14
Sep
2021

#KarebaHumas -Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag secara resmi membuka pembekalan sekaligus pelepasan Kontingen IAIN Palopo yang mengikuti Pekan Olahraga Riset dan Ornamen Seni se Indonesia Timur (POROS INTIM) II di Aula Rektorat Lantai III, Balandai, Senin, 13 September 2021.

POROS INTIM kali ini dilaksanakan IAIN Sultan AMAI Gorontalo pada 20-25 September 2021. Diikuti Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se Indonesia Timur, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat IAIN Palopo seperti Wakil Rektor I Dr. H. Muammar Arafat, S.H., MH, Wakil Rektor II Dr. Ahmad Syarief Iskandar, S.E,.MM, Wakil Rektor III Dr. Muhaemin, MA, Direktur Pascasarjana, para dekan fakultas, dan lainnya.

Prof Pirol dalam sambutannya memberi semangat kepada kontingen IAIN Palopo yang ikut POROS INTIM II. Karena kegiatannya baru akan berlangsung pada 20 September pekan depan, masih ada kesempatan latihan untuk memperkuat kemampuan diri.

”Pesan saya, jaga kesehatan, jaga fisik, olahraga, perkuat skill, dan lihat contoh pertandingan secara daring. Kalau perlu karantina. Semoga membawa hasil terbaik,” terang Rektor.

Sebelumnya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Palopo, Dr. Muhaemin, MA selaku Ketua Kontingen melaporkan, karena pandemi Covid-19 dan Gorotalo selaku tuan rumah zona merah, maka hanya cabang lomba riset dan ornamen seni yang dipertandingkan. Sedang olahraga tidak.

Kontingen IAIN Palopo yang ikut kegiatan ini sebanyak 32 orang. Mereka mengikuti lomba secara daring di kampus IAIN Palopo. Cabang lomba yang diikuti antara lain vlog youtube, karya ilmiah ilmu pendidikan Islam, karya inovasi media pembelajaran, debat bahasa Inggris, debat bahasa Arab, debat konstitusi dan lainnya.

Dr. Muhaemin juga memperkenalkan satu per satu kontingen IAIN Palopo. Sebelum acara ditutup, Rafli Saputra yang merupakan kontingen cabang lomba pop solo Islami putra, tampil menghibur hadirin.

14
Sep
2021

KarebaHumas— Pemerintah Kabupaten Luwu dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo melakukan penandatanganan kesepakatan bersama hibah barang milik daerah, berupa sebidang tanah seluas 11 hektar.

Adapun kegiatan tersebut dilakukan oleh Bupati Luwu, Dr. dr. H. Basmin Mattayang, M.P.d yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. H. Sulaiman, MM bersama Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag di Aula Serba Guna IAIN, 7 September 2021. Disaksikan langsung para wakil rektor, dekan serta pejabat IAIN lainnya.

Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag saat membuka acara, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa, pihaknya berterima kasih kepada Pemkab Luwu, Bapak Bupati, Sekda dan lainnya atas dukungan terhadap IAIN untuk terus berkembang, termasuk alih status menjadi UIN.

“Alhamdulillah untuk lahan, minimal 20 hektar, kita sudah penuhi, di Palopo sekitar 10 hektar lebih, kemudian ada bantuan dari Pemkab Luwu sekitar 11 hektar lebih,” ujarnya.

Perubahan menuju UIN tentu sangat penting adanya untuk mendukung pengembangan wilayah SDM maupun SDA di wilayah Tana Luwu. Karena jika sudah alih status menjadi universitas, maka dapat membuka prodi-prodi umum lainnya.

“Tentu sesuai dengan kebutuhan masyarakat, akses untuk pengembangam SDM dan SDA, lulusannya kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Luwu, Dr. dr. H. Basmin Mattayang, M.Pd melalui Sekda, Drs. H. Sulaiman, MM, menyampaikan, dalam hal pengembangan pendidikan, Pemkab Luwu sangat berkomitmen untuk menjadikan sektor tersebut sebagai prioritas pembangunan. Dimana Kabupaten Luwu mengalokasikan anggaran sebesar 40 persen dari total APBD.

