21
Nov
2019

Humas- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo terus melakukan peningkatan SDM, salah satunya dalam pengelolaan administrasi yakni melalui “Pendampingan Pelaporan Pertanggung Jawaban Keuangan”

Sebagaimana yang dibuka oleh Rektor, Dr. Abdul Pirol, di Aula Rektorat lantai III, dengan rangkaian sosialisasi penilaian kinerja PNS yang dihadiri sejumlah Wakil Rektor, Kabag, Kasubbag dan sejumlah tenaga kependidikan, Kamis (21/11/2019)

Rektor, Dr. Abdul Pirol, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan proses dalam menyesuaikan aturan dan ketentuan yang ada. Ia sangat merespon positif, hal ini sangat menyangkut pengelolaan adminstrasi yang lebih baik dan secara otomatis memperbaik performance institusi.

Disampaikannya pada Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI, Jufri selaku narasumber, bahwa IAIN Palopo terus melakukan pembenahan, termasuk dalam proses adminstrasi maupun tata kelola lainnya. Harapnya bahwa semua Kabag dan Kasubbag yang ada nantinya dapat memperhatikan lagi dengan baik proses administrasi termasuk pada persuratan. Agar surat yang ada dicek secara baik, hal ini memungkinkan tidak ada huruf yang salah.

“Disinilah proses pengembangan kecerdasan administrasi, tiap konsep perlu keyakinan ketika diserahkan pada pimpinan. Memperhatikan dan mengenal dokumen-dokumen yang ada.” imbuh Rektor.

Ada pun Itjen Kemenag RI, Jufri  memulai paparannya mengenai pembinaan dan konsultasi pengelolaan laporan keuangan. Tujuannya membantu terlaksananya penyelenggaraan akuntansi dan perjanjian LK Kementerian Agama.

“Disisni juga memberikan keyakinan terbatas mengenai akurasi, keandalan dan keabsahan informasi LK Kementerian serta pengakuan, pengukuran dan pelaporan transaksi sesuai dengan SAP.” tambah Jufri.

Selain itu juga melakukan pembinaan pengeloaan keuangan dan BMN sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memberikan informasi atas kelemahan yang ditemukan dalam pelaksanaan kegiatan audit kepeda pihak yang berwenang.

Kesempatan itu juga Kepala Biro AUAK, DR. H. Muhdin, menyampaikan sosialisasi penilaian kinerja PNS berdasarkan PP 30 dan perbedaan antara PP 46 tahun 2011. (Humas/jn) 

21
Nov
2019

Humas- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) menggelar Pentas Seni Arab ke-4 dengan berbagai item lomba. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FTIK, Dr. Nurdin K, di Lapangan Tennis IAIN Palopo, Kamis (21/11/2019)

“Pentas seni Arab ke4 ini memiliki 9 cabang lomba yakni, tilawa, hifzil dua juz, kaligrafi, pidato bahasa Arab, syarhil Qur’an dan cabang loba lainnya.” kata Ketua Panitia, Hamsyer Atmaja.

Acara yang digelar selama tiga hari tersebut, berlangsung 21 hingga 24 November 2019, diikuti mahasiswa dan mahasiswi seluruh program studi IAIN Palopo.

Harapan kegiatan ini dapat meningkatkan berbahasa Arab mahasiswa dan mahasiswi IAIN Palopo, “agar tidak hanya mahasiswa Bahasa Arab saja yang mampu berbahasa Arab tetapi prodi lain juga mampu.” tutur Hamyar.

Pada pembukaan Pentas Seni Arab ke-4 itu hadir Kaprodi Bahasa Arab, Dr. Kartini, Direktur Ma’had Al-Jami’ah, Dr. Mardi Takwim dan sejumlah dosen lainnya. Apresiasi disampaikan pada HMPS PBA atas terselenggaranya kegiatan tersebut, bahwa mahasiswa PBA patut berbangga karena saat ini Bahasa Arab termasuk bahasa internasional. (Humas/jn)

21
Nov
2019

Humas- Civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, menggelar maulid nabi Muhammad Saw, di Masjid Alauddin IAIN Palopo, Kamis (21/11/2019)

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ashabul Kahfi mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dilanjutkan pembacaan Asmaul Husna oleh kelompok mahasiswi PBA. Kesempatan itu selaku pembawa hikmah maulid atau kuliah umum yakni, Hamzah Hasan, Lc MAg.

Rektor, Dr. Abdul Pirol, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa selaku warga kampus agar senantiasa mengingat keteladanan Nabi Muhammad Saw, sebagai teladan bagi seluruh aspek kehidupan, teladan yang menginspirasi dalam kehidupan baik secara individu maupun secara warga dunia.

“Sangat tepat bagi kita dalam peringatan ini, mengambil teladan padanya. Satu hal yang penting bagi kaum muslim dalam salah satu ayat yang telah dibacakan Qori tadi, bahwa tiada Nabiullah Muhammad Saw hanyalah seorang rasul, maksudnya Nabi bukanlah Tuhan yang tidak mati. Begitu pula Islam dalam menyukseskan kita dalam beragama itu tidak berlebih-lebihan.” ucap Rektor.

Ia menjelaskan, bahwa tidak hanya dari segi agama, bahkan dalam berpakaian maupun dalam pemikiran. Sebagai PTKIN yang ada di Tana Luwu ialah sebagai pionir kedepan yang sewajarnya terhadap konsep ajaran agama.

Kesempatam itu juga, Rektor mengimbau pada warga kampus, agar senantiasa menjaga kebersihan yang menjadi salah satu wujud keimanan kita, serta keamanan pun harus dijaga.

Maulid yang dihadiri kurang lebih 1.000 mahasiswa itu, Rektor juga menjelaskan konsep sebagai seorang mahasiswa PTKIN agar setiap mahasiswa sekurang-kurangnya mampu membaca Al-Qur’an dengan jelas dan minimal menghapal I juz Al-Qur’an.

“Juga memperkuat bahasa, baik bahasa Arab, Inggris maupun bahasa Indonesia dengan baik. Riset ilmiah dan melati kemandirian melalui kegiatan kewirausahaan.” pungkas Rektor. (Humas/jn)