06
Mar
2020



Humas- Sebanyak 638 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Asrama Haji Sudiang Makassar yang berlangsung serantak, sejak Rabu 4-10 Februari 2020.

Ujian SKD ini dilakukan secara bersama dengan seluruh satuan kerja (Satker) Kemenag yang ada di Sulawesi Selatan di bawah koordinasi Kakanwil Kemenag Sulawesi Selatan. Ada pun Satker tersebut adalah Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, UIN Alauddin Makassar, IAIN Parepare, IAIN Palopo, IAIN Bone, STAKN Tanatoraja, UPT Balai Diklat Keagamaan makassar, Balai Litbang Keagamaan Makassar dan UPT Asrama Haji Sudiang Makassar.

Keterangan yang diberikan Kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin menyatakan bahwa jumlah peserta ujian dari seluruh Satker di Sulsel ada sekitar 16.796 orang. IAIN Palopo sendiri sebanyak 638 orang. Mereka adalah pelamar yang dinyatakan lulus seleksi berkas dan berhak mengikuti tahap selanjutnya. Mereka memperebutkan 39 formasi yang terdiri dari 35 dosen dan 4 tenaga fungsional umum.

Tes seleksi SKD berlangsung dalam lima sesi. Setiap sesi diikuti 500 orang peserta dengan durasi ujian CAT selama 90 menit. Seusai melaksanakan ujian per sesi, peserta langsung dapat melihat hasil ujiannya di layar monitor. Termasuk siapa yang meraih nilai passing grade tertinggi di sesi tersebut.
Nilai passing grade tertinggi di tiap sesi belum bisa dijadikan ukuran lolos atau tidak ke tahap selanjutnya. Karena masih ada beberapa sesi sebelumnya dan sesudahnya. Rekapitulasi dan pengurutan nilai tertinggi baru akan dilakukan usai pelaksanaan ujian di hari terakhir nantinya. Menurut Hj. Musyarrafah Amin, Kriteria kelulusan ujian SKD, yaitu 1) memenuhi passing grade dengan nilai minimal 271. 2) Nilai urutan tertinggi dan 3) Jumlah yang lulus dikali 3 dari jumlah formasi yang dibutuhkan.
“Misalnya, formasi yang dibutuhkan 2 orang. Berarti jumlah yang akan lulus 6 orang (2 × 3) dengan ketentuan lulus passing grade dan berada pada urutan tertinggi 1 s.d. 6. Tetapi jika hanya 2 orang yang lulus passing grade, maka hanya 2 orang itu yang berhak lulus ke tahap berikut” katanya menjelaskan. “Peserta yang dinyatakan lulus akan diketahui usai ujian melalui pengumuman yang dikeluarkan panitia pusat. Insya Allah akan diumumkan pada tanggal 22/23 Februari 2020,” tambahnya.
Menurut Muh. Akbar, SH., MH, IAIN Palopo menugaskan 7 orang tim pelaksana ujian. Mereka bertugas mengawasi peserta yang mengikuti ujian dan sekaligus memantau seluruh pelaksanaan ujian SKD tersebut. Tim ini melakukan tugasnya pada hari pertama dan kedua ujian SKD. Bertepatan dengan jadwal ujian peserta dari IAIN Palopo.

Pada kesempatan itu juga Rektor IAIN Palopo, Dr. Abdul Pirol dan Kepala Biro AUAK Dr. H. Muhdin, menyempatkan hadir untuk melihat tahapan SKD di hari pertama. (jn)



06
Mar
2020

Humas- Upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk terus memajukan Perguruan Tinggi (PT), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo aktif melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga termasuk universitas maju lainnya.

Diantaranya, Rektor IAIN Palopo, Dr. Abdul Pirol teken Memorandum of Undertanding (MoU) dengan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. H. Husain Syam, MTP yang berlangsung di Ruang Rektor UNM, Selasa (4/3/2020)

Kerja sama tersebut meliputi Tridharma perguruan tinggi, termasuk pengembangan SDM yang merupakan komitmen Rektor Dr Abdul Pirol, terus meningkatkan tata kelola kampus.

Dari itu pula, Rektor menyampaikan terima kasih atas berkenan Rektor UNM menjalin kerja sama dalam rangka pengembangan SDM IAIN Palopo. Ia juga berharap kerja sama ini tidak hanya bermanfaat satu pihak tapi dapat menguntungkan keduanya.

Penandanganan naskah MoU itu, Rektor didampingi Kepala Biro AUAK IAIN Palopo, Dr. H. Muhdin, dan sejumlah tenaga pendidik. (jn)

06
Mar
2020




Humas- Sesuai jadwal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara II resmi diberangkatkan Senin (2/3/2020) pemberangkatan ini disaksikan langsung Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Dr. Abdul Pirol di Plataran Aula Serba Guna.

Pemberangkatan pertama ini berlokasi di Kec. Bastem Kabupaten Luwu, yang disusul pemberangkatan 3 Maret di Kec. Latimojong dan 4 Maret 2020 di Kabupaten Luwu.

Dari itu Rektor berpesan pada mahasiswa KKN, selama di lokasi agar (1) selalu menjaga keamanan dan keselamatan diri serta masyarakat yang terlibat kegiatan. (2) selalu peka akan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

(3) Memelihara sopan santun baik sesama peserta KKN dan masyarakat. (4). Tidak membebani siapapun dalam melaksanakan program dan kegiatan serta (5). Selalu pelihara ibadah. (jn)