23
Sep
2020



Humas-Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag mengukuhkan 449 wisudawan, 394 program Sarjana serta 55 orang Pascasarjana secara daring melalui aplikasi zoom dan youtobe, Selasa 22 September 2020 kemarin.

Adapun kegiatan tersebut dilakukan di Auditorium Phinisi Sawerigading dan juga secara online oleh peserta wisudawan. Pada pengukuhan tersebut menghadirkan Guru Besar Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag, M.Si yang membawakan orasi ilmiah bertemakan “Penguatan Karakter Entrepreneur Islam Era New Normal.”

Turut hadir pengukuhan wisudawan, Ketua Senat IAIN Palopo, Dr. Bulu, M.Ag, Kepala Biro AUAK, Dr. Muhdin, M.A, Ketua Alumni IAIN, Dr. Abbas Langaji, M.Ag, wakil rektor, dekan serta civitas akademika.

Rektor IAIN Palopo, Prof Dr Abdul Pirol, M.Ag dalam sambutannya, menyampaikan bahwa, adapun wisuda periode I tahun 2020 ini merupakan wisuda yang has dan menjadi catatan penting dalam sejarah akademik dan sejarah umat manusia menghadapi bahaya penyebaran virus Covid-19.

Penyelenggaraan wisuda secara virtual, tidaklah mengurangi sakralitas dan nilai terkandung dalam wisuda. Bahkan dengan virtual seperti ini, sesungguhnya mencatat suatu nilai mendasar, yakni kerelaan para wisudawan untuk tidak merayakan wisuda secara meriah seperti biasa dilakukan secara meriah.

“Kita memilih wisuda secara virtual, ini tentunya menunjukkan solidaritas kita kepada bangsa dan negara, khususnya bagi mereka yang berada di garda depan penanggulangan bahaya virus covid-19,” ungkapnya.

Dikatakannya, lulus dan diwisuda baik sebagai sarjana maupun magister adalah hal yang bukan biasa. Karena ia adalah simbol dari suatu kesungguhan dan pengorbanan. Predikat sarjana mesti diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai bentuk yang lebih luas.

Maka dirinya ingin mengatakan, kelulusan sebagai sarjana, apalagi Magister menjadi lebih bermakna tatkala pemilik kelulusan itu pandai melewati tantangan berikutnya. “Seperti kata Pak Dirjen Pendis, orang yang terpelajar adalah pemilik masa lalu, sedang orang yang terus belajar merupakan pemilik masa depan,” terangnya.

Sementara itu, tampil membawakan orasi ilmiah secara daring, Guru Besar Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag, M.Si menyampaikan bahwa, IAIN telah memberi bekal yang cukup pada lulusannya, dalam berbagai bidang untuk menjadikan lulusannya sebagai entrepreneur . Orang yang memiliki jiwa entrepreneur dipastikan dapat bertahan dalam kondisi apapun, karena mampu menyesuaikan dan mengikuti perkembangan zaman.

Dikatakan Mujib, dari hasil penelitiannya, ada lima karakter bagi pribadi muslim yang unggul, yang disebut big five Islamic Personality, yakni sabar, mampu mengontrol diri, mahabbah (cinta), judd atau dermawan, takwa serta tawadhu (rendah hati).

“Dari kelima karakter ini, sabar merupakan karakter utama, karena sikap ini menjadi psikoterapi dari segala gangguan, baik fisik, psikis, sosial, maupun spritual, utamanya di masa Pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui IAIN Palopo terdiri dari 17 Prodi dari empat fakultas program sarjana serta tiga prodi program pascasarjana. Sementara itu, wisudawan terbaik di tingkat universitas diraih oleh Varsella Aprilian Amrul, S.Pd asal Prodi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan IPK 3,85 (Cumlaude).(ich)