31
Aug
2020



Humas- Mini Bank Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Palopo gunakan aplikasi Bank BRI Syariah, itu diungkapkan Dekan FEBI diwakili Wadek II, Tajuddin pada sambutan pembukaan Shariah Banking College I.

Tajuddin mengatakan, kegiatan yang berlangsung di Bank Mini FEBI tersebut, Sabtu 29 Agustus 2020 merupakan kegiatan lanjutan setelah pemberian aplikasi dari BRI Syariah.

Kerja sama terus berlanjut sehingga pada saat up dating aplikasi BRI Syariah, Bank Mini FEBI juga mendapatkannya, “ini mendukung perkembangan prodi dan pengalaman kerja mahasiswa sebagaimana aplikasi yang kita pakai ini 99% sama yang digunakan Bank BRI Syariah” pungkas Tajuddin.

Fauzie Umar, Kepala cabang Bank BRI Syariah Palopo selaku narasumber Sharia Bangking Colleg, membenarkan bahwa aplikasi yang telah dihibahkan ke IAIN Palopo merupakan aplikasi Bank yang dipakai BRI Syariah dan up dating aplikasi tersebut FEBI IAIN Palopo pertama kalinya mendapatkan di Sulsel. (Humas)



28
Aug
2020



Humas- Tes tahap II Lokal Mandiri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo meningkat dari jumlah peserta pada tes tahap I.

Itu diungkapkan oleh panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IAIN Palopo tahun 2020, dimana pada tes tahap I pada tanggal 18 Agustus 2020 lalu sebanyak 124 orang, pada tes tahap II meningkat dua kali lipat yakni sebanyak 285 orang.

Tes tahap II sendiri dilaksanakan 27 Agustus s.d 1 September 2020 bertempat di Gedung R. Pada tes tahap II ini kata Ketua Panitia PMB IAIN Palopo, Dr. H. Muammar Arafat, sama dengan tes tahap I, ketatkan protokol kesehatan Covid-19.

Berdasarkan koordinasi Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 IAIN Palopo. Para peserta diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan mengukur suhu badan sebelum masuk ke ruangan ujian, tiap ruangan kelas besar dibatasi, hanya 15 orang dengan jarak antar peserta 1,5 M.

Dari pantauan Dr. H. Muammar Arafat, 27 Agustus 2020 proses pelaksanaan ujian menggunakan Computer Based Tes (CBT) itu berjalan lancar.

“Patuhi protokol kesehatan dengan 3M: Mencuci tangan, menggunakan Masker dan Menjaga jarak. Diharapkan dengan protokol kesehatan ketat ini dapat mencegah penularan Covid-19 di kampus kita. Dan untuk kelancaran ujian CBT, para peserta sebelum memulai ujian melakukan simulasi terlebih dahulu.” sebut Muammar.

Dikatakannya pula, bahwa berdasarkan data peserta Tahap I dan II, antusiasme jalur Lokal Mandiri 2020 cukup tinggi, dilihat dari asal peserta ujian yang tidak hanya dari penjuru Sulawesi Selatan saja, ada yang berasal Sulawesi Tenggara dan dari Sulawesi Tengah, Poso. (Humas)



28
Aug
2020



Humas- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, mengukuhkan 63 peserta yudisium Fakultas Syariah (Fasya) secara virtual, Kamis, 27 Agustus 2020.

Berdasarkan laporan Kepala Bagian (Kabag) Fasya, Hj. Hasriani, S.Ag, peserta yudisisum berjumlah 63 orang itu terdiri dari 24 orang Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariah (HES), 27 orang Prodi Hukum Tata Negara (HTN) dan sebanyak 12 orang peserta yudisium Prodi Hukum Keluarga (HK).

Dari pengukuhan itu Rektor menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya pada mahasiswa yang diyudisium dan orang tua/wali yang setia mendampingi. Menurutnya yudisium secara virtual pertama Fasya ini tidak mengurangi kesakralan acara.

“Almamater atau kampus mengharapkan kiranya ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat untuk kepentingan diri, sesama mau pun kepentingan agama, bangsa dan Negara.” sebut Prof. Dr. Abdul Pirol.

Mendapatkan ilmu selama di kampus adalah hal yang perlu dikecam, dimana diketahui kemampuan para wisudawan tidak diragukan lagi di bidangnya. Untuk itu untuk menuju kesuksesan ijazah perlu didampingi soft skill atau karakter yang baik.

