25
Nov
2020

Humas- Ikhtiar sivitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo terus melakukan langkah penguatan atau peningkatan mutu akreditasi perguruan tinggi maupun Akreditasi Program Studi (APS).

Pada rapat sosialisasi aplikasi PESTA (Perjanjian Kinerja Berbasisi Renstra) di Aula Rektorat lantai III, Kepala Biro AUAK AIN Palopo, Dr. H. Muhdin, memaparkan tentang rumusan Aplikasi Perjanjian Kinerja yang berbasis Rencana Strategis (Renstra). Selasa, 24 November 2020.

Akreditasi yang unggul, didasari perencanaan yang kuat dan perjanjian kinerja yang terukur, salah satu fungsi aplikasi PESTA adalah bank data, penyimpanan data-data yang masuk serta aplikasi ini dapat melaporkan Perkin per semester bahkan bisa melaporkan atau menampilkan data Perkin per hari, kata Kabiro.

Untuk mensukseskan aplikasi, salah satu ikhtiar penguatan mutu ini, pihaknya meminta dukungan dan responsif para pimpinan di tiap tahap-tahap program akreditasi unggul IAIN Palopo.

Apresiasi disampaikan Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, dengan adanya program-program canangan seperti ini. Ia membenarkan bahwa esensi perguruan tinggi adalah mewujudkan akrrditasi unggul.

Dari pantauan Humas, sosialisasi berjalan lancar serta aktif audience memberi usulan dan paparan terkait akreditasi khususnya Perjanjian Kinerja. Abdul Rahman, S.Kom.,M.T selaku petunjuk teknis aplikasi mengatakan aplikasi PESTA mempermudah, bukan mempersulit. (Humas)

25
Nov
2020

Humas- Sadar dengan proses pembangunan Masjid yang sudah lama belum terselesaikan atau masih pada tahap konstruksi rangka, Himpunan Mahasiswa Program Sudi (HMPS) Hukum Ekonomi Syariah IAIN Palopo menginisiasi mengumpulkan bantuan pembangunan Masjid Nurul Mujahidin di Dusun Makawa Desa Siteba Kec. Walenrang Utara.

Bantuan yang dikumpulkan, berasal dari donator: mahasiswa, pengurus HMPS HES, dosen-dosen Fakultas Sayriah dan ada dari pimpinan kampus. Hingga bantuan tersebut terkumpul senilai 1 juta rupiah, disalurkan 22 November 2020.

Nurul Kurnia, salah satu pengurus HMPS saat dihubungi Humas, mengatakan, para pengurus HMPS berupaya mengumpulkan dana untuk membantu pembangunan masjid itu, melihat bantuan pembangunan masjid Mujahidin sangat kurang.

“Desa Siteba merupakan desa binaan kami, Prodi HES. Maka dari itu pula. Kami berupaya memperhatikan program spiritual, seperti pembangunan Masjid dan pengajaran pengetahuan agama pada anak-anak desa Siteba.” ungkap Kurnia, 24 September 2020.

Pak Masrud, pengurus masjid Mujahidin saat menerima bantuan itu, menyampaikan kegembiraan dan ucapan terima kasih atas bantuan dari HMPS HES, “ini sangat membantu proses pembanguanan masjid, semoga wujud baik ini dibalas berlipat ganda oleh Allah swt. (jn)

25
Nov
2020
WhatsApp Image 2020-11-23 at 17.59.43

Humas- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof Dr Abdul Pirol, dan Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamuddin, menandatangani nota kesepahaman dalam peningkatan atau penguatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembinaan keagamaan.

Penandatanganan berlangsung di Aula Rektorat lantai III IAIN Palopo, dihadiri pimpinan IAIN Palopo: Para Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan, Pascasarjana, ketua dan kepala Lembaga serta Kabag lingkup IAIN Palopo. Senin, 23 November 2020.

