Back to Top
 
 
 
Artikel

Artikel (33)

Selasa, 03 Oktober 2017 14:28

Sabet Juara I English Expo 2017

Se Indonesia Timur, di Universitas Haluleo Kendari 


Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Tyn Malasari kembali meraih prestasi yang membangakan, juara I Public Speaking, English Expo 2017 se Indonesia Timur, Sabtu, 30 September 2017.

Kegiatan tersebut digelar oleh English Education Study Program, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Haluleo Kendari.

Tak hanya mahasiswa semester lima Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Tarbyiah dan Ilmu Keguruan (FTIK) tersebut. Salah seorang rekannya, Jenni Ramadhani mahasiswa semester tiga dari Prodi yang sama berhasil masuk kategori Top ten best speaker.

Pembina Tim Lomba English Expo 2017 IAIN Palopo, Dr Masruddin Asmid membenarkan bahwa dua orang anak asuhnya baru saja menorehkan prestasi yang membanggakan dengan menyabet dua kategori juara.

Dengan prestasi ini, dirinya berharap menjadi motivasi tersendiri bagi keduanya serta para mahasiswa lainnya untuk mengembangkan bakat serta minat sehingga nantinya berbuah prestasi.

"Selain berbuah positif bagi mahasiswa tersebut, juga memberikan dampak yang baik bagi kampus," sebutnya.(Humas)

PALOPO--Bupati Luwu Utara yang juga merupakan Bupati wanita pertama di Sulawesi Selatan, Indah Putri Indriyani memberikan orasi ilmiah pada kuliah perdana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo di Auditorium Phinisi Sawerigading IAIN Palopo, Senin, 4 Agustus 2017 kemarin.
 
Hadir pada kegiatan tersebut Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol, M.Ag, Guru Besar IAIN, Prof Dr HM Said Mahmud LC, MA.  Warek II IAIN Palopo, Dr Syarif Iskandar, Direktur Pascasarjana IAIN Palopo, Dr Abbas Langaji, Ka Biro IAIN, Drs Mahyudin Latuconsina, MA, Para dekan serta civitas akademika IAIN Palopo.

Bupati Lutra, Indah Putri Indriyani menantang Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo untuk melahirkan tenaga Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang handal.

Menurutnya dari hasil penelitian Litbang Pemkab Lutra bersama mitra. Salah satu penyumbang anak putus sekolah karena tidak mengenyam PAUD. Padahal pada usia dini, anak berada pada usia emas, golden age.
Pada usia emas, 0 hingga 8 tahun, disitu terjadi yang namanya pembentukan karakter anak. yang nantinya akan berpengaruh pada masa depan mereka, termasuk masa-masa sekolah. Setelah usia emas, orang tua mengingatkan.

Usia emas ini sangat penting, bagaimana mereka dewasa ditentukan pada usia ini. Makanya penting bagi seluruh pihak untuk memberikan. Salah satunya mengikutkan mereka pendidikan PAUD.
"Nah untuk itu kami meminta kepada IAIN yang memiliki Prodi untuk PAUD ini menyiapkan alumni-alumni handal PAUD," sebutnya.

Sementara itu Rektor IAIN Dr Abdul Pirol menyampaikan rasa terima kasih kepada Indah Putri Indriani, atas kesediaannya menghadiri undangan kampus dalam membawakan mata kuliah perdana di kampus IAIN. Pihaknya sangat berterimakasih kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, atas kesediaannya untuk menghadiri undangan. 

"Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, sehingga kami dapat memperkenalkan Kampus Kami kepada Pimpinan daerah di luar kota Palopo, apalagi IAIN merupakan satu satunya kampus negeri di Luwu Raya," ungkap Abdul Pirol.

Untuk diketahui pada kegiatan kuliah perdana tersebut juga diwarnai dengan penyerahan buku Biografi Guru Besar IAIN Palopo, Prof Dr HM Said Mahmud LC, MA berjudul "Siapa ; Dari Melingkar Pulau hingga Melanglang Buana" menceritakan kisah hidupnya yang sangat isnpiratif. 