“Selaku pimpinan kampus mewakili semua jajaran sivitas akademika menyampaikan pula permohonan maaf jika terdapat yang kurang berkenan selama menempuh pendidikan di kampus tercinta.” tutup Rektor.

Ada pun sambutan Dekan Fasya, Dr. Mustaming, berpesan untuk para lulusan menjadikan ilmunya semakain bertakwa dan bermanfaat bagi sesama. Usai menyampaikan sambutan, dirinya menyerahkan nama-nama lulusan pada Ketua IKA Fasya.

Dilanjutkan penyerahan sertifikat pada 3 yudisium peraih IPK tertinggi; Mansur Prodi Hukum Tata Negara IPK 3,78, Hasdir Prodi Hukum Ekonomi Syariah IPK 3,73 dan Muh. Farhan Abdullah Prodi Hukum Keluarga IPK 3,69.

Acar berlangsung hikmat dan haru usai penyampaian kesan dan pesan oleh Mansur perwakilan peserta yudisium.(Humas)



24
Aug
2020

24
Aug
2020




Humas- Menyambut semester gasal tahun ajaran 2020/2021, Institut Agama Islam Negeri Palopo, menggelar pelatihan pembelajaran daring bagi seluruh dosen IAIN Palopo.

Acara digelar hari ini, Senin, 24 Agustus 2020. Narasumber yang dihadirkan Prof. Dr. M. Gorky Sembiring, Kepala Pusat Penelitian LPPM Universitas Terbua.

Tujuan pembelajaran daring ini, agar perkuliahan daring ke depan dapat lebih terarah dan berjalan lebih baik, pelatihan berlangsung selama dua hari, 24-25 Agustus 2020.

Sambutan Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, disampaikannya apresiasi pada seluruh dosen yang berpartisipasi, bahwa mengikuti kegiatan ini merupakan dukungan untuk memajukan perguruan tinggi.

“Dalam pandemi Covid-19 pelatihan ini sangat dibutuhkan, karenanya seluruh dosen wajib memiliki kemampuan menggunakan pembelajaran daring dan menjadi pondasi penguatan akademik,” ucapnya.

Harapannya, target kampus ialah menjadi salah satu perguuruan tinggi yang maju di Tana Luwu memiliki visi terkemuka dalam integrasi keilmuan berciri kearifan lokal. Dengan paham Islam wasatiyah, yakni Islam yang moderat.

Usai dibuka secara resmi Rektor IAIN Palopo, materi langsung dilanjutkan oleh Prof. Dr. M .Gorky Sembiring, denga tema “Strategi Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh Kreatif dan Menyenagkan”.

Selaku narasumber/pemateri lainnya yakni, Dr. Edhy Rustan, Ketua Program Studi PGMI dan Dr. Masruddi, Sekertaris LP2m IAIN Palopo. (jn)



18
Aug
2020




Humas- Terapkan protokol kesehatan Covid-19, hari ini. Selasa, 18/08/2020 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menggelar tes perdana Jalur Mandiri Tahun 2020.

Sebanyak 45 peserta tes pada sesi pertama yang dimulai 08.00-10.00 menggunakan Computer Based Tes (CBT) dan sesi ke-2 juga sebanyak 45 orang dimulai 14.00-16.00 Wita.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IAIN Palopo, Dr. H. Muammar Arafat, turut menyaksikan dan mengarahkan peserta tes, dimana peserta diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan dan mengukur suhu badan sebelum masuk ke ruang ujian.

Tim PMB IAIN Palopo menggunakan 3 ruangan tes di Gedung R yang dibagi tiap ruangan sebanyak 15 peserta dengan jarak 1,5 M antara peserta. Dari pantauan Humas, tes tersebut berjalan lancar.

Tes tahap I ini berlangsung dua hari, sementara tes tahap II pada tanggal 27 Agustus s.d 1 September dan pengumuman kelulusan 2 September 2020. (Humas)



12
Aug
2020




Humas- Sebanyak 437 peserta magang mahasuswa Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Palopo hari ini, Rabu, 12/8/2020 mengikuti pembekalan secara virtual.

Acara yang berlangsung Dalam Jaringan (Daring) ini, merupakan upaya untuk menekan atau mencegah penyebaran covid-19.

Dari laporan Panitia jumlah peserta magang I sebanyak 234 Mahasiswa dan Magang II sebanyak 203 mahasiswa. Keseluruhan peserta 437 mahasiswa terdiri dari mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Prodi Ilmu Alquran dan TAfsir, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta Program studi Sosiologi Agama.

