11
May
2021

#KarebaHumas- Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr Nurdin K, meyudisium 232 mahasiswa secara virtual, hadir secara offline satu orang perwakilan dari masing-masing Prodi di Aula Lantai II FTIK, Senin, 10 Mei 2021

Hadir para Wakil Dekan FTIK, Kabag FTIK, para Ketua Prodi dan sejumlah Tenaga pendidik. Dari laporan Wakil Dekan (Wadek) Bidang Akademik FTIK, Dr. Munir Yusuf, jumlah mahasiswa diyudisium sebanyak 232 orang itu tersebar 7 Prodi yang ada di FTIK:

Prodi Pendidikan Agama Islam 44 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 71 orang, Prodi Manajemen Pendidikan Islam 43 orang, PIAUD 5 orang, Tadris Matematika 40 orang, PGMI 11 orang dan Prodi Pendidikan Bahasa Arab sebanyak 18 orang.

Dekan FTIK, Dr. Nurdin K, pada sambutannya menyampaikan 3 hal pada yudisium kali ini, 1. Menyampaikan terima kasih pada seluruh dosen dan tenaga pendidik 2. Menyampaikan selamat kepada 232 mahasiswa yang telah diyudisium hari ini dan 3. Jadilah sarjana yang tau berterima kasih, “kenapa harus berterima kasih, karena apa yang telah didapatkan hari ini tidak lepas dari kontribusi orang lain, khususnya orang tua.” ucap Dr Nurdin.

Menurutnya capain yang telah didapat hari ini tidak lepas dari usaha dan kerja keras namun tantangan ke depan jauh lebih berat dibandingkan dengan hari-hari yang telah lalu. “gelar sarjana sudah ada di pundak ananda masing-masing dan secara moril harus dipertanggungjawabkan” imbuhnya.

Sementara itu Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, secara virtual menyempatkan memberi ucapan selamat kepada mahasiswa yang telah diyudisium.

Dirinya  mengingatkan agar para lulusan kembali memaknai tahapan pendidikan selama di kampus dengan suatu prinsip sarjana memiliki Keterampilan/pengetahuan, Kemandirian dan Karakter.

“Sebagai sarjana jangan malu dengan pekerjaan yang kecil-kecil, meskipun itu pekerjaan yang tidak linear dengan keilmuan. Artinya jangan mengurung diri dari apa yang kita miliki, berani out of the box” pesan Rektor.

Lebih lanjut, sebagai sarjana, di era milenial sejatinya pandai menempatkan diri di tengah masyarakat, ungkapan-ungkapan yang dikeluarkan seharusnya mendidik.
“Mari kengembangkan terus skill dan pengalaman. Sebagai alumni nantinya, senantiasalah menjaga marwah almamater.” tutup Rektor.

Esse, lulusan terbaik Prodi Bahasa Arab, menyampaikan rasa syukurnya yang telah mennyelesaikan studinya 3 tahun 8 bulan, “Terima kasih pada seluruh dosen, tenaga pendidik, teman-teman dan senior, khususnya orang tua yang selama ini banyak membantu” ucap Esse. (Jn)

11
May
2021

#KarebaHumas – Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) IAIN Palopo, berdonasi di Panti Asuhan Nur Ilahi Kota Palopo Jl. Domba Lorong SMPN 5 Palopo, Sabtu, 08 Mei 2021

Safari Ramadan, salah satu pengurus Mapala IAIN Palopo,menuturkan bahwa donasi berupa sembako yang disalurkan di Panti Asuhan tersebut, merupakan inisiasi pengurus Mapala IAIN Palopo dan merupakan bentuk program kerja sosial di masa pandemi Covid-19.

Sembako yang didonasikan berupa, beras, telur, minyak gorong, sirup, gula pasir, mie instan dan lain-lain. “sumber dana donasi ini, dari dana lembaga kampus, semoga dapat meringankan sesama”, ucap Safari, Ahad, 10 Mei 2021

Ucapan terima kasih dan rasa syukur disampaikan pengurus dan anak-anak Panti Asuhan Nur Ilahi pada pengurus Mapala IAIN Palopo, dimana bantuan tersebut semoga menjadi amal yang baik berlipat ganda di bulan Ramadan ini, ucap dalam do’a. (Humas)

10
May
2021

#KarebaHumas – Badan Amil Zakat Nasionla (Baznas) Kota Palopo libatkan mahasiswa IAIN Palopo dalam pendistribusian zakat ke masyarakat Kota Palopo, Sabtu (8/5/21).

