13
Jul
2021

#KarebaHumas – Program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo sukses mengadakan program pengabdian masyarakat di Kelurahan Sumarambu. Kegiatan ini bertemakan “Pengajaran Al-Qur’an dengan Metode Gerakan Isyarat ACQ (Aku Cinta Al-Qur’an) untuk Terwujudnya Generasi Qur’ani di Kel. Sumarambu”.

Kegiatan ini bertempat di Masjid Amaliyah Muslimin (Masjid Muallaf) dan merupakan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa IAT.Teguh Arafah selaku ketua panitia menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, dibuka pada Jum’at, 9 Juli dan ditutup pada Senin, 12 Juli 2021.

“Peserta dalam kegiatan ini terbilang cukup banyak, yaitu sekitar 60 santri TK/TPA yang berasal dari dua dusun di Kelurahan Sumarambu”, tuturnya.

Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Rukman AR Said menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi kontribusi program studi dalam rangka pembinaan anak usia dini dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Lurah Kel. Sumarambu, Udding. Dalam sambutannya, beliau sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud kaderisasi anak-anak agar mencintai Al-Qur’an serta berharap agar mereka semangat dalam mempelajari serta mengamalkannya.

Pemilihan metode ACQ pada kegiatan ini sendiri bukan tanpa alasan. Teguh Arafah menyatakan bahwa metode ini sangat sesuai dengan karakter anak-anak berusia dini yang aktif bergerak.

Untuk diketahui, metode ini pertama kali diperkenalkan oleh Ustadzah Sa’diyah Lanre Said. Hasilnya, anak beliau yang menjadi eksperimen pertama berhasil menghafal Juz Amma pada usia 2 tahun 9 bulan.

Metode ACQ merupakan gabungan antara 3 model belajar sekaligus yaitu audio, visual dan kinestetik. Sehingga dengan begitu anak-anak tak akan dikekang dengan aktivitas duduk saja, akan tetapi tetap mengikuti kegemaran mereka yaitu bermain (bergerak) sambil belajar.

Leave a Reply

Works with AZEXO page builder