“Magang sendiri dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan akademik dengan bobot 2 SKS. Kegiatan ini diharapkan memberikan kemampuan mahasiswa untuk memahami dan menganalisis fenomena dan perkembangan terbaru dalam dunia kerja terkait dengan bidang keilmuan masing-masing.” kata Ketua Panitia Magang FUAD tahun Akademik 2020/2021, Wahyuni Husain, S.Kom, M.I.Kom.

Menurutnya, magang ini wajib diikuti oleh mahasiswa, karena memberikan pengalaman belajar dan bekerja secara profesional, baik di lembaga formal maupun nonformal dan pengalaman praktis berupa penguasaan bidang kompetensi serta soft skill.

“Pelaksanaan magang di tahun-tahun sebelumnya dengan pelaksanaan magang di tahun ini agak berbeda. Magang di tahun sebelumnya dilaksanakan di wilayah kota Palopo, namun tahun ini dilaksanakan di beberapa wilayah di luar Kota Palopo dengan menerapkan prinsip fleksibilitas dan keterjangkauan dosen pembimbing” lanjut Wahyuni.

Pimpinan FUAD berharap dengan  keterbatasan ruang gerak akibat merebaknya Virus Covid 19, maupun keterbatasan financial, tidak mengurangi kualitas dan kebermanfaatan pembekalan ini.

Mahasiswa diharapkan tidak hanya pasif dalam belajar dan memperoleh pengalaman kerja, namun dapat juga memberikan kontribusi pemikiran inovatif di tempat magangnya. Dan tak kalah pentingnya adalah membangun jaringan dan peningkatan kualitas hubungan kemitraan antara IAIN Palopo dengan lembaga-lembaga tempat magang.

Lebih lanjut, Kaprodi KPI itu, mengatakan, Magang I yang dilaksanakan oleh mahasiswa semester 3 merupakan observasi dan pengumpulan data di lokasi, kemudian dilanjutkan dengan analisis temuan dengan bimbingan di kelas virtual sesuai dengan perspektif keilmuannya.

Sementara Magang II oleh mahasiswa semester 5 dengan mengimplementasikan hasil pengelolaan dan analisis data, serta mendapatkan pengalaman kerja sesuai dengan bidang keahliannya.

“Magang 1 akan dilaksanakan selama 1 Pekan dan magang II berlangsung 3 Pekan dan tetap dilanjutkan dengan bimbingan intensif dengan Dosen Pembimbing Lapangan dan Pamong.” pungkasnya.

Lokasi pelaksanaan magang dengan system zonasi dengan lokasi sebagai berikut:

  1. Kementerian Agama Kota Palopo, Luwu dan Luwu Utara dan tersebar di Kantor Urusan Agam (KUA)
  2. Bappeda Luwu
  3. Kecamatan se Luwu raya yang tersebar di beberapa kantor Desa, wilayah kolaka, kolaka utara, Sulawesi barat, bahkan di sampai di Poso dan Banggai.  
  4. BNN, 5. DP2PL Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
  5. BPBD 7. Diskominfo 8. DInas Sosial 9. Disdukcapil 10. Ratona Tv 11. Harian Palopo Pos 12. Bapas 13. Humas 14. Baznas 15. berbagai Pondok Pesantren dan sekolah-sekolah 16. BKKBN 17. Masjid-Masjid 18. TPA  19. Batara Pos 20. Lokasi Bencana



11
Aug
2020




Humas– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palopo. Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan di Aula Rektorat, Senin, 10/8/2020.

Kerja sama ini dalam bidang pendidikan politik, pengawasan atau partisipatif pada Pemilu mendatang. Sivitas akademika akan dilibatakan aktif dalam setiap kegiatan.

Rektor IAIN Palopo, Dr. Abdul Pirol, mengapresiasi kegiatan yang digagas Bawaslu, dimana membuka peluang kerja sama yang positif, mahasiswa dapat melakukan pendidikan atau penelitian politik.

“Tentunya kita berharap, kerja sama ini dapat meningkatkan kesejahteraan bangsa, untuk berkontribusi langsung pada masyrakat majemuk sekitar kita” kata Rektor.

Dititipkannya, yang terpenting dalam menjalankan tugas tersebut adalah pencegahan.

Ketua Bawaslu Kota Palopo, Dr. Asbudi Dwi Saputra, mengungkapkan MoU dengan IAIN Palopo merupakan kampus pertama di kota Palopo. Ia menilai, mahasiswa IAIN Palopo cukup aktif baik pengawasan dan diskusi bersama Bawaslu.