Berasal dari keluarga tak mampu namun memiliki etos perjuangan, menuntut ilmu yang sangat tinggi. Dari kecil hingga zaman kuliah hingga mengantarkannya mendapat beasiswa ke luar negeri hingga menjadi seorang guru besar.(ich)

PALOPO--Setelah bertransformasi dari STAIN menjadi IAIN yang diresmikan langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saefuddin tahun 2015 lalu. Kini IAIN Palopo kembali mempersiapkan diri untuk alih status menjadi Universitas. Rencananya tahun 2.020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol, MA, kepada Palopo Pos usai memberikan materi tentang IAIN dihadapan 1.800 Mahasiswa Baru (MABA) pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaaan (PBAK) di halaman Gedung Serba Guna IAIN Palopo, Senin, 28 Agustus 2017 kemarin.

Dikatakannya, pihaknya menyiapkan segala sesuatunya untuk bisa alih status menuju Universitas atau UIN Palopo," jadi kan saat ini masih moratorium hingga tahun 2019, jadi kita target 2.020 mendatang, kita lakukan pengsulan, mudah-mudahan bisa diterima," sebutnya.

Berubah status menuju UIN. Kata dia, IAIN Palopo sangat berpeluang mengingat SDM yang ada. Hingga saat ini IAIN sudah memiliki 50-an doktor dan mereka didorong untuk menjadi profesor.
 
"Saat ini pula, tiga orang dosen kami akan lanjut studi di perguruan tinggi luar negeri, di Australia, Inggris, dan juga di Kanada, kalau tidak salah McGill University, termasuk juga penyediaan lahan hingga 25 hektar," ungkapnya.

Sementara itu memberikan semangat kepada 1.800 MABA, Pirol dirinya mengungkapkan bahwa sudah banyak alumni IAIN atau STAIN yang telah berhasil. termasuk dirinya sendiri yang diamanahkan sebagai rektor IAIN.

Dijelaskannya, biasanya dirinya bertemu dengan beberapa orang tua. Mereka bertanya jurusan yang terbaik, cocok untuk anak-anaknya. Menurutnya jurusan apapun itu, jika seseorang ahli dibidangnya maka akan dibutuhkan.

"Jadi tidak usah berpikir karena jurusan ini dan itu, yang terpenting adalah, para mahasiswa belajar dengan baik, fokus dan usahakan selesai maksimal empat tahun, persiapkan diri, punya skill, dan juga berprestasi, ahli dibidangnya, maka kalian akan dibutuhkan dimana-mana saja.

Pada penutupan PBAK juga diberikan materi Carachter Building Training (CBT). Membangun karakter mahasiswa, memiliki soft skill, dan nilai-nilai kemanusiaan juga diwarnai dengan renungan, Muhasabah mengajak para MABA untuk kembali menyelami diri, tanggung jawab sebagai anak, bakti kepada orang tua.

Tak sedikit yang menangis dan berurai air mata ketika, pemandu Muhasabah, Dr Haris Kulle, menyebut kalimat orang tua, perjuang mereka menyekolahkan anaknya, hingga mampu bisa kuliahkan sang anak di IAIN Palopo. 

Untuk diketahui acara penyambutan Mahasiswa Baru Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaaan (PBAK) IAIN diikuti 1.800 MABA berlangsung sejak 26 Agustusdan berakhir 28 Agustus kemarin dengan mengahdirkan berbagai pemateri termasuk Kapolres Palopo, AKBP Taswin, S.Ik yang membawakan orasi kebangsaan, membangun generasi muda yang berintegritas dan Cinta Tanah air.(ich)  

    

Jumat, 25 Agustus 2017 16:20

482 Mahasiswa FTIK Ikuti Pembekalan PPL

PALOPO--Sebanyak 482 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa mengikuti Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), di Gedung Aula Serba Guna IAIN Palopo, Kamis, 24 Agustus 2017 kemarin.

Adapun kegiatan pembekalan PLL dibuka langsung oleh Dekan FTIK, Drs Nurdin Kaso, M.Pd Dimana Pembekalan tersebut akan berlangsung selama tiga hari.

Dekan FTIK, Drs Nurdin Kaso, M.Pd dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pembekalan kepada mahasiswa sebelum melakukan PPL ada sebuah keharusan. Agar nantinya ketika melakukan PPL di sekolah-sekolah mampu menjaga nama baik dan kode etik sebagai mahasiswa IAIN Palopo.

