02
Oct
2020



Humas- Dua dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo terpilih sebagai perwakilan Asistensi Penguatan dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, 29 September 2020.

Pada kegiatan tersebut menghadirkan para penggiat Anti Narkoba dari Instansi Pemerintah dan swasta serta Perguruan Tinggi se Kota Palopo, IAIN Palopo juga mengutus perwakilan mengikuti kegiatan tersebut berdasarkan undangan dari BNN Kota Palopo.

Dua perwakilan dari IAIN Palopo tersebut terpilih, Dr. Magfirah dan Hardianto, S.H, M.H, itu berdasarkan surat tugas terlampir.

Kegiatan ini merupakan pelatihan untuk menjadi relawan di instansi masing-masing. menurut penjelasan, Hardianto, mereka mendapatkan 8 materi pelatihan di antara materi regulasi UU no 35 Tahun 2009, sangsi dan bahaya penyala gunaan narkotika, mengenal jenis-jenis narkotika dan pentingnya rehabilitasi.

“Selain itu dipaparkan pula pemanfaatan media sosial. Terkait tugas dan fungsi penggiat Relawan Anti Narkoba, pembuatan spanduk dan benner di Lingkungan Institusi masing-masing,” ucap Hardianto.

Sebagai relawan, menurutnya ada beberapa perencanaan yang akan dibuat di kampus IAIN Palopo sebagai tindak lanjut, diantaranya:

  1. Membuat pengurus relawan anti narkoba di lingkup IAIN Palopo melalui koordinasi dan petunjuk dari pimpinan yang di SK-kan Rektor.
  2. Mengadakan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan narkotika kepada sivitas akademika IAIN Palopo bekerja sama dengan BNN.
  3. Mengadakan tes urine bila tersedia anggarannya dan bekerja sama pihak BNN Kota Palopo
    4.Membuat benner atau spanduk terkait bebas narkoba menyesuaikan visi misi IAIN Palopo bila mana anggaran Institusi tersedia. (hardi/jn)



Leave a Reply

Works with AZEXO page builder