Mahasiswa layak untuk menjadi mitra pengawas partisipatif, sebab idealisme mereka masih kuat. Diharapkan saling bersinergi, preventif untuk masyarakat.

“Selain itu kegiatan kerja sama yang akan dilakukan, membuka peluang bagi mahasiswa untuk melakukan PPL, KKN atau pengabdian lainnya.” ucap Asbudi.

Penelitian atau pengabdian di Bawaslu sangat baik, menurut Asbudi, di Bawaslu banyak data mentah. Permasalahan terkait politik uang dalam setiap Pemilu memiliki dampak secara sosiologis.

Sehingga menjadikan tatanan demokrasi sebuah bangsa rusak. Dengan demikian, masyarakat diharapkan untuk tidak menerima politik uang dalam proses demokrasi ini.

Sementara, WR Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama, Dr. Muhaemin, juga menyampaikan apresiasi atas MoU ini, khususnya terkait kegiatan yang akan dilakukan, IAIN Palopo dapat berkontribusi memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Tahap awal ini, akan dilihat bagamina format kegiatan-kegiatan kita bersama Bawaslu. IAIN Palopo siap dalam memberikan edukasi-edukasi pada masyarakat agar tidak terjadi atau meminimalisir pelanggaran pada Pemilu.” pungkas Muhaemin. (Humas).



11
Aug
2020

Menindaklanjuti SK Rektor Nomor 152 tahun 2A20 tentang keringanan UKT IAIN Palopo masa pandemic Covid-19, maka IAIN Palopo mengatur prosedur pengajuan keringanan UKT sebagai berikut:

1. Mahasiswa yang mengajukan keringanan UKT 15% hanya menyerahkan surat permohonan yang ditandatangani mahasiswa dan orangtua/wali.(sesuai format dalam lampiran SK 152 tahun 2020;

2. Mahasiswa yang mengajukan keringanan 25%, 50% dan 100% selain menyerahkan surat permohonan juga dibuktikan dengan keterangan dari pihak yang berwenang;

3. Berkas Pengajuan keringanan UKT dapat dilakukan secara online dan offline;

4. Berkas pengajuan secara online melalui email: pedulicovid19@iainpalopo.ac. id ;

5. Berkas secara offline diserahkan ke masing-masing fakultas pada jam kerja;

6. Pengajuan berkas dilakukan mulai tanggal 7 Agustus s.d 21 Agustus 2020;

7. Berkas yang masuk akan diverifikasi oleh Fakultas selanjutnya diteruskan keRektorat untuk ditetapkan. Hasil ketetapan UKT akan diumumkan secara online dan offline;

8. Setelah mendapatkan ketetapan besaran UKT, mahasiswa dapat melakukan pembayaran UKT paling lambat 5 Oktober 2020.

03
Aug
2020




Humas- Sebanyak 1560 Calon Mahasiswa Baru (Cmaba) jalur Ujian Masuk (UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ikuti tes secara online pada tujuan tes di IAIN Palopo.

Ujian melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE) pada Senin (3/8/2020), sampai dengan Kamis (6/8/2020).

Ketua Panitia lokal UM-PTKIN IAIN Palopo, Dr. Munir Yusuf , mengatakan, ujian UM-PTKIN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana ujian di masa pandemi berbasis computer.

“Mengikuti ujian tidak di kampus, tapi secara online di rumah masing-masing, mengingat saat ini kasus Covid-19 belum berakhir,” ucapnya.

Meski mengikuti ujian dari rumah, peserta ujian tetap diawasi oleh camera pengintai (webcam) yang terdapat pada aplikasi tersebut sehingga mereka dapat diketahui jika melakukan kecurangan.

Pelaksanaan ujian SSE dilaksanakan selama empat hari, mulai 3 – 6 Agustus 2020 dan ujian ini secara serentak diikuti oleh seluruh PTKIN di Indonesia. IAIN Palopo sendiri, setiap hari sebanyak 420 peserta yang mengikuti ujian SSE, satu hari dibagi dalam tiga sesi, per sesinya dikuti 140 peserta.

Sementara, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Palopo Dr. H. Muammar Arafat, bersama WR Bidang kemahasiswaan, Dr. Muhaemin, pada kesempatan itu melihat secara langsung proses berlangsungnya ujian di ruang penanggung jawab ruangan/panitia.

Muammar melihat proses ujian berlangsung lancar pada sesi pertama, harapannya ujian  yang berbasis SSE itu dapat berjalan dengan baik hingga 6 Agustus nanti dengan dibantu panitia pusat jika ada hal yang terkendala. (Humas)