Sebelum penandatanganan, Wakil Bupati Morowali disambut oleh Rektor IAIN Palopo di Ruang Tamu Rektor, sambutan Rektor Prof. Dr. Abdul Pirol, menyampaikan apresiasi atau atas kunjungan Wakil Bupati Morowali.

Rektor menyampaikan informasi singkat tentang kampus hijau IAIN Palopo yang terletak secara geografis di kawasan Tana Luwu, telah berumur kurang lebih 53 tahun. Saat ini IAIN Palopo memiliki 4 Fakultas dan Pascasarjana dengan 17 Program Studi S1 dan 3 Program Magister.

Dengan jumlah 10.011 mahasiswa saat ini, dosen dan tenaga kependidikan IAIN Palopo dituntut bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan zaman, diantaranya beberapa program pengabdian masyarakat secara regional hingga internasional berjalan baik.

Adanya MoU ini, Rektor berharap dapat memberi sumbangsi kedua belah pihak utamanya program pengabdian dalam pembinaan keagamaan di Morowali kedepan.

Sambutan Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamuddin, atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Morowali menyampaikan terima kasih atas sambutan Rektor IAIN Palopo dan atas berkenan kerja sama ini.

Dirinya mengungkapkan, pihaknya menyadari masih terbatasnya penguatan SDM dibidang keagamaan dan pengajaran di Kabupaten Morowali. “dengan kemajuan infastruktur di Morowali perlu dibarengi kemajuan pengetahuan agama. Ini melihat Morowali banyak perusahaan yang masuk dan ribuan karyawan. Tentu perilaku menyimpang ikut di dalamnya.” ungkap Najamuddin.

Untuk itu dirinya menaruh harapan besar kontribusi IAIN Palopo pada penguatan mutu SDM dan pembinaan keagamaan, “Morowali pun sangat terbuka pada program pengabdian apa yang akan dilakukan IAIN Palopo.” tambahnya.

Melalui acara itu, selaku Pemerintah Morowali dirinya menyatakan dukungan alih status IAIN Palopo menuju Universitas. Ada pun penandataganan dilakukan antara IAIN Palopo dengan Kabupaten Morowali dan IAIN Palopo dengan Yayasan Bintang Agama Morowali. (Humas) 

25
Nov
2020

Humas- Setelah mengabdi di masyarakat selama 59 hari, mahasiswa peserta Program Latihan Profesi (PLP) Terintegrasi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palopo Tahun 2020 penempatan Kecamatan Baebunta Selatan resmi ditarik pada hari Kamis 05 November 2020 di aula kantor Kecamatan Baebunta Selatan.

Muslimin selaku Sekretaris Kecamatan mewakili Camat Baebunta Selatan yang melepas resmi para mahasiswa pada sambutannya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah dilakukan oleh mahasiswa.

“Kami memberi apresiasi kepada mahasiswa karena selama mengabdi di kecamatan Baebunta Selatan mampu meninggalkan kesan yang baik di masyarakat.

“Terutama karena berhasil membuat program yang menghidupkan kegiatan majelis Taklim, pembinaan TPA dan kegiatan keagamaan yang lain.” jelas Muslimin.

Sementara itu, Firman Patawari selaku Dosen Pembimbing Lapangan menjelaskan bahwa PLP Terintegrasi FTIK IAIN Palopo Tahun 2020 penempatan Kecamatan Baebunta Selatan diikuti oleh 58 orang.

Mereka ditempatkan di empat desa yaitu Desa Polewali, Desa Marannu, Desa Lara dan Desa Sumpira.

“Selama melaksanakan PLP, selain menjalankan kewajiban mengajar dan berkarya di sekolah yang telah ditentukan, mahasiswa juga membuat program kerja di masyarakat dalam bentuk fisik dan non fisik.
“Program kerja dalam bentuk fisik seperti pembuatan tugu batas desa dan pembuatan toga. Sementara untuk program non fisik seperti pembentukan dan menggiatkan majelis taklim dan TPA, pelatihan untuk para guru, pelatihan untuk para pemuda, membentuk rumah belajar, serta pekan olah raga, “ungkap Firman.