Setiap anak wajib belajar 12 tahun, tentunya didukung dengan bantuan keuangan dan bantuan perlengkapan. Baik untuk siswa maupun sarana dan prasarana sekolah.

Salah satu pula bukti konkrit untuk pendidikan tinggi, pihaknya menandatangani kesepakatan bersama tentang hibah barang daerah Kabupaten Luwu berupa sebidang tanah seluas kurang lebih 11 hektar kepada IAIN Palopo. Pihaknya berharap dapat dimanfaatkan untuk pembangunan sumber daya manusia di Tana Luwu dan Sulsel.

08
Sep
2021

#KarebaHumas – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah IAIN Palopo melaunching produk baru. Produk baru yang dilaunching merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kelurahan Kambo Kota Palopo.

Produk baru itu dinamakan Dodol Patikala dan Kripik Patikala, kedua produk ini diambil bahan dasarnya buah patikala, buah lokal yang biasa digunakan untuk asam pada makanan.

Makmur, Ketua HMPS Ekonomi Syariah, mengatakan produk yang dihasilkan adalah hasil pengabdian masyarakat selama empat hari di Kelurahan Kambo. “Produk kami launching ini sekaligus bentuk laporan kami ke kampus terkait kegiatan. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam kegiatan ini baik dari orang tua kami yang ada di FEBI dan jiga tim pengabdian yang semangat sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar” ucap Makmur, 08 September 2021.

Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, mengapresiasi produk yang dihasilkan mahasiswa, ia berpesan untuk mengembangkan lagi produk tersebut, baik secara kemasan dan pemasarannya.

“Produk ini sangat baik, semoga bisa dikembangkan lagi sehingga bisa dikenal masyarakat lokal, nasional maupun nantinya kalau bisa go internasional” ucap rektor dihadapan para pengurus HMPS Ekonomi Syariah saat melakukan kunjungan di Ruang Rektor. (jn)

08
Sep
2021

SELEKSI BEASISWA KARTU  INDONESIA PINTAR  (KIP)  KULIAH BAGI MAHASISWA BARU IAIN PALOPO TAHUN 2021

Disampaikan bahwa IAIN Palopo membuka  kesempatan  Beasiswa KIP Kuliah tahun 2021 bagi mahasiswa  baru angkatan  Tahun  2021.

A.   Persyaratan  Umum Calon  Penerima


1. Mahasiswa baru lulusan MAIMAK/Diniyah Formal/SMNSMK sederajat angkatan tahun 2019. 2020 dan Tahun 2021.


2.  Memiliki keterbatasan ekonomi yang dibuktikan dengan kepemilikan   program bantuan sosial dalam bentuk:

  • a. Kartu Indonesia Pintar (KIP)
  • b. Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
  • c.  Kartu Jakarta Pintar (KJP), serta memiliki  potensi  akademik  baik yang didukung  bukti dokumen  yang sah (surat keterangan  peringkat  dari sekolah  mulai  dari Kelas X s.d XII berdasarkan  semester)

3.Bagi mahasiswa  yang orang  tuanya  terdampak  Covid  19 sebagai  berikut:

  • Meninggal dunia karena Covid-19 dibuktikan dengan surat keterangan kematian dari rumah sakit atau pemerintah setempat.
  • Pemutusan bubungan kerja dibuktikan dengan Surat Keterangan PHK dari perusahaan  atau tempat  kerja.

4. Apabila mahasiswa atau orang tua/wali belum memiliki sebagaimana dimaksud pada point 2 (dua) huruf a,b, dan c diatas maka tetap mendaftar dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu  dan surat keterangan penghasilan dari pemerintah setempat.

5. Tidak terlibat dan/atau terindikasi mengikuti kegiatan/organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dibuktikan dengan penandatanganan pakta integritas.


