17
Feb
2021

Humas- Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung tidak menghalangi tenaga pendidik dan kependidikan IAIN Palopo untuk memupuk kesadaran patriotisme. Ini dapat dilihat semangat para partisipan sekitar 200 orang yang mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) secara virtual pada Rabu, 17 Februari 2021, yang diperingati disetiap bulannya.

HKN kali ini, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Perencanaan (Warek II) IAIN Palopo, Dr. Ahmad Syarief Iskandar, bertindak selaku pembina upacara mewakili Rektor IAIN Palopo. Mengawali amanatnya ia mengajak keluarga besar IAIN Palopo untuk saling mendo’akan dan saling memaafkan.

Dirinya mengingatkan pada tenaga pendidik dan kependidikan bahwa, IAIN Palopo saat ini berada periode Milestone (2020-2024), National Recognition and Reputation, berdasarkan Milestone IAIN Palopo 2025–2029 targetnya adalah South East Asia Recognition dan Reputation, di antara target besar itu: perubahan status institusi dan prodi ke A, perubahan satker ke Badan Layanan Umum (BLU), akreditasi jurnal, penembahan jumlah Guru Besar (GB) dan terwujudnya big data.

“Ini dapat dicapai jika peran dosen dan prestasi mahasiswa berada di tingkat Nasional, bekerja sebagai team work, bekerja berdasarkan ortaker dan job masing-masing, oleh karena itu mari kita bersama-sama menguatkan dan mewujudkan hal tersebut.” ucap Dr. Ahmad Syarief Iskandar.

Untuk memulai hal itu, diharapkan tenaga pendidik dan kependidikan bekerja lebih teliti dan cermat pada semua pekerjaan, menurutnya, kesuksesan suatu lembaga banyak dipengaruhi oleh ketersediaan data dan akurasi data di era digitalisasi/revolusi ndustri saat ini.

“Sekarang dan ke depan kita dihadapkan pada perubahan lingkungan yang mengharuskan kita untuk merubah cara berpikir dan bekerja secara cepat. Karena era saat ini adalah era disrupsi, digitalisasi dan virtualisasi, ini diperlukan langkah-langkah cepat dalam beradaptasi,” ungkapnya.

Ia juga meminta para pimpinan Fakultas, Pascasarjana, Biro, Lembaga dan Unit untuk menyesuaikan atau membedah kembali program Tahun 2021 dan menyusun rencana program 2022 agar ketersesuaian kebutuhan. Efisiensi perlu dilakukan mengingat potensi tidak ada kenaikan pendapatan, bahkan berpotensi turun melihat tidak ada kenaikan UKT dan ada pemotongan UKT.

Melalui kesempatan HKN ini, Warek II menyerahkan SK kenaikan pangkat pegawai periode Oktober 2020 dan menyerahkan SK mutasi pegawai ke dalam jabatan fungsional dosen. (Humas) 

Leave a Reply

Works with AZEXO page builder