14
Jul
2020



Humas- Sehari pasca bencana banjir lumpur yang melanda Masamba dan sekitarnya, Senin, 13 Juli 2020. Aliansi lembaga mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo melakukan koordinasi pengumpulan bantuan logistik dan pakaian berdasarkan petunjuk WR Bidang Kemahasiswaan, Dr. Muhaemin.

Hingga melakukan evakuasi jenazah pertama yang ditemukan pasca pencarian selama 6 jam, ditemukan pada pukul 16.30 Wita Selasa, 14 Juli 2020 oleh tim relawan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN Palopo

“Begitu sulit evakuasi jenazah karena masih tertimbun lumpur dan beberapa ranting pohon, hingga kami berhasil mengevakuasi kurang lebih 1 jam lamanya.” ucap Ari putra Daliman, Ketua BEM IAIN Palopo.

Sementara itu, beberapa lembaga mahasiswa, diantaranya, BEM FTIK, BEM FUAD, HMPS PGMI dan Lema lainnya melakukan pendistribusian logistik dibeberapa posko relawan, diantaranya posko perumahan Kelapa Gading Desa Radda, lokasi terparah.

Ada pun Resimen Mahasiswa satuan 712 IAIN Palopo mendirikan posko pendistribusian bantuan di puncak Meli, tempat pengungsian korban bencana.

Berdasarkan pantauan, sehari pasca bencana hingga Jum’at, 17 Juli 2020 resimen mahasiswa melakukan pendistribusian logistik ke posko-posko pengungsian, baik berupa air bersih, bahan pangan dan sandang. (jn)