6.    Sanggup tidak menikah  selama  menerima  program  KIP kuliah.

B.  Peryaratan  Tambahan

1.    Mengisi formulir pendaftaran dan pakta integritas dapat di Download  pada  iainpalopo.ac.id.

2.   Melampirkan Fotocopy KTP/KK.

3.    Pasfoto berwarna 3 x 4 sebanyak 3 (tiga) lembar.

4.    Fotocopy  Rapor semester 1 (satu) s.d 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Madrasah/Sekolah.

5.     Fotocopi Ijazah beserta transkrip nilai yang dilegalisir oleh Kepala  Madrasah/Sekolah.

6. Menunjukkan prestasi (karya) yang telah dicapai di SLTA dibuktikan  dengan sertifikat  atau surat keterangan lainnya.

7. Rekening listrik bulan terakhir, jika tidak memiliki dapat dibuktikan dengan surat keterangan dari Pemerintah sempat.

8.   Denah  Lokasi  Rumah.

9.    Foto rumah pelamar (tampak  depan,  samping  dan belakang).

10. Memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan  baik (akan diuji kemudian).

C.    Tahapan  Pendaftaran  dan Pemasukan  Berkas

1.     Pendaftaran dilakukan secara Online dimulai tanggal 9 s.d 24 September 2021 dengan link simblo.online.

2.  Berhubung  situasi  Pandemi Covid-19 maka  setelah  mendaftar  secara  On-Line  berkas  dikirim melalui  Pos dengan  alamat  tujuan Bagaian Akademik  dan Kemahasiswaan  IAIN  Palopo JI. Agatis Kel. Banlandai Kec. Bara Kota Palopo Sulawesi Selatan, Kode Pos 91914 paling lambat 20 September 2021 Cap Pos. (tidak menerima berkas secara langsung).

04
Sep
2021

#Humas- Bupati Luwu Timur (Lutim), Drs. H. Budiman, M.Pd, sampaikan orasi ilmiah pada pembukaan kuliah semester gasal tahun akademik 2021/2022 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Jum’at, 03 September 2021.

Tema orasi ilmiah yang disampaikan “Arah dan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam Bidang Pendidikan Agama Islam Guna Mewujudkan SDM yang Berkualitas dan Berdaya Saing” orasi dilakukan secara daring diikuti kurang lebih 7.000 partisipan live streaming youtube dan zoom meeting dari Aula Rektorat lantai III IAIN Palopo.

Acara ini diawali dengan penayangan profil kampus hijau IAIN Palopo. Dilanjutkan dengan sambutan Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol M.Ag sekaligus membuka perkuliahan umum, dalam sambutannya, Abdul Pirol, mengungkapkan rasa bahagia serta mengucapkan terima kasih kepada Bupati Budiman yang berkenan hadir di kampus IAIN Palopo.

“Kami selain berterima kasih tentu sangat bergembira atas perkenaan Bapak Bupati yang jauh-jauh datang dari Luwu Timur, hadir on time di kampus kita,” ungkapnya.

Dirinya menyampaikan selayang pandang IAIN Palopo, dimana sebagai kampus berintegrasi keilmuan yang berkearifan lokal, amandatori IAIN Palopo sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Amandatori dari PTKIN yaitu moderasi beragama sesungguhnya adalah Islam itu sendiri dan esensi dari Islam sendiri ialah rahmatan lil’alamin, bahwa Islam adalah agama yang damai dan rahmatan sekalian alam.

IAIN Palopo tidak harus dikenal dari segi keilmuan saja, tetapi harus dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. “dengan integrasi keilmuan ini, maka pengembangan keilmuan di kampus kita, itu tidak mono disiplin. Tetapi, inter disiplin, multi disiplin, bahkan trans disiplin. Karena itu, kami sepakat dengan penyampaian dari Bapak Bupati, bahwa IAIN Palopo ini harus dikenal, bukan hanya lulusannya yaitu sebagai bidang agama, tetapi juga dapat berkiprah di berbagai bidang atau lapangan ilmu pengetahuan,” jelas Abdul Pirol.

