08
Sep
2022

IAIN Palopo – Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama (HMPS-SOA) IAIN Palopo menggelar Dialog Intelektual dengan tema “Analisis penyelenggaraan dan pengawasan pemilu dalam mewujudkan pemuda yang bijak dalam memilih.” berlangsung di Ruang Teater FUAD IAIN Palopo, Rabu (07/09/2022).

Ketua Panitia, Nur Azizah mengatakan kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa Sosiologi Agama dan dua perwakilan setiap lembaga Se-IAIN Palopo. Narasumber dalam kegiatan tersebut HMPS SOA menghadirkan Kordiv PHL Bawaslu Kota Palopo Ahmad Ali, S.Pd dan panelis pembanding yaitu Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama, Muhammad Ilyas, S. Ag., M.A.

Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan dakwah (FUAD) diwakili Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama (Wadek III), Muhammad Ilyas, S. Ag., M. A. dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan pemilu adalah sebuah keniscayaan karena dia bagian dari proses penyelenggaraan negara.

Penyelenggara pemilu ada dua organ penting yaitu penyelenggara strateknis yaitu KPU (Komisi Pemilihan Umum) , penyelenggara pemilu yang kedua yaitu yang melakukan pengawasan dari proses-proses tahapan pelaksanaan pemilu yaitu Bawaslu.

“Dua organ penting ini yang diberi tugas oleh negara untuk menyelenggarakan pemilu, sehingga kita masyarakat perlu memberikan support, dukungan kepada dua penyelenggara. Seperti apa bentuk dukungan kita yang pertama pergunakan hak pilih, yang kedua melakukan pengawasan,” imbuhnya.

Sekretaris Prodi SOA, Ashabul Kahfi S.Sos., M.A, pihaknya mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. “Dari tema kegiatan itu sendiri tentu yang perlu menjadi perhatian kita adalah adanya mahasiswa, sebagai yang menyandang status pemuda, jangan sampai pemuda kita hari ini terjebak dalam politik praktis dan masuk ke dalam golongan putih,” katanya.

Menurut Ashabul Kahfi, kegiatan tersebut cukup penting sebagai bekal pada mahasiswa, tentang apa saja pemilu itu, apa esensi dari pemilu itu sendiri dan berpartisipasi aktif untuk mengawasi pemilu itu.

Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan pada semester gasal oleh Sosiologi Agam. Ketua HMPS SOA, Irham Samfajar berharap, melalui kegiatan ini masyarakat SOA banyak belajar terkait penyelenggaraan dan pemilu itu sendiri dan bijak dalam pemilihan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dosen Prodi SOA, Wakil Dema FUAD, Ketua HMPS SOA, dua delegasi dari masing-masing lembaga, serta mahasiswa Prodi SOA. (*)

08
Sep
2022

IAIN Palopo – “Jika Sosok Ayah saya sebagai Inspirasi untuk melanjutkan studi dalam Program S3, Ibu saya lah yang menjadi alasan kuat untuk saya harus bisa selesai secepat mungkin, saya takut jika seandainya ibu saya tidak ada di samping saya saat sidang promosi” ujar Musdalifa Nihaya (8/9/2022).

Alasan itu menjadi kekuatan besar Musdalifah, saat melanjutkan studi doktoralnya di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, yang telah ujian promosi (2/9/2022).

Sosok Musdalifah Nihaya, Kelahiran Ujung Pandang, 30 Agustus 1990, menjadi inspirasi bagi para ibu rumah tangga dan para generasi muda. Dia mampu menunjukkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Doktor Ilmu Pendidikan Dan Keguruan.

Musdalifah, menyelesaikan studi doktoralnya di kampus UIN Alauddin dengan konsentrasi Ilmu Pendidikan dan Keguruan, dengan judul disertasi “Pengembangan Media Online Ruang Konselingku dalam Layanan Konseling Islami Peserta Didik di SMA Athirah Makassar.

Musdalifah bahkan lulus dengan menyabet Predikat Cumlaude (IPK 3,94) dengan waktu yang ditempuh dalam penyelesaian studi hanya 2 tahun 6 bulan 2 hari (tergolong sangat cepat) Bahkan menjadi tercepat kedua dari seluruh angkatannya.

Menjadi hal yang tidak biasa karena Musdalifah adalah seorang ibu rumah tangga, mampu melanjutkan studi di tengah kesibukan yang sehari-harinya mengurusi 5 orang anak. Tidak mudah bagi Ibu 5 orang anak ini dalam menyelesaikan studinya, berbagai dinamika kehidupan berderet-deret datang disela sela fokusnya dalam menyusun dan menyelesaikan disertasinya.

Bahkan selama proses penyelesaian studi ia sempat melahirkan sebanyak dua kali. selain mengurus suami yang dalam proses pemulihan ia juga mengurus anak-anaknya sendiri tanpa ART (Asisten Rumah Tangga) empat di antaranya masih balita.

“Awal semester saya harus kehilangan sosok ayah tercinta untuk selama lamanya yang menjadi inspirasi dalam melanjutkan pendidikan. Selang beberapa bulan saat ayah meninggal suaminya harus menjalani operasi besar sebanyak 3 kali dikarenakan retina pada matanya terlepas, butuh waktu berbulan-bulan untuk mengurusi dan mendampingi dalam pemulihannya” ucap Ifah, sapaan akrabnya.

Anak kelima dari Prof. Dr. H. Nihaya M., M.Hum, (Ketua STAIN Palopo 2010-2014) itu sempat merintis dan menjalani usaha jualan kue kering dan Frozen food secara online di sela-sela waktunya pada masa melonjaknya pandemic.