Dikatakannya, mahasiswa yang melakukan PPL di sekolah bukan hanya sebatas mengajar dan mentransfer ilmu, namun mahasiswa yang dikirim ke sekolah merupakan duta dari Fakultas.

"PPL bukan hanya melakukan kegiatan belajar tapi diharapkan anda sebagai duta dari FTIK, untuk itu tingkah laku anda akan menjadi kesan pada guru pamong dan sekolah, tinggalkanlah pesan yang positif bukan negatif," ungkapnya.

Untuk diketahui setelah mengikuti pembekalan mahasiswa FTIK selanjutnya dikirim ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Palopo.(Humas)

PALOPO--Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo berpeluang beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) jika mampu memenuhi syarat yang ditetapkan. Salah satunya 10 persen staf pengajar merupakan guru besar.

Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof Dr H Nur Syam, M.Si usai mengisi kuliah umum Pascasarjana IAIN, di Auditorium Phinisi Sawerigading, Jumat, 8 September 2017.

Hadir pada kegiatan tersebut Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol MA, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Guru Besar IAIN Palopo, Prof Dr HM Said Mahmud, Lc, MA, Direktur Pascasarjana IAIN, Dr Abbas Langaji, MA, Wakil Rektor II IAIN Palopo, Dr Syarif Iskandar, Wakil Rektor III IAIN, Dr Hasbi, Para Pejabat IAIN Palopo, Kepala Kemenag Se Luwu Raya dan Tator, 290-an mahasiswa pascasarjana IAIN, civitas akademika serta masyarakat umum.

Dikatakannya, IAIN Palopo berpeluang menjadi UIN jika mampu memenuhi syarat yang ada. Diantaranya mampu melengkapi administrasi yang disyaratkan, memiliki guru besar 10 persen dari jumlah dosen yang ada. Berakreditasi Institusi minimal B. Memiliki lahan minimal 20 hektar. Dan juga mahasiswanya diatas 10 ribu.

"Jika mampu memenuhi semua syarat yang ada, mempersiapkan dari sekarang. Kedepan, beberapa tahun akan datang, tahun 2020 IAIN Palopo layak menjadi UIN," ungkapnya.

Sementara itu pada ceramah kuliah umum Pascasarjana IAIN, Prof Dr H Nur Syam mengungkapkan bahwa secara umum ada beberapa hal yang menjadi tantangan dalam dunia pendidikan, seperti perluasan akses, peningkatan mutu tata kelola serta sarana dan prasarana.

Saat ini, pihaknya merasa bersyukur dengan animo masyarakat untuk mernimba ilmu di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTKIN) yang semakin hari semakin menggembirakan. Seperti IAIN Palopo yang dulunya, peminatnya ratusan orang. Sekarang, untuk tahun 2017 ini sudah mencapai 1.700 peserta.

Meskipun demikian, akses masyarakat ke perguruan tinggi baru mencapai 27 persen, dimana PTKIN 3 persen. Ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagaimana meningkatkan partisipasi masyarakat. Sekaligus menjadi masukan bagi PTKIN untuk terus bertumbuh mengajak masyarakat untuk bergabung.

"Itu juga dipengaruhi oleh kualitas para dosen. Dosen yang baik memberikan suasana perkuliahan yang baik. Yang pada gilirannya mampu memberikan pengaruh dan dampak pada kualitas mahasiswa," sebutnya. 

Sementara itu Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol, MA mengungkapkan bahwa, Setelah bertransformasi dari STAIN menjadi IAIN yang diresmikan langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saefuddin tahun 2015 lalu. IAIN Palopo terus melakukan pembenahan menuju alih status menjadi UIN. yang diproyeksikan tahun 2020 mendatang.

Diungkapkanya, ada beberapa hal yang dilakukan saat ini, seperti penambahan Prodi baru, perbaikan akreditasi, penambahan guru besar. Kemudian menambah sarana dan prasarana serta penambahan mahasiswa.