Kegiatan pendistribusian zakat ini disalurkan di beberapa kelurahan di Kota Palopo diantaranya: Kelurahan Sampodo dan Kelurahan Salekoe Kec. Wara.

Dr Anita Marwing, dosen IAIN Palopo, selaku mentor beasiswa Cendikia Baznas IAIN Palopo, mengungkapkan, bahwa adanya keterlibatan mahasiswa dalam menyalurkan zakat di Kota Palopo adalah bentuk kerja sama antara IAIN Palopo dengan Baznas, dan mahasiswa yang terlibat penyaluran zakat tahun ini ada 3 orang dimana ketiganya mahasiswa penerima beasiaswa Baznas angkatan kedua, Senin, 10/05/2021

Nurtina, slah satu mahasiswa IAIN Palopo yang terlibat mengatakan, penerima zakat ialah masyarakat yang tergolong kurang mampu/miskin adapun masyarakat yang kurang mampu yang tidak mendapatkan zakat adalagh masyarakat penerima bantuan PKH, BLT dan sejenisnya.

“Kegiatan ini sebagai salah satu tahapan agar kedepannya para penerima beasiswa bisa terus berkolaborasi dengan pihak Baznas Kota Palopo dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.” imbuh Nurtina. (Humas)

10
May
2021

#KarebaHumas – Meningkatkan hubungan Spiritualitas dan Humanitas mahasiswa Prodi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Palopo menggelar safari Ramadan di Desa Tanete, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu yang dimulai sejak tanggal 26 April 2021.

Ketua Umum HMPS Sosiologi Agama IAIN Palopo, Risdayani Nur R, menuturkan bahwa tujuan diadakannya Safari Ramadan ini ialah mempererat serta menjadi ajang silaturahmi dan mempererat Ukhuwah Islamiyah antara mahasiswa dengan masyarakat.

“Semoga dengan apa yang dapat kami berikan selama kegiatan Safari Ramadhan ini berlangsung dapat bermanfaat kepada masyarakat,” ucap Risdayani.

“Termasuk kepada Remaja Masjid Istiqomah dan Nurul Huda yang sangat antusias ingin belajar dan berproses dalam meningkatkan spiritualitas masyarakat,” lanjutnya, Rabu (05/05/2021).

Safari Ramadan tersebut dilaksanakan beberapa item kegiatan yang menjadi titik fokus HMPS Sosiologi Agama IAIN Palopo yakni, Mengajar mengaji, Ceramah, Hafalan surah pendek, Doa sehari-hari, Praktek sholat beserta bacaannya, wudhu dan Adzan yang menjadi persiapan adik-adik untuk mengikuti Lomba Festival Anak Sholeh, serta buka bersama dengan masyarakat.

Tim safari Ramadan Prodi Sosiologi Agama, menyampaikan terima kasih pada semua kalangan masyarakat, Remaja Masjid Istiqomah dan Nurul Huda serta santri TPA yang telah antusias mengikuti beberapa rangkaian safari itu.

Diketahui, kegiatan Safari Ramadan ini merupakan salah satu program kerja dari HMPS Sosiologi Agama FUAD IAIN Palopo, yang merupakan suatu program studi fokus mempelajari kehidupan masyarakat dan mampu memberikan solusi. termasuk dalam bidang keagamaan dan Kemasyarakatan.

05
May
2021

KarebaHumas – Meraih berkah Ramadan 1442 H, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menggelar “Berbagi Itu Indah” dalam Program Anjangsana, 05 Mei 2021.

Bertempat di Aula Serbaguna IAIN Palopo, 93 paket sembako dibagikan pada tenaga kontrak pramubakti IAIN Palopo, yang merupakan gelombang kedua menerima paket sembako, setelah yang pertama pada 29 April 2021 yang dibagikan pada Clening Service, Driver dan Security IAIN Palopo sebanyak 41 paket sembako.

Kegiatan ini diadakan dalam rangka membantu warga kampus dimasa krisis pandemi dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kesempatan itu turut hadir membagikan paket sembako, Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, Wakil Rektor I, Dr. H. Muammar Arafat, Wakil Rektor II, Dr. Ahmad Syarief Iskandar, dan para DWP IAIN Palopo.

Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, menyampaikan, apresiasi pada DWP IAIN Palopo atas kekompakannya, hal tersebut merupakan tindak loyalitas.

“Adanya bantuan seperti ini, dalam pemaknaanya semoga menjadikan kita keluarga besar IAIN Palopo lebih kompak dalam meningkatkan etos kerja, meskipun paket tersebut tidak seberapa,” imbuhnya.

Diungkapkan oleh Dr. Baderiah, selaku Ketua DWP IAIN Palopo, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program tahunan, ada pun dana yang dikumpulkan berasal dari pembelian kupon PNS IAIN Palopo dan partisipasi para anggota DWP.

Ia berharap, semoga ke depan terlaksana lagi serta dapat melaksanakan bakti sosial dalam skala yang lebih besar sehingga menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Muharram, S.Pd, salah satu tenaga kontrak pramubakti, menyampaikan rasa syukur dengan adanya program DWP ini, “terima kasih, semoga kedepan program pembagian paket sembako ini dapat berlanjut di setiap bulan Ramadan,” ucap Muharram.

Kegiatan ini dibawahi Pengurus Bidang Sosial Budaya, sasaranya bukan hanya tenaga kontrak kampus IAIN Palopo. Bantuan tersebut juga disalurkan di Panti Asuhan dan masyarakat kurang mampu sekitar. (Humas)

05
May
2021

#KarebaHumas – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, melalui Rumah Moderasi Beragama menggelar webinar Penguatan Moderasi Beragama, hadirkan Menteri Agama RI Periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin (LHS) dan Kepala Seksi Pengembangan Penyuluh Agama Islam Ditjen Bimas Islam, H. Amirulla, S.Ag., M.Ag, Selasa, 4 Mei 2021

Acara tersebut dengan tema “Tana Luwu Garda Terdepan dalam Merawat Dinamika Beragama dan Berbangsa”, melalui zoom meeting dan live streaming youtube Humas IAIN Palopo. Partisipasi secara offline dan virtual para pimpinan IAIN Palopo, dosen, Tendik, Mahasiswa, tokoh-tokoh agama dan ormas-ormas Tana Luwu.

Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, dalam sambutannya sekaligus membuka webinar, menyampaikan rasa bahagian dan ucapan terima kasih atas berkenan kedua narasumber dan para peserta. “selamat datang di kampus IAIN Palopo meskipun secara Virtual” sambutnya.

Rektor menyampaikan beberapa dasar nilai utama Tana Luwu yang merupakan nilai sosial budaya Tana Luwu yang relevan dalam upaya menguatkan moderasi beragama, “Moderasi beragama sangat penting bagi Tana Luwu yang merupakan wujud Indonesia mini,  karena keragaman, suku, budaya dan agama”. ucap Rektor.

Untuk itu, kata dia, IAIN Palopo bertekat menjadi garda depan dalam mewujudkan moderasi beragma agar terciptanya harmonisasi sosial khususnya di kawasan Tana Luwu, dengan demikian IAIN Palopo dapat memberi sumbangsi dalam menjaga NKRI.

Sementara itu, Lukman Hakim Saifuddin, selaku narasumber pertama memaparkan meterinya “Moderasi Beragama sebagai Ikhtiar Merawat Dinamika Beragama dan Berbangsa”. Dirinya mengaku sangat mengapresiasi dan bersyukur atas undangan IAIN Palopo dalam kajian moderasi beragama ini, yang tidak hanya melibatkan sivitas akademika IAIN Palopo namun juga menghadirkan tokoh-tokoh agama Tana Luwu dan ormas-ormas lainnya.

Lukman Hakim menerangkan dalam konteks kekinian moderasi beragama makin diperlukan bagi bangsa ini, yang tidak hanya semata menjaga bagaimana cara keagamaan kita tapi bagaimana lebih dari itu, yakni tetap menjaga NKRI.

Menurutnya, ada dua ciri yang menonjol di Indonesia ini, sebagai sebuah bangsa yang amat besar, ciri pertama, Kemajemukannya, keberagaman atau heterogenitas. Dari keberagaman tersebut kata dia, jika ada yang ingin menyeragamkan Indonesia, itu pada hakekatnya mengingkari takdir Tuhan, karena keragaman hakekatnya sunnatullah.

