13
Sep
2020



Humas- Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo tahun ini digelar secara online, berlangsung 13-15 September 2020. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang masih berlangsung di Tanah Air.

Kurang lebih 1.900 calon mahasiswa baru mengikuti PBAK yang bertajuk “Membangun Cara Berfikir Moderat yang Berintegrasi Keilmuan Berciri Kearifan Lokal untuk Menjaga NKRI Berdasarkan Pancasila”. Seremonial acara dilakukan di Ruang Teater FUAD dengan mematuhi protokol kesehatan.

Berbeda dari tahun sebelumnya, panitia telah menyiapkan konsep yang matang dalam pelaksanaan PBAK selama tiga hari ini. Materi yang disajikan cukup komprehensif dimulai dari materi kelembagaan baik Institusi, Fakultas, Prodi, kemahasiswaan, moderasi beragama, hingga pengenalan unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang dikemas kedalam video singkat dan persentasi.

Koordinator acara, Dr. Adzan Noor, mengatakan untuk kelancaran dan kesuksesan materi yang disampaikan, panitia telah melist aplikasi dan perangkat PBAK online 2020 untuk disiapkan Camaba, diantaranya: 1. Menyiapkan Leptop atau smaphone 2. Ketersediaan kuota yang memadai. 3. Memiliki akun gmail 4. Di samaphone memiliki aplikasi google classroom, youtube, zoom, dan aplikasi kreatif lainnya.

Sementara koordinator steering comite, M. Lutfi, mengatakan saat membuka acara pembacaan tata tertip, PBAK ini tidak jauh berbeda pada tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan secara offline. Dimana Camaba tetap wajib menyiapkan atribut PBAK.

Laki-laki: 1. Memakai kopia warna hitam 2. Memakai baju kemeja putih 3. Memakai celana kain warna hitam 4. Memakai dasi hitam 5. Memakai pita warna merah putih 6. Ukuran rambut 0,1 cm dan 7. Menyediakan alat tulis dan Al-Qur’an.

Perempuan: 1. Memakai jilbab warna hitam 2. Memakai baju kemeja warna putih tidak transparan 3. Memakai rok warna hitam 4. Memakai pita merah putih diikatkan dikepala dan 5. Memakai dasi warna hitam.

“Selama acara PBAK berlangsung diwajibkan seluruh peserta menggunakan atributnya dan sebagai barang bukti keseriusan peserta mengikuti PBAK, diwajibkan mengirimkan foto menggunakan atribut lengkap. Bagi yang tidak mematuhi aturan Tatib dinyatakan tidak lulus oleh tim steering dan mengikuti PBAK tahun depan.” ucap Lutfi. (jn)



Leave a Reply

Works with AZEXO page builder