16
Feb
2021

Humas- Setelah resmi diluncurkan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) oleh Menteri Agama Republik Indonesia, H. Yaqut Cholil Qoumas di UIN Lampung, hari ini, Senin (15/2/2021) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo mengundang puluhan Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Tana Luwu, Kab. Wajo dan Kabupaten Tana Toraja.

Bertempat di Gedung BRC Palopo, Undangan tersebut dalam rangka sosialisasi dan bimbingan teknis secara langsung terkait penerimaan mahasiswa baru IAIN Palopo dengan model Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN), dan Ujian Masuk (UM) PTKIN tahun 2021.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, dihadiri Wakil Rektor III, Para Dekan dan sejumlah tenaga kependidikan IAIN Palopo.

Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, dalam sambutannya menyampaikan selamat atas kedatangan para kepala sekolah dan operator sekolah pada acara sosilisasi ini.

Dirinya menyampaikan secara singkat sejarah perkembangan IAIN Palopo, yang dimana awal berdirinya IAIN Palopo adalah cabang dari IAIN Alauddin Makassar pada tahun 1968. Berdasarkan SK Presiden Nomor 11 tanggal 21 Maret 1997 resmi berdiri sendiri dengan nama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palopo hingga beralih status ke IAIN Palopo pada tanggal 14 Oktober 2014, diresmikan pada 23 Mei 2015 oleh Menteri Agama RI.

Disebutkannya, IAIN Palopo teleh mengelola 17 Program studi dari 4 Fakultas: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) memiliki 4 Prodi, Fakultas Syariah, 3 Prodi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 7 Prodi dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebanyak 3 Prodi serta 3 Prodi Magister/pascasarjana.

Peluang-peluang pada 17 program studi yang ada di kampus IAIN Palopo, memiliki prinsip setiap program studi menjadi standar dan sejajar dengan program studi secara Nasional dan dunia.

Melalui kesempatan ini juga, Rektor meminta para kepala sekolah untuk mendorong para siswa atau alumninya untuk tetap melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dengan prinsip UKT mahasiswa bukan tolak ukur untuk melanjutkan pendidikan.

“UKT mahasiswa IAIN Palopo sangat terjangkau dari terendah empat ratus ribu sampai dua juta lima ratus ribu. UKT ini dikelompokkan 5 kelompak sesuai dengan data kemempuan orang tua mahasiswa.” ucap Rektor.

Lebih lanjut, menurut Rektor, UKT mahasiswa tersebut sangat terjangkau jika dibandingkan layanan mahasiswa: PPL, KKN, Program Ma’had, besiswa dan kegitan-kegiatan mahasiswa lainnya.

Dari segi sarana dan prasarana kampus sudah memadai jika dilihat 4 tahun terakhir dimana fokus pembangunan pada fasilitas.

Rencanya IAIN Palopo akan membuka program-program studi umum, prodi yang relevan dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki hal ini juga mendorong tercapainya transformasi ke Universitas.

Sementara Ketua Panitia, Dr. H. Muammar Arafat, menyebutkan saat ini tengah berlangsung verifikasi PDSS, dengan dua sesi: sesi tahap I, 19 Maret sampai dengan 23 Maret 2021 dan sesi tahap II 23 Maret sampai dengan 29 maret 2021. Pengumuman pada 5 April 2021.

Kesempatan itu juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Muhaemin, mensosialisasikan beasiswa yang tersedia di IAIN Palopo, diantaranya besiswa KIP Kuliah, Berprestasi, Beasiswa Cendika Baznas Pusat, Beasiswa Pemerintah Daerah dan Provinsi serta beasiswa Kalla Group.

Dilanjutkan pemaparan alur pendaftaran SPAN dan UM-PTKIN oleh Sekertaris Panitia SPMB IAIN Palopo, Dr. Munir Yusuf, dan secara teknis Kepala TIPD diwakili, Hamka, S.Kom. Ada pun sekolah yang mengikuti sosialisasi SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN 2021:

  1. SMA Negeri 6 Palopo
  2. SMAN 4 Palopo
  3. SMAN 17 Luwu Utara
  4. SMKN 7 Palopo
  5. SMAN 3 Luwu Utara
  6. MAN Luwu
  7. SMAN 12 Luwu
  8. SMAN 6 Luwu
  9. MAN Luwu Utara
  10. MA Rante Belu Luwu
  11. SMAN 16 Luwu Utara
  12. SMAN 4 Luwu Utara
  13. MA Sampano Selatan Luwu
  14. SMAN 11 Luwu
  15. SMKN 6 Palopo
  16. SMAN 9 Luwu Utara
  17. SMAN 1 Luwu
  18. SMAN 3 Palopo