"Saat ini kita sudah memiliki 50-an doktor dan mereka didorong untuk menjadi profesor. Untuk lahan kita juga sudah melakukan kerjasama dengan Pemkot Palopo serta Pekab Luwu yang rencananya akan memberikan lahan seluas 25 hektar," sebutnya.

Kata dia, jika persiapan betul-betul sudah matang, pihaknya berencana proposal UIN akan didorong tahun 2018 hingga tahun 2019 mendatang," mudah-mudahan tahun 2020, cita-cita kita menjadi UIn bisa tercapai," ungkapnya.

Untuk diketahui Sekjen Kemenag dan Kepala kanwil Kemenag Makassar bersama rombongan tiba di Bandara Bua pada pukul 10.45. yang disambut civitas akademik IAIN Palopo dan juga Wali Kota Palopo, HM Judas Amir.

Selain mengisi ceramah kuliah umum IAIN Palopo di Auditorium Phinisi pada pukul 13.30. Dirinya juga memberikan arahan kepada ASN Lingkup Kemenag Luwu Raya dan Toraja di Aula Kantor Kemenag pada pukul 15.30 selanjutnya setelah magrib bertolak ke Makassar dan selanjutnya ke Jakarta.(Humas)

 

Rabu, 26 Juli 2017 14:13

Rektor IAIN Didapuk Ketua

PALOPO--Pimpinan kampus menggelar pertemuan, sarasehan pimpinan Perguruan Tinggi se Kota Palopo di Ruang Senat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Selasa, 25 Juli 2017 kemarin.

Hadir pada kegiatan tersebut Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol, MA, Rektor UNCP, Dr Suaedi, M.Si, Ketua STISIPOL, Dr Ilyas, MM, SH, MH, Pembantu Ketua III STIEM Palopo, Dr Risal, Pembantu Ketua III STKIP Muhammadiyah, Imam Pribadi, S.Pd, M.Pd, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi Kota Palopo.

Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol yang mebuka acara sebagai tuan rumah sarasehan pimpinan perguruan tinggi menyebutkan bahwa, adapun pertemuan tersebut mendindaklanjuti keinginan pimpinan perguruan tinggi untuk menggelar forum silaturahim.

Dikatakannya dengan adanya forum pimpinan tersebut nantinya dapat melahirkan gagasan-gagasan pengetahuan untuk pembangunan Kota Palopo utamanya dalam bidang pendidikan.

Senada dengan Pirol, Rektor UNCP, Dr Suaedi, M.Si mengungkapkan bahwa Kota Malang, tidaklah terlalu besar namun namanya kesohor sebagai salah satu Kota Pendidikan. Disana anak negeri berdatangan menimba ilmu, disana pula terdapat sekitar 54 kampus termasuk PT unggulan Indonesia.

Peran kampus sangat besar bagi kemajuan sebuah kota. Dari berbagai disiplin ilmu jika berkolaborasi dengan pemerintah setempat maka akan lebih memajukan sebuah daerah. Untuk itu perlu adanya kampus-kampus yang ada di Kota Palopo ini saling bersinergi membantu Pemkot Palopo.

Sementara itu pada dialog tersebut juga para pimpinan perguruan tinggi bersepakat untuk membentuk sebuah wadah silaturahim antar kampus yang diberi nama "Forum Perguruan Tinggi Kota Palopo". Dimana untuk Ketua dijabat oleh Rektor IAIN yang nantinya secara bergiliran akan dijabat pimpinan PT lainnya.(Humas)

Minggu, 09 Juli 2017 16:01

Pegukuhan Wisudawan IAIN Palopo

Rektor : Ancaman Radikalisme dan Terorisme, Alumni Diharap Berikan Pencerahan  

PALOPO--Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo mengukuhkan 357 alumni, 319 sarjana dan 38 program magister pada Wisuda Periode I tahun 2017 di Auditorium Phinisi Luwu-Sawerigading IAIN, Selasa, 18 Juli 2017 kemarin.

Hadir pada kegiatan tersebut, Guru Besar UIN Jakarta yang sekaligus membawakan orasi ilmiah, Prof H Andi Faisal Bakti, MA, P.hD, Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol, M.Ag, Ketua Senat IAIN, Prof Dr Muh Said, Lc, MA, Direktur Pascasarjana IAIN, DR Abbas Langaji, MA, Kepala Kemenag Palopo, Drs Usman, Staf Ahli Wali Kota, Dr Suyuti, Kepala PA Palopo, Drs H Asri, MH, Para wakil rektor, dekan, civitas akademika, wisudawan dan undangan.

