24
Jun
2021

#KarebaHumas – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof Dr Abdul Pirol, menjadi salah satu narasumber dalam program Kreatif, Inspiratif, Inovatif, dan Solutif (KIIS) Jadi ASN Solutif dengan tema “ASN Integritas, dan Transformasi Digitalisasi Layanan Publik” secara virtual melalui zoom meeting dan live streaming youtube pada Rabu (23/06/2021).

Program KIIS merupakan forum diskusi yang digelar secara rutin oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI setiap Rabu, pukul 09:00-10:30 WIB dengan melibatkan seluruh ASN pada unit kerja di bawah naungan Kemenag di seluruh Indonesia.

Pada program KIIS seri ke-37 ini, Prof. Dr. Abdul Pirol, paparkan materinya “Optimisme Membangun Budaya Kerja dan Integritas”, diungkapkannya bahwa membangun budaya kerja yang berintegritas bagi ASN harus terus dielakkan ini didasari bukan hanya karena bangsa dan Negara Indonesia yang tergolong masih membangun tetapi juga kepentingan dalam birokrasi yang berkualitas.

“Berbagai upaya yang dilakukan secara simultan dan komprehensif perlu memperhatikan aspek yang mungkin dikategorikan kecil, aspek yang dimaksud tersebut adalah sikap optimis sebagai sumber energy kita sebagai bagsa,” papar Prof Abdul Pirol.

Motivasi agama, firman Allah swt.dalam Al-Qur’an QS. Ali Imran: 139, “Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman” ayat tersebut mengajarkan menghindari sikap pesimistis, lanjutnya.

Selain itu, kata Rektor bahwa salah satu sabda Nabi Muhammad SAW tentang keadaan orang yang beriman yang mengatakan: “Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruh urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, ia bersabar. Itupun baik baginya”.

“Maknanya, jalan kebaikan selalu terbuka bagi seseorang yang memiliki sikap optimistis. Dalam berbagai situasi dan kondisi, kita tetap perlu mencari peluang berubah ke arah yang lebih baik, dengan sikap optimistis dan menghindari sikap pesimistis” terang Rektor.

Sebagai ASN sikap optimis itu dapat dibangun dengan inspirasi disekitar kita, diantaranya inspirasi tulisan di bagian belakang mobil “Dunia sementara, akhirat selamanya”. “jangan lihat berapa besarnya gaji kami, tapi lihat bagaimana kami bekerja sejak pagi dari rumah sampai malam kembali kerumah.

Menurut Rektor, masih banyak inspirasi yang dapat membangkitkan semangat sikap optimis. Sisi baik manusia selalu mengarah kepada nilai yang dapat terwujud saat bertemu dengan suatu momentum perubahan, kita tidak boleh kehilangan harapan yang menyebabkan kehilangan fokus pada tujuan yang baik.

“Untuk itu, sekecil apapun kebaikan yang dapat kita kontribusikan harus tetap kita laksanakan. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengumpat kegelapan” tutup Prof. Dr. Abdul Pirol. (Humas).