09
Mar
2020



Humas- Wakil Rektor (WR) Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Muhaemin, melantik pengurus baru Koperasi Mahasiswa (Kopma) IAIN Palopo tahun buku 2020 di Aula Serba Guna IAIN Palopo, Senin (9/3/2020)

Pelantikan itu disaksikan Pembina Kopma IAIN Palopo, Dinas Koperasi Kota Palopo, para pengurus lembaga mahasiswa dan sejumlah mahasiswa IAIN Palopo.

WR Bidang Kemahasiswaan, Dr. Muhaemin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pada pengurus lama Kopma IAIN Palopo, bahwa apa yang telah diraih selama ini tak lepas dari pengurus sebelumnya.

Ia meminta, pada pengurus baru agar lebih semangat lagi dalam mengembangkan koperasi. Menurutnya untuk mengembangkan ekonomi saat ini, diperlukan ekonomi yang kreatif, staftup atau ekonomi digital.

“Semangat lagi, kita ketahui pengusaha sangat penting, 10 sahabat Rasulullah yang telah dijamin masuk surga, 7 diantaranya bisnisman.” semangatnya pada pengurus baru.

Selaku pembina Kopma IAIN palopo, Musayana Jabani, berharap, Kopma periode ini dapat berkembang lagi untuk itu perlu dibarengi kerja sama yang baik. ia juga meminta Dinas Koprasi dapat membina koperasi mahasiswa dengan diusung berbagai kegiatan kekoperasian.

Ketua Kopma terpilih, Nurhayati mengatakan pelantikan dan rapat kerja yang mengusung tema “Mengusahakan Terbentuknya Normalisasi Lembaga dan Kepemimpinan yang Berintegrasi Secara Inovatif untuk Koperasi Mahasiswa Berkelanjutan” memiliki tujuan yang ingin dicapai.

Karenanya ia berharap pada seluruh anggota Kopma untuk bersinergi agar Kopma IAIN Palopo dapat eksis ke depan serta menjadi wadah usaha utama mahasiswa di kampus tercinta. (jn)



09
Mar
2020



Humas- Dalam Penyesaian tesis bagi mahasiswa Pascasarjana diperlukan keistiqomahan, begitu disebut Dr. H. Muh. Adib Abdushomad, M.Ag.,Med. PhD, dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Manajemen dan Kepemimpinan dalam Pendidikan Islam”, Ahad (8/3/2020)

Perlunya keistiqomahan, misal dalam sehari meluangkan waktu dua jam untuk tesis yang dilakukan secara rutin dan menulis tesis menghindari over komitmen yang terlalu banyak urusan yang tidak mendukung tesis kita, kata Wisudawan S2 terbaik itu.

“Dengan cara menulis, akan memaksa untuk memperbaiki konfigurasi pemikiran, Indonesia sebagai Negara yang beragam kebudayaan, agama, suku dan bahasa merupakan hal menarik untuk mendukung keberagaman kita.” ucap Kasubdit Kelembagaan dan kerjasama Direktorat PTKI Dirjen. Pendis. Kemenag RI di Aula Rektorat.

Menurut Adib, IAIN Palopo sebagai salah satu miniatur Indonesia adalah garda terdepan dalam menjaga keragaman. Mahasiswa saat ini baiknya menemukan hal-hal yang baru untuk dikaji,  misalnya mengkaji lebih dalam keberagaman Indonesia layaknya kampus PTKIN yang terintegrasi keilmuan sains dan agama.

Sementara arahan Rektor, Dr. Abdul Pirol, setelah menyampaikan sambutannya sekaligus membuka acara, mengatakan mahasiswa saat ini harus meninggalkan kebiasaan menunda dan membuang mindset menulis itu susah.

“Untuk mendukung itu, mahasiswa banyak membaca. Harusnya lulusan S2 minimal membaca 3.000 buku.” kata Rektor.

Selain itu, perlu menyediakan waktu untuk memperkuat literasi, dan sejak dini sudah perlu menyediakan rancangan penelitian, “yang terpenting komitmen mengikuti seluruh rangkaian perkuliahan.” katanya lagi.

Ia berharap pada mahasiswa pascasarjana IAIN Palopo untuk terus belajar, tidak menyiakan kesempatan yang amat baik yaitu di bangku perkuliahan.

Sebelum menutup arahannya, apresiasi disampaikan pada Guru Besar IAIN Palopo yang menyempatkan hadir serta Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, sejumlah dosen dan pada mahasiswa baru Pascasarjana tahun akademik 2019/2020. (jn)