopo)



16
Jun
2020




Humas- Untuk mewujudkan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang tertib IAIN Palopo hadirkan narasumber Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Palopo, Selasa, 26 Juni 2020.

Pertemuan yang digelar di Aula Rektorat lantai III ini, dibuka Kepala Biro AUAK IAIN Palopo, Dr. H. Muhdin, yang dihadiri Para Wakil Rektor, Kepala Unit, Kabag dan Kasubag lingkup IAIN Palopo.

Ucapan terima kasih disampaikan Rektor IAIN Palopo, Dr. Abdul Pirol, pada KPKNL atas bersedianya memenuhi undangan selaku narasumber terkait BMN. Dikatakannya, pertemuan ini lebih mendalami lagi dan apa yang menjadi prinsip pengelolaan BMN.

“Karena itu pertemuan ini penting, utamanya lingkup kerja kami” ucap Rektor.

Ia berharap dalam pengelolaan BMN lingkup IAIN Palopo dapat lebih baik, untuk itu salah satu cara dengan menanamkan sebuah prinsip dalam pengelolaannnya.

“Dalam pengadaan barang Negara, ialah lebih baik kalah mebeli daripada kalah memakai, kualitas atau jaminan barang itu penting” tambahnya.

Ia menilai, bahwa mengadakan suatu barang yang bagus saja, masih kadang cepat rusak, apalagi jika barang yang diadakan tidak bermerek atau berkualitas.

Sementara itu Kepala KPKNL Palopo yang diwakili Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara, Muh. Fajar Nugroho selaku narasumber memulai pemaparannya, mengatakan agar setiap pengguna barang harus memahami tentang siklus pengelolaan BMN.

“Diamana siklus tersebut perencanaan kebutuhan, penggunaan, pemanfaatan, pemindahtanganan, pemusnahan penghapusan, pengawasan dan pengendalian.” terang Nugroho.

Acara berlangsung antusiasme, terlihat pada peserta mengajukan pertanyaan terkait optimalisasi pengelolaan BMN. (Humas IAIN Palopo)