18
Feb
2020



Humas- Poin penting pada bimbingan teknis penyusunan borang akreditasi program studi, oleh Prof. Dr. H. Suwito, MA, bahwa dalam penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) perlu dilengkapi dengan bukti berupa data-data formal, Senin (17/2/2020)

Hal itu diungkapkan Prof. Suwito saat memaparkan kriteria 1 dari 9 kriteria standar, di Aula Rektorat IAIN Palopo, menurutnya tidak perlu banyak mengarang bebas tanpa didukung dengan data formal.

 “Setiap dokumen divalidasi dengan rumus 5W+1H, dan orang dalam bagian tim penyusun harus mengetahui bagiannya, sehingga saat visitasi mampu menjawab pertanyaan dari tim asesor.” ungkap guru besar UIN Syarief Hidayatullah itu.

Salah satu peserta Bimtek, Ashabul Kahfi, merasa terbantu dengan bimbingan tersebut, dimana penyusunan borang 9 kriteria mengharuskan taat dengan administrasi.

“Para stakeholder yang terkait dapat meperhatikan lagi bagian-bagian adminstrasi.” imbuhnya.

Sementara Rektor Dr. Abdul Pirol, berharap, ke depannya, tim akreditasi tidak lagi keliru dalam penyusunan instrumen dan dokumen akreditasi. Menurutnya, Prof. Suwito adalah sosok yang kompeten, salah satu Tim Asesor Akreditasi yang ditunjuk oleh BAN-PT.

Sebagai asesor BAN-PT, Prof. Suwito bertugas melakukan penilaian akreditasi, baik penilaian terhadap borang atau portofolio program studi/institusi.

Selain itu, asesor juga bertugas melakukan penilaian di lapangan atau visitasi untuk validasi dan verifikasi hasil desk evaluation terhadap kedudukan program studi atau institusi.

Diketahui, Prof Suwito sebelumnya melakukan telaah proposal alih status  kelembagaan IAIN Palopo menjadi UIN. Ada pun Bimtek ini dihadiri Para Wakil Rektor, Wadek Fakultas, Pejabat LPM, Tim Renstra dan sejumlah dosen. (jn) 



Leave a Reply

Works with AZEXO page builder