Adapun kegiatan diawali dengan sambutan Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol, M.Ag, dalam sambutan, dirinya berterima kasih kepada seluruh pihak hingga acara wisuda dapat terselenggara dengan baik.

Dikatakannya untuk wisuda kali ini, mengukuhkan 357 alumni, 319 sarjana dan 38 Magister yang berasal dari empat fakultas. Yakni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Dimana untuk lulusan terbaik sarjana diraih oleh Risma, S.Pd asal FTIK Prodi Matematika dengan IPK 3,82 sementara program Magister atas nama Ibnu Wahab asal Prodi Hukum Islam dengan IPK 3,82.

Lanjut Pirol, kedepan para alumni diperhadapkan dengan berbagai tantangan kehidupan termasuk dalam hal profesi. Bukan hal yang mustahil para alumni dperhadapkan pilihan-pilihan yang berbeda dengan disiplin keilmuan. Untuk itu kesiapan berlatih dan tetap belajar merupakan sikap yang penting, mengingat perubahan dan tantangan kemajuan zaman.

"Hanya mereka yang bersedia belajar disertai semangat untuk selalu berinovasilah yang dapat eksis dan beradaptasi dengan berbagai macam tuntutan kehidupan, terlebih di dunia kerja yang begitu kompetitif," sebutnya.

Ditengah sambutannya, dirinya juga mengapresiasi kepada salah seorang alumni atas nama Muhammad Noor, S.Pd, asal Prodi PAI, FTIK. Meskipun diliputi keterbatasan sebagai penyandang disabilitas, Tuna Netra, tidak memiliki penglihatan, namun mampu dengan kemauan yang tinggi menyelesaikan studi tiga tahun 10 bulan dengan IPK sangat memuaskan, 3,45.

Ditambahkannya, saat ini IAIN Palopo memiliki visi menjadi perguruan tinggi yang terkemuka dalam integrasi keilmuan berciri kearifan lokal. Dalam visi ini terkandung harapan yang sangat relevan dengan jati diri sebagai manusia Indonesia. Peneguhan jati diri alumni IAIN Palopo sangat penting mengingat tantangan kita sebagai warga bangsa dan negara Indonesia dan seklaigus sebagai umat Islam.

Menurut Pirol, Indonesia adalah negara yang majemuk terdiri dari aneka suku dan agama yang jika tidak dikelola dengan pemahaman yang baik dapat menyebabkan timbulnya perpecahan yang mengancam persatuan dan keutuhan negara Indonesia.

Dengan hal ini, cukup menjadi ukuran kewaspadaan terhadap berbagai ancaman terorisme dan radikalisme serta fenomena hate speech, ujaran kebencian yang kadang mudah terjadi di masyarakat." kita berharap kehadiran alumni IAIN dapat memberikan pengajaran agama yang rahmatan lil alamin yang komprehensif, toleran, moderat serta inklusif," sebutnya.

Sementara itu Guru Besar UIN Jakarta, Prof H Andi Faisal Bakti, MA, P.Hd, yang membawakan orasi ilmiah yang bertemakan "Membangun Keunggulan Lembaga Pendidikan Tinggi Berbasis Budaya Lokal" mengungkapkan bahwa mestinya Perguruan Tinggi menjadi pelopor dalam mengglobalkan nilai-nilai lokal.

"Di dunia barat sana ada banyak contoh nilai-nilai lokal yang mengglobal seperti Hollywood, Bollywood, Microsoft, Apple, PT dapat melakukan hal ini paling tidak dimulai dengan hal-hal kecil, bahasa maupun yang lainnya," sebutnya.

Sementara itu mewakili Wali Kota Palopo, Staf Ahli Wali Kota, Dr Suyuti menyebutkan bahwa perkembangan IAIN Palopo semakin hari mengalami kemajuan yang pesat. Selain satu-satunya sebagai perguruan tinggi negeri, hari ini, tahun 2017 peminat IAIN cukup tinggi." Bahkan tertinggi di Luwu Raya," ujarnya.