Ia pun menambahkan, kearifan lokal juga rasa sangat penting, agar jati diri orang Luwu dapat terpelihara.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Drs. H. Budiman M.Pd melalui orasi ilmiahnya mengucapkan, terima kasih kepada Rektor IAIN Palopo, karena telah memberikan kesempatan untuk menyampaikan ide dan gagasan tentang Luwu Timur ke depannya.

“Terima kasih kepada bapak Rektor yang telah memberikan kesempatan kepada saya, paling tidak menyampaikan ide dan gagasan, bagaimana Luwu Timur ke depan,” ucapnya.

Selain itu, Bupati Luwu Timur juga berharap, agar IAIN Palopo bisa berkontribusi terhadap kemajuan di Kabupaten Luwu Timur, sehingga bisa bersatu dalam hubungan yang harmonis.

“Kita berharap bahwa, IAIN Palopo ini bisa berkontribusi terhadap kemajuan di Kabupaten Luwu Timur. Banyak hal yang bisa kita gagas dan kerja secara bersama-sama. Sehingga, ini menjadi satu hubungan yang harmonis, hubungan yang baik, menjadi perekat antara Kampus dan Pemerintah Daerah,” jelas Bupati Luwu Timur.

Di akhir paparanya tentang kondisi dan arah kebijakan pemerintah Kabupaten Luwu Timur, ia menitipkan pesan kepada mahasiswa IAIN Palopo, bahwa sepandai apapun kita tidak ada apa-apanya jika tidak berbakti kepada orang tua.

Dijelaskannya bahwa suatu ketika, pada saat baru lulus kuliah, Budiman sempat mendaftar CPNS dua kali namun gagal, sejak itu ia intropeksi diri bahwa ada yang salah pada dirinya, “jadi saat itu saya pulang ke Malili rumah orang tua, minta maaf dan sujud di kaki Ibu saya, selepas itu saya balik ke Makassar dan Alhamdulillah segala pengurusan saya terangkat pegawai Allah mudahkan hingga saat ini menjadi Bupati.” ungkap Budiman sambil meneteskan air mata di atas podium.

“Muliakanlah orang tua, karena jika ada masalah sama orang tua, kita sulit menggapai cita-cita bahkan segala urusan kita terasa sulit. Saya tidak jadi bupati jika bukan do’a restu dari orang tua,” imbuh Budiman.

Turut hadir secara langsung pada pembukaan kuliah ini Guru Besar IAIN Palopo, Prof. Dr. Sahraini M.Hum, Para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Lembaga dan Kepala Unit, Direktur Pascasarjana serta sejumlah tenaga kependidikan. (Humas)

04
Sep
2021

#KarebaHumas– Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Agama Islam Negri (IAIN) Palopo yang berlangsung selama tiga hari secara virtual, resmi ditutup Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol M.Ag di Aula Teater Mini FUAD, IAIN, Rabu, 1 September 2021.

Abdul Pirol, saat mengukukuhkan calon mahasiswa baru menjadi mahasiswa secara resmi mengatakan bahwa setelah ditutupnya kegiatan ini, nilai keagamaan akan menjadi bagian dari keseharian mahasiswa baru. Dia juga berpesan bahwa ada beberapa hal yang harus dimiliki selaku mahasiswa, sebelum resmi bergelut dalam dunia perguruan tinggi untuk menunjang proses pendidikan secara bersama.

“Anak-Anakku sekalian ada beberapa hal yang mesti dipersiapkan sebelum kita bergelut menjadi mahasiswa di dalam sebuah perguruan tinggi. Pertama membenahi kemampuan membaca Alquran, kemudian memperbaiki kemampuan berbahasa, selanjutnya kemampuan untuk menulis baik makalah, essay, opini dan yang lainnya. Serta yang tidak kalah pentingnya adalah tahu mengenai dasar-dasar komputer,” ucapnya.

