13
Sep
2022

IAIN Palopo – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palopo menggelar kuliah umum dengan tema “Merdeka Belajar dalam Perspektif Pendidikan Islam” bertempat di Auditorium Phinisi IAIN Palopo, 12 September 2022.

Kuliah umum ini FTIK menghadirkan narasumber Dr. H. Andi Aderus, Lc, M.A., Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.

Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag, saat menyampaikan sambutannya menyampaikan selamat datang di IAIN Palopo pada narasumber. Rektor menilai tema yang diangkat cukup penting karena menyangkut MBKM yang merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk mahasiswa mempelajari banyak hal yang tidak terbatas pada Prodinya saja.

Dalam mempelajari beberapa keilmuan perlu yang perlu ditekankan adalah bagaimana mengkolaborasi pengetahuan satu dengan pengetahuan yang lain agar saling menutupi atau saling menyempurnakan. “Semoga kegiatan ini menjadi bagian motivasi akademik khususnya pada FTIK dalam mengembangkan keilmuan dan keteladanan” imbuh Rektor, sembari membuka secara resmi kuliah umum.

Kuliah umum oleh Dr. Andi Aderus, dalam paparannya ia mengatakan dalam pendidikan Islam, seorang mahasiswa wajib menguasai ayat-ayat yang berkenaan dengan keilmuannya, mengetahui ilmu-ilmu fiqih dan mengetahui sejarah-sejarah Islam.

“Wawasan sejarah adalah mengetahui sejarah yang dianggap penting, utamanya sejarah kenabian, umat Islam. Selanjutnya adalah memiliki wawasan fiqih realitas, adalah pandai melihat realitas pada masyarakat itu, realitas sosial, budaya, dan realitas perkembangan setempat” ucap Andi Aderus.

Sementara merdeka belajar kata dia adalah belajar tidak tersekat kurikulum, tempat tau institusi, sehingga kebijakan MBKM itu tidak bertentangan dunia Islam. Selain itu Kata Andi Aderus, kemerdekaan itu ada pada mahasiswa jika mau sukses harus belajar, tidak mau sukses silakan bermalas-malasan belajar.

Menurutnya, merdeka belajar telah dilakukan beberapa tokoh muslim di anataranya, Ibnu Sina bapak kedokteran, yang tertarik belajar kedokteran kepada siapa saja. Dalam sejarah ia bahkan belajar pada pedagang sayur. Ibnu Sina dalam belajar tidak melihat kepada siapa dia belajar. Sehingga Ibnu Sina menjadi ahli kedokteran.

Kuliah umum ini berjalan lancar dan aktif dengan sesi tanya jawab. Kuliah umum ini selain diikuti mahasiswa dan dosen juga turut diikuti Wakil Rektor I, Wakil Rektor III dan para Pimpinan FTIK. (jn)

Leave a Reply

Works with AZEXO page builder