03
May
2021

#KarebaHumas – Unit Kegiatan Khusus (UKK) Sibola IAIN Palopo menggelar Semarak Ramadan di Panti Asuhan Nur Hidaya, Jl. Yos Sudarso Kota Palopo, 02-03 Mei 2021.

Kegiatan tersebut diikuti 22 anak Panti Asuhan dan 3 pengurus Panti Asuhan. Ada pun jumlah panitia pelaksana sebanyak 15 orang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III IAIN Palopo, bapak Dr. Muhaemin, M.A. pada kesempatan itu dirinya menyampaikan apresiasi pada UKK Sibola.

“Kita harapkan kegiatan seperti ini dapat berlanjut, sehingga bukan hanya sebatas program yang sementara tapi dapat dijalankan secara berkesinambungan melalui pembimbingan, outcomenya menghasilkan prestasi yang dapat dibanggakan oleh Anak Panti.” ucap Dr Muhaemin.

Cahyani Yasman, selaku Ketua Panitia, mengatakan, kegiatan ini dinamai Semarak Ramadan dengan menyusun tema “Colorfull Ramadan”.

“Kami mengangkat tema tersebut karena memiliki arti indahnya Ramadan bila ada seni dan keceriaan. Anggaran yang kami gunakan dari dana DIPA IAIN Palopo.” tambah Cahyani.

Menurutnya, salah satu tujuan kegiatan tersebut mempererat hubungan persaudaraan, mengaplikasikan ilmu, dan sebagai aktualisasi diri dalam menolong sesama.

Ketua Suku Ahmad Wahyudi, mengungkapkan, kegiatan semarak Ramadan ini dikonsep dalam bentuk lomba Adzan, Tilawah, dan Kaligrafi, “sekaligus kami mengadakan pelatihan seni untuk adik-adik panti, kami sangat berharap kegiatan pelatihan ini bisa berlanjut untuk pengembangan bakat adik-adik di panti.” tangkas Ahmad. (in/jn)

03
May
2021

#KarebaHumas – Para pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, melakukan rapat di Aula Rektorat Lantai III, membahas revisi kedua Rencana Strategis (Renstra) IAIN Palopo Tahun 2020-2024, Senin, 3 Mei 2021.

Rektor, melalui Kepala Biro AUAK IAIN Palopo, Dr. H. Muhdin, memimpin rapat tersebut. Dihadiri para Wakil Rektor, para Dekan, Kepala Unit dan Ketua Lembaga serta para Kabag Fakultas dan Rektorat.

Kepala Biro, Dr. H. Muhdin, menyampaikan bahwa penyususnan Renstra ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi agar semua program dan kegiatan yang dirumuskan sinkron serta capaian sasaran kinerja terukur.

Menurutnya, perguruan tinggi harus mempunyai rencana induk pengembangan yang komprehensif dan terarah.

Ada pun Renstra yang telah disusun berdasarkan 9 standar, yang sudah dapat digunakan dalam penyusunan borang akreditasi dan Revisi kedua ini terdapat 85 indikator sementara sasaran kinerja utama. (Humas)