“Ciri yang kedua yang sangat menonjol, keberagamaanya, kita dikenal di dunia sebagai Negara yang agamis, kita tidak menemukan semua masyarakat Indonesia dalam kesehariannya yang tidak terkait pada nilai-nilai agama, baik dalam menjalankan aktivitas dalam bernegara, pemerintahan dan bermasyarakat, semuainya terkait pada nilai agama, agama tidak hanya menjadi pijakan dasar, tapi sekaligus langkah orientasi dimana kita menuju.” ungka LHS..

Lukman Hakim menegaskan, moderasi beragama itu bukanlah hal yang baru, melainkan sesuatu yang menjadi warisan para pendahulu yang berupaya dikontekstualisasi dengan kenyataan zaman hari ini.

Moderasi beragama, bukanlah proses yang berkesudahan, karena untuk senantiasa menjadi moderat yang berprinsipkan keadilan dan keseimbangan, kita harus mengetahui kutub-kutub ekstrim itu dimana dan bagaimana.

“Jadi moderasi beragama itu dinamis, tidak statis dan bukan sesuatu yang given, Tetapi persoalannya adalah bagaimana cara kita memahami agama, cara mengamalkan agama. Jadi keberagaman dimoderasi”. tandas putra Saifuddin Zuhri mantan Menteri Agama Era Presiden Sukarno itu. (Humas)

03
May
2021

#KarebaHumas – Unit Kegiatan Khusus (UKK) Sibola IAIN Palopo menggelar Semarak Ramadan di Panti Asuhan Nur Hidaya, Jl. Yos Sudarso Kota Palopo, 02-03 Mei 2021.

Kegiatan tersebut diikuti 22 anak Panti Asuhan dan 3 pengurus Panti Asuhan. Ada pun jumlah panitia pelaksana sebanyak 15 orang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III IAIN Palopo, bapak Dr. Muhaemin, M.A. pada kesempatan itu dirinya menyampaikan apresiasi pada UKK Sibola.

“Kita harapkan kegiatan seperti ini dapat berlanjut, sehingga bukan hanya sebatas program yang sementara tapi dapat dijalankan secara berkesinambungan melalui pembimbingan, outcomenya menghasilkan prestasi yang dapat dibanggakan oleh Anak Panti.” ucap Dr Muhaemin.

Cahyani Yasman, selaku Ketua Panitia, mengatakan, kegiatan ini dinamai Semarak Ramadan dengan menyusun tema “Colorfull Ramadan”.

“Kami mengangkat tema tersebut karena memiliki arti indahnya Ramadan bila ada seni dan keceriaan. Anggaran yang kami gunakan dari dana DIPA IAIN Palopo.” tambah Cahyani.

Menurutnya, salah satu tujuan kegiatan tersebut mempererat hubungan persaudaraan, mengaplikasikan ilmu, dan sebagai aktualisasi diri dalam menolong sesama.

Ketua Suku Ahmad Wahyudi, mengungkapkan, kegiatan semarak Ramadan ini dikonsep dalam bentuk lomba Adzan, Tilawah, dan Kaligrafi, “sekaligus kami mengadakan pelatihan seni untuk adik-adik panti, kami sangat berharap kegiatan pelatihan ini bisa berlanjut untuk pengembangan bakat adik-adik di panti.” tangkas Ahmad. (in/jn)

03
May
2021

#KarebaHumas – Para pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, melakukan rapat di Aula Rektorat Lantai III, membahas revisi kedua Rencana Strategis (Renstra) IAIN Palopo Tahun 2020-2024, Senin, 3 Mei 2021.

Rektor, melalui Kepala Biro AUAK IAIN Palopo, Dr. H. Muhdin, memimpin rapat tersebut. Dihadiri para Wakil Rektor, para Dekan, Kepala Unit dan Ketua Lembaga serta para Kabag Fakultas dan Rektorat.

Kepala Biro, Dr. H. Muhdin, menyampaikan bahwa penyususnan Renstra ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi agar semua program dan kegiatan yang dirumuskan sinkron serta capaian sasaran kinerja terukur.

Menurutnya, perguruan tinggi harus mempunyai rencana induk pengembangan yang komprehensif dan terarah.

Ada pun Renstra yang telah disusun berdasarkan 9 standar, yang sudah dapat digunakan dalam penyusunan borang akreditasi dan Revisi kedua ini terdapat 85 indikator sementara sasaran kinerja utama. (Humas)