Kesuksesan Musdalifah di bidang akademik tidak lepas dari peran orang-orang terdekatnya seperti suami, keluarga, saudara dan sahabat-sahabatnya. Terutama Ibunda tercinta yang menjadi alasan kuat untuk sesegera mungkin menyelesaikan studi dan meraih gelar doktornya.

Musdalifah berpesan dalam mengejar mimpi atau cita-cita dimulai dengan niat yang ikhlas bahwa memulai sesuatu itu bukan hanya untuk diri sendiri tapi dapat bermanfaat bagi keluarga dan orang-orang sekitar. Kata Ifah, tantangan saat ini bukan menjadi alasan kita untuk berhenti meraih cita-cita. Teruslah berproses, fokus hingga kelak tanpa sadar kita sudah meraih apa yang kita impikan. (rls)

08
Sep
2022

IAIN Palopo – Program Pascasarjana (PPs) IAIN Palopo mengadakan review kurikulum, Road Map Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi (Prodi) Magister Ekonomi Syariah bertempat di Gedung E Pascasarjana IAIN Palopo, Rabu, 7 September 2022.

Kegiatan akademik yang digelar secara hybrid ini dihadiri oleh seluruh stakeholders Prodi Ekonomi Syariah IAIN Palopo, antara lain: Wakil Rektor II, Direktur dan Wakil Direktur PPs, Ketua Program Studi, Seluruh Dosen Prodi Ekonomi Syariah, Kasubag dan staf PPs, serta Mitra, Alumni, Mahasiswa.

Kegiatan ini dibahas: profil lulusan, body of knowledge, bahan kajian, pembahasan mata kuliah per semester, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) terkait Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi , Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Di akhir sesi paparan para peserta memberikan masukan dan catatan pada penyempurnaan kurikulum yang unggul. (Humas)

08
Sep
2022

IAIN Palopo – Pascasarjana Institut Agama Islam negeri (IAIN) Palopo menggelar pembukaan kuliah tahun akademik 2022/2023 dan seminar internasional juga dirangkaikan dies natalis ke-10 tahun Pascasarjana IAIN Palopo.

Kegiatan tersebut berpusat di Auditorium Phinisi IAIN Palopo (7/9/20220) dengan tema “the Role of Progressive Islam Toward Social Change”. Sebagai pembicara, Imam Besar Masjid Negara Istiqlal Jakarta, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. dan Wakil Rektor Sheikh Daud Al-fatoni Islamic Collage (KISDA) Thailand, Prof Makueta Hayyiwaesorhoh.

Kegiatan ini dihadiri sivitas akademik IAIN Palopo khususnya pada Pascasarjana, antara lain dari unsur pimpinan, dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan IAIN Palopo.

Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag. pada sambutannya menyampaikan selamat datang di kampus IAIN Palopo kepada narasumber dan para peserta seminar ia juga menyampaikan rasa syukur serta mewakili sivitas akademika IAIN Palopo mengucapkan terima kasih atas kehadiran Prof K.H. Nasaruddin Umar secara offline dan Prof Makueta Hayiwaesorhoh melalui Daring.

“Kehadiran Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, dapat melihat secara langsung perkembangan IAIN Palopo yang didirikan sejak 27 Maret 1968 filial dari IAIN Alauddin Makassar hingga saat ini IAIN Palopo telah memiliki empat Fakultas dan Pascasarjana dan tengah mengusulkan alih status ke UIN” ucap Rektor.

Melalui sambutannya itu, Rektor meminta kepada mahasiswa Pascasarjana pada semester ini agar lebih semangat mengkaji keilmuan yang berorientasi pada disiplin ilmu, keintegrasian dan paduan pengetahuan budaya di PPs IAIN Palopo.

Jumlah mahasiswa baru Pascasarjana dengan dua gelombang sebanyak 75 orang, kata Direktur Pascasarjana, Dr H. M. Zuhri Abu Nawas, Lc., MA. Disebutkan, Pascasarjana IAIN Palopo telah berusia 10 tahun sejak 2012 yang awalnya hanya mengelola Prodi PAI, kemudian di tahun 2014 bertambah Prodi MPI dan Hukum Islam hingga saat ini 2022 PPs IAIN Palopo telah mengelola enam Prodi.

Sementara itu, Prof K.H. Nasaruddin Umar, saat memaparkan materinya terkait Persiapan Umat Masa Depan, ia mengatakan bahwa umat Islam saat ini perkembangannya cukup pesat, baik pemeluknya maupun ajaran-ajaran di dalamnya menjadi kajian-kajian keilmuan yang terus dilakukan, baik di Indonesia maupun di negara-negara luar seperti Amerika Serikat.

Dari perjalanannya dari beberapa negara, menurut Prof Nasaruddin, perkembangan Islam cukup baik. Dari segi keilmuan adalah satu hal terus dipelajari, contohnya segi keilmuan medis dimana satu-persatu ayat Al-Qur’an itu diteliti di laboratorium di Barat, “satu-persatu isi Al-Qur’an yang diteliti itu belum ditemukan hal yang tidak sejalan, sehingga hal inilah membuat banyak orang nasrani memeluk Islam” ungkap Prof Nasaruddin Umar.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut juga dilangsungkan, Doa bersama untuk perkembangan PPs IAIN Palopo dipimpin Prof Nasaruddin Umar, Penyerahan reward terhadap dosen terbaik Prodi, dosen pembimbing favorit pilihan mahasiswa dan dosen terbaik versi UPPS berdasarkan kedisiplinan dan kolaborasi tim teaching serta penyerahan draft buku Profil Pascasarjana kepada Rektor. (Humas)