Penutupan ini dihadiri ketua dan para anggota senat IAIN Palopo, Para wakil rektor, Dekan, Ketua Lembaga dan Unit sejmlah pengurus kelembagaan mahasiswa, serta beberapa perwakilan peserta PBAK 2021 yang telah dinyatakan sebagai peserta PBAK terbaik PBAK tahun ini.

Ketua Panitia PBAK IAIN, Dr. Rahmawati M.Ag mengatakan bahwa meskipun tahun ini dapat dikatakan berjalan dengan baik dan kondusif, akan tetapi tentunya ada beberapa kekurangan yang harus dievaluasi demi untuk memperoleh hasil yang baik ke depannya.

Seperti, waktu persiapan PBAK yang sangat singkat sehingga panitia maraton dalam melakukan kombinasi untuk merangkai konsep PBAK sebaik mungkin. Kedua, koordinasi antara panitia baik dosen, pegawai, dan mahasiswa perlu ditingkatkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dan yang terakhir, masih banyak di antara ananda mahasiswa baru yang tidak mematuhi aturan dan tata tertib PBAK.

Rangkaian kegiatan penutupan ini dimulai dari pembukaan sidang senat terbuka PBAK 2021 oleh Ketua Senat Perguruan Tinggi IAIN Palopo, Dr. Tahmid Nur M.Ag. Kemudian dilanjutkan dengan proses pelepasan atribut peserta PBAK. Lalu pengukuhan peserta PBAK menjadi mahasiswa resmi, diakhiri dengan penutupan sidang senat PBAK 2021.

31
Aug
2021

#KarebaHumas – Sebanyak 1.544 Mabahasiswa Baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) secara virtual, 30 Agustus – 01 September 2021.

Acara dimulai pemutaran sambutan Menteri Agama RI, K.H. Yaqut Cholil, menteri mengatakan bahwa tidak semua orang berkesempatan menjadi mahasiswa. Selain dibekali seperangkat ilmu pengetahuan, mahasiswa juga diberikan tanggung jawab moral yang lebih besar, di pundaknya terdapat harapan masyarakat sebagai agent of change. Oleh karena itu mahasiswa harus bisa membaca fenomena sosial kebangsaan secara kritis agar tidak terjebak pada kepentingan golongan.

Harapannya kepada mahasiswa millenial untuk bisa menjadi penjaga dan pelaksana nilai-nilai Pancasila, serta pelopor budaya moderasi beragama.

“Saya bangga bertemu dengan mahasiswa yang notabenenya adalah generasi millenial dan diharapkan menjadi penjaga utama nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah bangsa, untuk mewujudkan moderasi beragama yang sedang kita gaungkan. Para mahasiswa Islam harus proaktif dan turut serta mempelopori budaya moderasi untuk menciptakan lingkungan sosial yang damai,” tegas Menteri Agama.

Dilanjutkan sambutan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Suyitno. Acara kemudian dilanjutkan pembukaan sidang senat terbuka PBAK 2021 oleh Ketua Senat IAIN Palopo, Dr. Muhammad Tahmid Nur.

Laporan Ketua panitia PBAK 2021, Dr. Rahmawati, mengatakan tema PBAK tahun ini adalah “”Moderasi Beragama dan Kearifan Lokal di Era Digital dalam Meneguhkan Komitmen keIndonesiaan”. Sementara jumlah peserta PBAK sebanyak 1.544 orang terdiri: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) sebanyak 261 orang, Fakultas Syariah sebanyak 230 orang, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan sebanyak 657 orang dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis islam (FEBI) 306 orang.

“PBAK secara daring, melalui zoom meeting, live streaming youtube, classroom, google meet dan lain-lain.” ucap Rahmawati.

Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, mengawali sambutannya mengucapkan selamat datang kepada 1.544 mahasiswa baru. PBAK yang dilakukan adalah bagaimana menjadi warga akademik atau sivitas akademika seutuhnya.

