04
Sep
2021

#Humas- Bupati Luwu Timur (Lutim), Drs. H. Budiman, M.Pd, sampaikan orasi ilmiah pada pembukaan kuliah semester gasal tahun akademik 2021/2022 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Jum’at, 03 September 2021.

Tema orasi ilmiah yang disampaikan “Arah dan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam Bidang Pendidikan Agama Islam Guna Mewujudkan SDM yang Berkualitas dan Berdaya Saing” orasi dilakukan secara daring diikuti kurang lebih 7.000 partisipan live streaming youtube dan zoom meeting dari Aula Rektorat lantai III IAIN Palopo.

Acara ini diawali dengan penayangan profil kampus hijau IAIN Palopo. Dilanjutkan dengan sambutan Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol M.Ag sekaligus membuka perkuliahan umum, dalam sambutannya, Abdul Pirol, mengungkapkan rasa bahagia serta mengucapkan terima kasih kepada Bupati Budiman yang berkenan hadir di kampus IAIN Palopo.

“Kami selain berterima kasih tentu sangat bergembira atas perkenaan Bapak Bupati yang jauh-jauh datang dari Luwu Timur, hadir on time di kampus kita,” ungkapnya.

Dirinya menyampaikan selayang pandang IAIN Palopo, dimana sebagai kampus berintegrasi keilmuan yang berkearifan lokal, amandatori IAIN Palopo sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Amandatori dari PTKIN yaitu moderasi beragama sesungguhnya adalah Islam itu sendiri dan esensi dari Islam sendiri ialah rahmatan lil’alamin, bahwa Islam adalah agama yang damai dan rahmatan sekalian alam.

IAIN Palopo tidak harus dikenal dari segi keilmuan saja, tetapi harus dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. “dengan integrasi keilmuan ini, maka pengembangan keilmuan di kampus kita, itu tidak mono disiplin. Tetapi, inter disiplin, multi disiplin, bahkan trans disiplin. Karena itu, kami sepakat dengan penyampaian dari Bapak Bupati, bahwa IAIN Palopo ini harus dikenal, bukan hanya lulusannya yaitu sebagai bidang agama, tetapi juga dapat berkiprah di berbagai bidang atau lapangan ilmu pengetahuan,” jelas Abdul Pirol.

Ia pun menambahkan, kearifan lokal juga rasa sangat penting, agar jati diri orang Luwu dapat terpelihara.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Drs. H. Budiman M.Pd melalui orasi ilmiahnya mengucapkan, terima kasih kepada Rektor IAIN Palopo, karena telah memberikan kesempatan untuk menyampaikan ide dan gagasan tentang Luwu Timur ke depannya.

“Terima kasih kepada bapak Rektor yang telah memberikan kesempatan kepada saya, paling tidak menyampaikan ide dan gagasan, bagaimana Luwu Timur ke depan,” ucapnya.

Selain itu, Bupati Luwu Timur juga berharap, agar IAIN Palopo bisa berkontribusi terhadap kemajuan di Kabupaten Luwu Timur, sehingga bisa bersatu dalam hubungan yang harmonis.

“Kita berharap bahwa, IAIN Palopo ini bisa berkontribusi terhadap kemajuan di Kabupaten Luwu Timur. Banyak hal yang bisa kita gagas dan kerja secara bersama-sama. Sehingga, ini menjadi satu hubungan yang harmonis, hubungan yang baik, menjadi perekat antara Kampus dan Pemerintah Daerah,” jelas Bupati Luwu Timur.

Di akhir paparanya tentang kondisi dan arah kebijakan pemerintah Kabupaten Luwu Timur, ia menitipkan pesan kepada mahasiswa IAIN Palopo, bahwa sepandai apapun kita tidak ada apa-apanya jika tidak berbakti kepada orang tua.

Dijelaskannya bahwa suatu ketika, pada saat baru lulus kuliah, Budiman sempat mendaftar CPNS dua kali namun gagal, sejak itu ia intropeksi diri bahwa ada yang salah pada dirinya, “jadi saat itu saya pulang ke Malili rumah orang tua, minta maaf dan sujud di kaki Ibu saya, selepas itu saya balik ke Makassar dan Alhamdulillah segala pengurusan saya terangkat pegawai Allah mudahkan hingga saat ini menjadi Bupati.” ungkap Budiman sambil meneteskan air mata di atas podium.

“Muliakanlah orang tua, karena jika ada masalah sama orang tua, kita sulit menggapai cita-cita bahkan segala urusan kita terasa sulit. Saya tidak jadi bupati jika bukan do’a restu dari orang tua,” imbuh Budiman.

Turut hadir secara langsung pada pembukaan kuliah ini Guru Besar IAIN Palopo, Prof. Dr. Sahraini M.Hum, Para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Lembaga dan Kepala Unit, Direktur Pascasarjana serta sejumlah tenaga kependidikan. (Humas)

04
Sep
2021

#KarebaHumas– Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Agama Islam Negri (IAIN) Palopo yang berlangsung selama tiga hari secara virtual, resmi ditutup Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol M.Ag di Aula Teater Mini FUAD, IAIN, Rabu, 1 September 2021.

Abdul Pirol, saat mengukukuhkan calon mahasiswa baru menjadi mahasiswa secara resmi mengatakan bahwa setelah ditutupnya kegiatan ini, nilai keagamaan akan menjadi bagian dari keseharian mahasiswa baru. Dia juga berpesan bahwa ada beberapa hal yang harus dimiliki selaku mahasiswa, sebelum resmi bergelut dalam dunia perguruan tinggi untuk menunjang proses pendidikan secara bersama.

“Anak-Anakku sekalian ada beberapa hal yang mesti dipersiapkan sebelum kita bergelut menjadi mahasiswa di dalam sebuah perguruan tinggi. Pertama membenahi kemampuan membaca Alquran, kemudian memperbaiki kemampuan berbahasa, selanjutnya kemampuan untuk menulis baik makalah, essay, opini dan yang lainnya. Serta yang tidak kalah pentingnya adalah tahu mengenai dasar-dasar komputer,” ucapnya.

Penutupan ini dihadiri ketua dan para anggota senat IAIN Palopo, Para wakil rektor, Dekan, Ketua Lembaga dan Unit sejmlah pengurus kelembagaan mahasiswa, serta beberapa perwakilan peserta PBAK 2021 yang telah dinyatakan sebagai peserta PBAK terbaik PBAK tahun ini.

Ketua Panitia PBAK IAIN, Dr. Rahmawati M.Ag mengatakan bahwa meskipun tahun ini dapat dikatakan berjalan dengan baik dan kondusif, akan tetapi tentunya ada beberapa kekurangan yang harus dievaluasi demi untuk memperoleh hasil yang baik ke depannya.

Seperti, waktu persiapan PBAK yang sangat singkat sehingga panitia maraton dalam melakukan kombinasi untuk merangkai konsep PBAK sebaik mungkin. Kedua, koordinasi antara panitia baik dosen, pegawai, dan mahasiswa perlu ditingkatkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dan yang terakhir, masih banyak di antara ananda mahasiswa baru yang tidak mematuhi aturan dan tata tertib PBAK.

Rangkaian kegiatan penutupan ini dimulai dari pembukaan sidang senat terbuka PBAK 2021 oleh Ketua Senat Perguruan Tinggi IAIN Palopo, Dr. Tahmid Nur M.Ag. Kemudian dilanjutkan dengan proses pelepasan atribut peserta PBAK. Lalu pengukuhan peserta PBAK menjadi mahasiswa resmi, diakhiri dengan penutupan sidang senat PBAK 2021.