Back to Top

Center of Excellences

Pendaftaran Ulang Calon Mahasiswa Jalur UM-PTKIN Tahun 2017 Mulai tanggal 20 Juni sampai 20 Juli 2017
 
 
 
Artikel Ilmiah

Artikel Ilmiah (16)

Kamis, 04 Mei 2017 08:45

HAID DALAM PANDANGAN HUKUM ISLAM

 

Masalah haid juga dibahas dalam hukum Islam atau fiqh dalam bahasan tentang taharah (bersuci). Hal ini karena Islam sangat memperhatikan nilai-nilai kebersihan dan kesehatan. Masalah haid dianggap penting karena berkaitan erat dengan pelaksanaan ibadah seorang wanita, dan dari sisi kesehatan berkaitan dengan kesehatan keluarga dan dirinya sendiri. perlu diluruskan kembali pandangan keliru tentang wanita haid sebagai tanda kekurangan baginya, karena pada dasarnya hukum Islam memandang peristiwa haid bagi wanita, bukan merupakan penghalang untuk melakukan berbagai kegiatan positif yang bernilai ibadah, sehingga dalam keadaan haidpun, wanita tetap menjadi mulia, bahkan lebih dari pada saat tidak haidnya. 

Download Buku Lengkap

Salah satu aturan dari Tuhan yang wajib dilaksanakan adalah qisas. Terlepas dari pertentangan yang terjadi di kalangan pakar hukum tentang tatacara pelaksanaan hukum qisas tersebut, terdapat nilai-nilai keadilan yang patut dipertimbangkan dan tidak akan didapati dalam pelaksanaan hukum selainnya. Hal itu merupakan bagian dari ke-Mahaadilan Tuhan yang senantiasa menginginkan kemaslahatan bagi manusia. 

Download Buku Lengkap

Kamis, 04 Mei 2017 08:22

KONSEP MAKANAN DALAM HUKUM ISLAM

Makan adalah kegiatan mubah dilakukan oleh manusia. Walaupun makan adalah kegiatan mubah, tetapi disinilah letak tantangan bagi umat Islam untuk memberi nilai pada hal mubah sehingga bermuatan pahala dan kebaikan, karena jika tidak diperhatikan hal mubah seperti makan pun bisa bermuatan dosa. Apalagi dalam Islam telah diatur masalah makanan yang halal dan makanan yang haram, termasuk cara makan yang boleh dan cara makan yang dilarang. Apalagi makanan bisa menjadi media bagi syetan untuk menjerumuskan manusia kapada perbuatan dosa dan maksiat. 

Download Buku Lengkap

Hukum dapat dipahami oleh setiap orang, tetapi pemahaman orang tentang hukum itu pada umumnya masih kurang. Ada di antaranya memahami hukum itu adalah polisi (petugas) yang harus ditakuti, ada juga yang memahami bahwa hal-hal yang dilarang dan tidak boleh itu adalah hukum, sehingga di antara mereka selalu takut kepada hukum dan setiap melanggar saja, baru mereka sadar akan bertemu dengan hukum. Seolah-olah hukum lebih identik dengan pelanggaran.

Tetapi apabila pengertian hukum tersebut digabungkan dengan nilai-nilai keadilan atau dengan cita-cita mulia dari hukum yang lain, seperti rasa tentram, aman, teratur, dan lainnya, maka orang tidak akan mempersamakan hukum dengan sejumlah larangan dan hal-hal yang menakutkan lagi, tetapi sebagai bagian dari cita-cita hidup bersama. Dalam sebuah masyarakat atau negara, hak-hak (dan kewajiban) setiap individu terjamin.

Demikianlah sejak manusia mengenal peradaban dan hidup manusia sebagai makhluk social, mereka senantiasa membutuhkan “hukum” untuk mengatur hidup mereka, walaupun pada awalnya mungkin sangat sederhana dan tidak tertulis, tetapi ia disepakati dan dihormati oleh setiap anggota masyarakatnya.

Download Buku Lengkap

 

Jumat, 17 Februari 2017 08:43

Zakat Produktif

Halaman 1 dari 2