Lebih lanjut, Firman menjelaskan bahwa program yang dibuat oleh mahasiswa didasarkan atas hasil observasi, masukan dari masyarakat, dan analisis kebutuhan.

“Tentu saja tanpa dukungan dari masyarakat, mahasiswa kami tidak akan berhasil dalam melaksanakan seluruh program kerjanya.

“Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Kecamatan Baebunta Selatan atas penerimaan, bantuan dan dukungan kepada mahasiswa dan memohon maaf jika ada hal-hal yang tidak berkenan,” tutup Firman.*

18
Nov
2020

Humas- Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menggelar webinar Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar pelaksanaan secara offline di Auditorium FUAD IAIN Palopo, Rabu, 18 November 2020.

Webinar ini dihadiri secara offline, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Palopo, Dr. H. Muammar Arafat yang juga bertindak sebagai moderator pada materi sesi pertama, hadir para Dekan, Ketua dan Kepala Lembaga IAIN palopo, dosen dan sejumlah tenaga pendidik.

Disampaikan Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, pada pembukaanya secara virtual, bahwa merdeka belajar dan kampus merdeka merupakan kebijakan yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI hal ini Nadim Makarim.

Kebijakan tersebut merupakan upaya-upaya untuk merespon kemajuan dan tantangan zaman. Menurut Rektor, gagasan merdeka belajar dan kampus merdeka adalah kebijakan yang dimaksudkan memberi kontribusi pada kampus terhadap kemajuan teknologi pendidikan.

Sebagai salah satu contoh, sebelum adanya pandemi tantangan 4.0 bagi dunia pendidikan harus diadaptasi secara pelan, tetapi saat pandemi mengharuskan para aktivitas pendidikan pandai memanfaatkan teknologi.

“Karena itu merdeka belajar, telah termaksudkan, bahwa pendidikan harus dielaborasi sedikitnya pada teknologi.” imbuh Rektor.

Ketua panitia, Dr. Masruddin, meyampaikan, acara ini merupakan step toner untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar dan salah satu penunjang penjaminan mutu IAIN Palopo pada perguruan tinggi unggul.

Narasumber pada webinar tersebut; materi pertama, Prof. Dr. Abdul Pirol, MAg, Rektor IAIN Palopo “Arah dan Kebijakan IAIN Palopo dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar”.

Pemateri kedua, Dr. H. Mamat Selamet Burhanuddin, M.Ag, Kasubdit Pengembangan Akademik Direktorat PTKI Dirjen Pendis Kemenag, “Implementasi Kebijakan Kurikulum Kampus Merdeka, Merdeka Bejalar di PTKIN”. Materi ketiga, Dr. Muhammad Fakri Husain, S.E., M.Si, Ketua LPM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, “Penyususnan Kurikulum Kampus Merdeka, Merdeka Belajar.” (humas)

12
Nov
2020

Humas- Humas- “Kopi Asli Sinaji (KASI) Basse Sangtempe”, itulah nama produk kopi yang dihasilkan mahasiswa IAIN Palopo. Produk kopi ini merupakan hasil tindak lanjut program kerja KKN Nusantara II IAIN Palopo Tahun 2020.

Dinamakan kopi Sanaji, karena bahan pokok atau kopi berasal dari desa Sinaji Kecamatan Bastem Kabupaten Luwu. Dikatakan Ruspandi, sekertaris posko KKN Nusantara II posko Desa Sinaji, produk kopi ini adalah tindak lanjut program kerja KKN yang sebelumnya dinamai program Ekonomi Mandiri.

