16
Apr
2021

#KarebaHumas – Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) IAIN Palopo menanam 500 bibit mangrove di Pesisir Pantai Balandai Kota Palopo pada, 10 April 2021, dimulai pada pukul 07.00 WITA.

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Balandai, Ketua Nelayan, UKK Timparaga, dan HMPS Ekis dan Perbankan. Safari Ramadhan, selaku Ketua Panitia, mengatakan kegiatan ini adalah salah satu program kerja Mapala IAIN Palopo, dimana bertujuan untuk melestarikan alam di area pantai dan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

Muh. Sadikin, Ketua Umum Mapala IAIN Palopo pada kesempatan itu, berharap bahwa dengan adanya penanaman mangrove di wilayah pesisir dapat mengurangi abrasi di sekitar wilayah pesisir Kelurahan Balandai dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Warek III IAIN Palopo, Dr. Muhaemin, MA, mengapresiasi kegiatan Mapala dimana penanaman mangrove ini adalah yang kedua kali masa pengurusan Safari.

“Atas nama Rektor menyambut baik kegiatan penanaman mangrove yang kedua ini. Tentu saja pihak kampus berterima kasih kepada Mapala dan jajarannya yang menginisiasi kegiatan positif ini, di mana kegiatan kelastarian lingkungan merupayakan upaya yang harus dilakukan secara terus menerus.” ucap Dr Muhaemin.

Menurutnya penanaman mangrove atau pelestarian lingkungan bukan hanya tanggungjawab pemerintah namun semua elemen masyarakat. dirinya berharap kegiatan pelastarian ini dilakukan secara terus menerus dan Mapala sebagai pelopor di dalamnya.

Diketahui mangrove adalah salah satu jenis yang banyak ditemukan pada kawasan muara dengan struktur tanah rawa dan/atau padat. Mangrove menjadi salah satu solusi yang sangat penting untuk mengatasi berbagai jenis masalah lingkungan terutama untuk mengatasi kerusakan lingkungan.

Tanaman mangrove juga bermanfaat untuk melindungi pantai dari erosi. Tanaman bakau yang tumbuh di tepi pantai dapat melindungi dataran dari hempasan ombak secara langsung. Sehingga ombak tidak langsung menerjang dataran yang akan menyebabkan erosi dan longsor. (in/jn)

Leave a Reply

Works with AZEXO page builder