Setelah sambutan rektor serta orasi ilmiah dan sambutan Wali Kota Palopo, wisuda sarjana dan poascasarjana juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada para alumni berprestasi baik tingkat institut maupun tingkat program studi.(Humas) 
 

Menjelang pelaksanaan International Conference on Social Science yang akan dihelat pada tanggal 10 - 12 Oktober 2017 berbagai persiapan telah dilakukan oleh panitia pelaksana. Persiapan antara dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait pelaksanaan tersebut. Persiapan juga dilakukan dilakukan di venue utama yakni Auditorium Phinisi Sawerigading yang terletak di sisi timur kampus IAIN Palopo.

Acara ini terbilang istimewa mengingat ini adalah event skala internasional pertama yang diselenggarakan oleh IAIN Palopo. Dengan menghadirkan pembicara dari beberapa negara yakni Alexandre Palettiere, Ph.D dari University of Toronto Canada, Diamond Y Bravo, Ph.D dari Harvard University USA, Prof. Nadirsyah Hosen, Ph.D dari Monash University Australia, Mahyuddin bin Arsat, MA.,Ph.D dari University of Technology Malaysia  dan Prof. Dr. Muslimin Kara, Ph.D dari UIN Alauddin Makassar serta menghadirkan Prof. Phil. Kamaruddin Amin, Ph.D Direktur Jenderal Pendidikan Islam selaku pembicara utama. Turut hadir pula ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Demi kelancaran kegiatan ini, pemerintah kota Palopo turut mendukung secara penuh mengingat event ini akan memberi dampak positif terhadap citra Kota Palopo utamanya dalam mendukung salah satu dimensi Kota Palopo yakni sebagai Kota Pendidikan. 

Bertempat di halaman depan gedung rektorat IAIN Palopo, pimpinan cabang Bank BRI Cabang Palopo Bapak Christofell C. Ginzell menyerahkan satu unit mobil jenis microbus senilai Rp. 379.399.900,- kepada pihak IAIN Palopo yang diterima langsung oleh Rektor IAIN Palopo Bapak Dr. Abdul Pirol, M.Ag.

Acara penyerahan ini dihadiri oleh para pejabat dari kedua instansi. Tampak mendampingi Rektor antara lain adalah Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Kepala Biro AUAK, Kepala Bagian Keuangan dan Perencanaan dan para pejabat lainnya.

Diharapkan dengan penyerahan bantuan ini kerjasama kedua belah pihak dapat lebih ditingkatkan. Selama ini telah terjalin kerjasama yang cukup baik antara lain pembayaran SPP mahasiswa, pembayaran gaji pegawai dan dosen, pencairan anggaran dan lain-lain.

Jumat, 09 Juni 2017 13:14

LPM Graffity Gelar Pelatihan Menulis

PALOPO---Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Graffity IAIN Palopo menggelar pelatihan menulis dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang diikuti anggota dan pengurus di Taman Pendidikan Alquran (TPA) Masjid Alauddin IAIN Palopo, Jum'at 9 Juni 2017.
Ketua LPM Graffity, Bayu Segara, kepada Palopo Pos, disela-sela acara mengungkapkan bahwa adapun kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sudah terprogramkan di program kerja LPM Graffity tahun 2017. 
"Hanya saja kegiatan ini bertepatan dengan bulan ramadan, untuk itu dirangkaikan dengan buka puasa bersama antar pengurus," ungkapnya.
Adapun pemateri pelatihan menulis yang dihadirkan oleh LPM Graffity yakni penulis muda, Ummu Kalsum salah satu inspirasi menulis anggota Graffity. 
Sementara itu, materi yang dibawakan oleh Ummu Kalsum merupakan materi seputar gaya penulisan, cara menulis artikel, dan menulis opini. "Semua itu dibahas dalam satu hari dan akan dilanjutkan kembali pada esok hari," sebut Bayu.
Untuk diketahui kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota serta pengurus LPM Graffity IAIN Palopo yang berjumlah sekitar 20 orang.(Humas)

Halaman 1 dari 3