Lebih lanjut, produksi perdana kopi Sinaji 20 Pcs dengan berat 250 gram per Pcs dan telah laku habis. Menurut Ruspandi, Mahasiswa Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir FUAD saat diwawancarai Humas, Kamis, 12 November 2020 produk yang dihasilkan bersama teman-temannya itu sangat direspon oleh masyarakat setempat.

Di sisi lain sebagai sosialisasi daerah, karena selama ini kopi masyarakat Sinaji diproduksi di Enrekang, Bajo dan Belopa. Karena itu masyarakat mengharapkannya mahasiswa KKN Nusantara ini dapat menjembatani dalam memasarkan kopinnya.

Dengan didukung dosen pembimbingnya, Dr. Aji Goena, Ruspandi bersama temannya berkomitmen terus melanjutkan usaha mereka. Ia berharap dapat membuka toko kopi asli Basse Sangtempe di Kota Palopo.

Pengenalan produk perdanaya di kampus  dan sangat diapresiasi oleh pimpinan kampus IAIN Palopo, hal ini Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr H Muammar Arafat dan pimpinan kampus lainnya. (Jn)

12
Nov
2020

Humas- Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo Dr. H. Muammar Arafat, serahkan buku-buku karyanya di Perpustakaan Umum IAIN Palopo, Kamis, 12 November 2020.

Di antara buku yang diserahkan: “Harmoni Hukum Indonesia” penerbitan tahun 2017, “Hukum di antara Hak dan Kewajiban Asasi” penerbitan tahun 2018 dan “Format Masa Depan (Catatan Hukum dan Demokrasi Indonesia” penerbitan tahun 2020.

Penyerahan ke tiga buku itu, diterima, Syamsiar Guntur, Pustakawan Madya IAIN Palopo, dirinya menyampaikan terima kasih, dimana ketiga judul buku tersebut dapat menambah referensi mahasiswa/i dan pustakawan IAIN Palopo.

Dr H Muammar Arafat, mengatakan ketiga buku tersebut istimewa, dimana ketiganya diberikan pengantar oleh para tokoh nasional. Buku Harmoni Hukum Nasional diberikan pengantar oleh Mayjen (Purn) H. Agus Mulyadi, Staf Ahli Panglima TNI.

Buku Hukum di Antara Hak dan Kewajiban Asasi, diberikan pengantar, Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, Ketua Komisi Yudisial RI Periode 2016-2018 dan buku yang berjudul Format Masa Depan (Catatan Hukum dan Demokrasi Indonesia) diberi sambutan oleh Prof. Dr. Arskal Salim, Direktur Ditjen PTKI Kemenag RI dan Irjen Pol (Purn) Hamli, Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI.

Pihaknya berharap buku-buku tersebut dapat bermanfaat di dunia hukum. Disampaikannya juga tips dalam menyusun buku saat ditemui Humas di Ruang kerjanya, dimana dirinya telah menerbitkan 5 judul buku.

“Pandai memiliah waktu, fokus pada kegiatan yang ingin dicapai serta konsisten. Misalnya di hari Sabtu sudah diplaningkan menuli buku, maka di hari itu tidak ada kegiatan selain menulis buku.” papar Muammar. (jn)

11
Nov
2020

Humas- Kedatangan rombongan benchmarking Pascasarjana IAIN Parepare disambut langsung oleh Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, Para Wakil Rektor dan Direktur Pascasarjana IAIN Palopo di Auditorium FUAD, Rabu, 11 November 2020.

Kunjungan rombongan Pascasarjana IAIN Parerpare ini merupakan kunjungan kerja sama atau MoU dalam peningkatan Mutu Pendidikan antara Pascasarjana IAIN Palopo dengan IAIN Parepare.

Rektor IAIN Palopo menyampaikan kegembiraan atas kunjugan Pascasarjana IAIN Parepare ke kampus IAIN Palopo, untuk itu dirinya meminta selama melakukan kunjungan kerja agar tidak segan. “Hubungan kedua kampus ini, sudah terikat baik secara individu maupun secara historis, baik itu sharing informasi dan kemajuan kampus,” ucap Prof. Dr. Abdul Pirol.

