22
Jun
2020



Humas- Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Palopo menyudisium 42 mahasiswanya, itu disaksikan para Wakil Dekan (Wadek) FEBI, Ketua Prodi dan sejumlah dosen.

Acara berlangsung di Aula Rapat FEBI lantai I, dengan menghadirkan dua perwakilan peserta yudisium merupakan lulusan terbaik dari Program Studinya, Rama dari Perbankan Syariah dengan IPK 3.82 dan Verra Asis Andi, Ekonomi Syariah. 3.80.

Prosesi yudisium diawali dengan pembacaan surat keputusan Dekan tentang nama-nama peserta yudisium 21 Juni 2020 yang dibacakan oleh Wadek Bidang Akademik FEBI, Dr. Ruslan.

Dilanjutkan pengukuhan, pembacaan naskah yudisium oleh Dekan FEBI, Dr. H. Ramlah. Melalui itu ia melaporkan jumlah peserta yudisium kali ini sebanyak 42 orang terdiri dari Prodi Ekonomi Syariah sebanyak 17 orang dan Perbankan Syariah 25 orang.

Puji syukur dan selamat disampaikannya pada seluruh peserta yudisium dimana pada hari ini menyandang gelar Sarjana Ekonomi (SE). selaku pimpinan Fakultas ia berharap agar para lulusan dapat menjaga nama baik almamater.

Diungkapkannya, berdasarkan arahan Rektor, bahwa semua kegiatan akademik tetap berjalan dimasa pandemi, karena itu yudisium ini merupakan kali pertama dari yudisium sebelumnya.

“Walau begitu, yudisium ini meruakan tanda saudara berhak mendapatkan gelar sarjana dengan harapan ilmu yang telah didapatkan diaplikasikan secara luas, baik itu pada keluarga maupun pada bangsa.” ucap Ramlah.

Mengakhiri arahannya, ia berpesan agar para lulusan agar selalu bersyukur dan menjaga sikap pada kedua orang tua, karena dorongan dan dukungan kedua orang tualah hingga dapat seperti sekarang ini.

Melalui itu juga, Rama, Prodi Perbankan Syariah, sebagai perwakilan menyampaikan kesan dan pesan. Ia menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh dosen, tenaga pendidik dan teman saling bahu membahu hingga dapat meraih gelar sarjana di kampus tercinta.

“Walau banyak rintangan kami hadapi, baik dari pembelajaran, penelitian dan pengabdian itu untuk menjadikan kita lebih baik.” terangnya.

Karenanya, para teman seperjuangan yang masih pada proses penelitian untuk tidak pantang menyerah meski pun di masa pandemi, dan untuk para junior agar tetap semangat menjalankan proses pembelajaran.

Pesannya, selama masa pembelajaran agar tetap menghormati dosen-dosen, karena tanpa ridonya ilmu tidak berberkah. “untuk itu para dosen agar memaafkan kami pula jika selama perkuliahan ada hal yang menjadi kesalahan.” tutup Rama. (Humas IAIN Palopo)