“Sebagai bagian sivitas akademik yang baru, perlu mengelaborasi esensi perguruan tinggi, bagaimana ruhnya, kita harus mengerti esensinya dalam semua prilaku ide dan action kita.” ungkapnya.

Menurutnya titik pijak seorang mahasiswa adalah bagaimana mengambil langkah didasari pada tradisi akademik baik dalam intelektual dan karakter kepemimpinan yang seharusnya tidak berdimensi nonakademik.

Selain itu kata Abdul Pirol, PBAK ini merupakan awal dasar menanamkan kecintaan dan minat terhadap studi Islam, mengenal tokoh-tokoh dalam Islam, baik tokoh Islam dalam disiplin Ilmu masing-masing maupun secra umum, karena tidak pantas kata dia jika seorang mahasiswa PTKI tidak mengetahui tokoh ilmuan muslim, seperti Al-Kawarizmi, pelopor konsep aljabar, Ibnu Sina, bapak kedokteran modrn, Al-Farabi tokoh muslim bidang logika dan lain-lain.

Adapun sambutan dan orasi Presiden Dewan Eksekutif Mahasiswa IAIN Palopo, Muhaemin Ilyas, mengatakan bahwa mahasiswa pada hari ini telah mengikuti rangkaian PBAK adalah pemuda pilihan.

“Karena itu dalam kondisi pandemi ini, semangat generasi muda itu tidak boleh menjadi pemuda yang lemah, sebaiknya menjadi pelopor gerakan masyarakat untuk terus bangkit melawan pandemi. Karena generasi kalian adalah generasi pelanjut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia” sambutnya.

Dirinya menambahkan, selaku mahasiswa IAIN Palopo, seharusnya mampu menerapkan nilai-nilai moderasi beragama, kerifan lokal, “bukankah kita diajarkan rasa sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge, semoga kita mampu menerapkan nilai-nilai tersebut,” lanjut Muhaemin Ilyas.

Acara itu dihadiri para anghota senat IAIN Palopo, Kepala Biro AUAK, Pengurus Kelembagaan Mahasiswa IAIN Palopo, sejumlah stering komite PBAK dan koordinator lapangan.(Humas)

30
Aug
2021

#KarebaHumas – Guru besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo bertambah, salah satu dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Prof. Dr. Sahraini, M.Hum. telah ditetapkan guru besar dalam bidang Ilmu Evaluasi Pendidikan Bahasa Inggris, terhitung mulai 1 Agustus 2021 berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nomor 54153/MPK.A/KP.05.01/2021 Tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen.

Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, mengaku bangga atas apa yang diraih, Sahraini, menjadi inspirasi bagi dosen lain di IAIN Palopo, “Selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Sahraini, M.Hum. Atas diraihnya guru besar dalam bidang Ilmu Evaluasi Pendidikan Bahasa Inggris, dan semoga menjadi inspisrasi bagi dosen-dosen yang lain agar tetap semangat dalam menggapai guru besar” ucapnya. Senin, 30 Agustus 2021.

Menurut Abdul Pirol, pencapaian guru besar adalah bagian dari program akselerasi yang ada di IAIN Palopo, dimana meningkatkan jumlah karya tulis ilmiah dengan menyelenggarakan pendampingan penulisan artikel ilmiah secara berkelanjutan dan membuka program kerja sama dan kolaborasi lainnya dalam upaya mendorong publikasi internasional.

Akselerasi ini guna menguatkan SDM juga sebagai kesiapan transformasi dari IAIN ke Universitas Islam Negeri (UIN). IAIN Palopo saat ini memiliki 4 Guru Besar dan 47 Doktor, dirinya berharap guru besar IAIN Palopo terus bertambah,

Prof. Dr. Sahraini, yang juga menjabat sebagai Kepala Unit Pengembangan Bahasa (UPB) IAIN Palopo, menguraikan harapan atas gelar akademik tertinggi yang diperolehnya melalui proses yang cukup panjang. “Ucapan terima kasih saya kepada semua pihak yang telah memberikan support sehingga proses ini bisa selesai. Harapan saya semoga gelar ini dapat bermanfaat baik untuk pengembangan institusi maupun bagi saya pribadi sebagai tenaga pengajar,” ungkapnya.