Dipaparkan Rektor, pascasarjana harus mampu melakukan riset publikasi lebih dari yang biasa-biasa saja, pascasarjana baiknya mampu melahirkan gagasan baru apakah itu ditiru lalu dimodivikasi. Pascasarjana IAIN Palopo memiliki 3 program studi, dirinya berharap pascasarjana IAIN Palopo dapat membuka program studi baru di waktu mendatang.

Sambutan Direktur Pascasarjana IAIN Palopo, Dr. H. Muh Zuhri Abu Nawas, menyampaikan, saat ini Pascasarjana IAIN Palopo memiliki mahasiswa aktif sekitar 400 orang, dengan program penerimaan mahasiswa baru tiap semester.

Diharapkannya, dengan dilakukan penandatanganan MoU dengan kedua lembaga PT dapat meningkatkan kualitas dan mutu masing-masing dan apa yang menjadi tujuan Pascasarjana IAIN Parepare ke IAIN Palopo dapat terpenuhi.

Ada pun sambuatan Direktur Pascasarjana IAIN Parepare, Dr. H. Mahsyar, menyampaikan terima kasih atas perjamuan Pascasarjana IAIN Palopo khususnya Rektor. Dirinya sependapat dengan apa yang disampaikan Rektor IAIN Palopo, bahwa kemajuan teknologi saat ini begitu pesat jadi adaptasi kemajuan perguruan tinggi harus juga cepat.

Adapun tujuan melakukan studi banding di IAIN Palopo, selain memiliki keterikatan secara historis juga pihaknya melihat IAIN Palopo mempunyai semnagat dan visi tentang kajian kesilaman khususnya pengkajian budaya lokal. Acara itu disambut antusias para Wakil Rektor, jaran Pasacasarjana IAIN Palopo dan dosen. (jn)

11
Nov
2020

Humas- Program pengabdian masyarakat, yang diinisiasi dosen IAIN Palopo berjalan sukses di Dusun Manganan, Desa Rinding Allo Kec. Rongkong Kab Luwu Utara, 5-8 November 2020.

Pengabdian masyarakat “Gerakan Cinta Literasi dan Pembinaan Keagamaan” di desa terpencil ini, tanpa jaringan, disambut antusias pemerintah maupun masyarakat setempat. Diantaranya, Imam Masjid Dusun Manganan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada tim pengabdian IAIN Palopo datang jauh-jauh melakukan program tersebut.

Hal yang sama diungkapkan oleh Guru-guru Sekolah Dasar (SD) desa Rinding Allo, apresiasi mereka saat tim pengabdian melakukan salah satu kegiatan pengabdian, kelas inspirasi pada Sabtu 7 November 2020.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari itu berjalan lancar dan berkesan pada masyarakat setempat. Ada pun pembinaan keagamaan yang dinamai Literasi Berbasisi Masjid, di dalamnya: pembinaan tata cara sholat, thahara, adzan, pembuatan nama masjid dan pembukaan taman baca serta Baksos di Masjid pada hari keempat.

Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. Maruddin, S.S., M.Hum, mengatakan pengabdian ini pertama kali digelar di Desa Rinding Allo yang diinisiasi dosen berbagai Fakultas IAIN Palopo.

“Program ini merupakan wujud Tridharma perguruan tinggi bagi dosen, akan berlanjut baik di desa tempat pengabdian dan lokasi desa tempat pengabdian selanjutnya,” ucap Masruddin.

Lebih lanjut, program pengabdian kepada masyarakat ini kata dia, akan digelar lagi di awal tahun 2021 dengan lokasi berbeda setelah melakukan observasi terkait kebutuhan masyrakata setempat.

Untuk itu dirinya menyampaikan terima kasih pada para donatur dan tim pengabdian yang meluangkan waktunya berbagi semangat dan edukasi. (jn).