Dirinya juga mengajak pada dosen-dosen yang lain agar tetap semangat. Sedikit tips darinya mencapai guru besar, tetap fokus pada planning/rencana, konsisten, membaca yang cukup dan fokus dalam menulis. (Humas)

27
Aug
2021

#KarebaHumas – Untuk mengevaluasi penyerapan anggaran triwulan Ke-III Tahun Anggaran 2021, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menggelar rapat koordinasi pimpinan di Aula Rektorat lantai III, Kamis, 26 Agustus 2021.

Pimpinan yang hadir pada rapat tersebut, Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, para Wakil Rektor, para Dekan, Para Kepala dan Ketua Unit IAIN Palopo, Para Kabag, Perencana dan sejumlah tenaga pendidik yang bersangkutan serta dihadiri Kepala KPPN Kota Palopo, Ikhwan Mahmud, pada kesempatan itu memaparkan capaian indikator kinerja pelaksanaan anggaran IAIN Palopo sampai dengan Juli 2021.

Berlangsunya rapat tersebut, dipimpin Kepala Biro AUAK, Dr. H. Muhdin, menyampaikan pembahasan serapan anggaran, kapasitas pengembangan SDM, pelaksanaan dan laporan kegiatan per bulan dan kegiatan yang harus segera dilaksanakan.

Dr. H. Muhdin, juga menyampaikan beberapa hal antara lain pelaksanaan, perencanaan dan pencapaian realisasi anggaran baik belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal untuk DIPA Tahun 2021. Usai dipaparkan, para stakeholder diberikan kesempatan untuk memberi tanggapan berupa permasalahan dan hal teknis lainnya. (jn)

25
Aug
2021

#KarebaHumas – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, melantik dan mengambil sumpah/janji dua pejabat baru pada pengisian jabatan baru, 24 Agustus 2021.

Pelantikan dilakukan di Aula Rektorat lantai III, sebagai saksi, Wakil Rektor II, Dr. Ahmad Syarief Iskandar dan Kepala Biro AUAK, Dr. H. Muhdin. Dua orang yang dilantik merupakan dosen tetap PNS IAIN Palopo, diberikan tugas tambahan sebagai Wakil Direktur Pascasrjana IAIN Palopo oleh, Dr. Edy Rustan, S.Pd., M.Pd. dan Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu pada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Palopo, oleh Dr. Firman, S.Pd., M.Pd. Pembacaan surat keputusan Rektor IAIN Palopo pada pelantikan tersebut Kasubag OKPP, Kaemuddin, M.Pd.

Dalam sambutan Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, mereka diberikan tugas tambahan pada posisi tersebut mereka dianggap orang yang sudah memiliki pengalaman yang matang. Sementara posisi jabatan yang diisi merupakan ortaker baru IAIN Palopo, yang sebelumnya pada ortaker yang lama belum ada.

“Kita menyadari tantangan pengembangan institusi semakin nyata ke depan di berbagai aspek. Karena itu salah satu yang kita tempuh adalah bagaimana kita menemukan sumber daya baru yang memadai untuk melanggengkan kemajuan institusi kita,” ungkap Abdul Pirol.

Institusi ini memerlukan energi yang baru dan keberadaan person-person pada institusi perlu self asesmen, “setiap individu perlu mengukur diri sejauh mana kontribusi yang diberikan yang tidak hanya kontribusi ide tapi dibarengi action” tambahnya.

Selain itu kata Abdul Pirol, yang perlu diperhatikan adalah kecermatan, cermat pada aturan-aturan yang ada dan saling mengingatkan. (humas)