Back to Top
 
 
 

blockiconAgenda

No events found
Jumat, 11 November 2016 22:37

Wajah Terbelah

Nilai butir ini
(0 pemilihan)

"Buruk muka cermin dibelah", peribahasa yang memiliki makna tindakan seseorang yang menyalahkan keadaannya yang buruk kepada orang lain. Mungkin mengambil tanggung jawab atas suatu kesalahan tidaklah mudah. Lebih mudah mencari-cari kambing "hitam" alias menimpakan penyebab kepada orang lain. Psikologi manusia yang tidak ingin mengakui kekurangannya dapat menjadi salah satu penghambat peningkatan kualitas dirinya. Demikian juga, dapat menjadi penghalang terwujudnya hubungan yang harmonis. Wajah terbelah mengandaikan inkonsistensi yang berumah dalam diri individu. Sebagaimana bergeloranya dorongan ke arah tindakan baik atau tindakan buruk. Takdir manusia yang demikian itu bukannya tanpa jalan keluar. Kesadaran yang menyertai kepahamannya memberi pilihan. Artinya manusia tetap memiliki kuasa untuk menjalani yang terbaik. Hanya saja, kita seharusnya penuh kesungguhan memperjuangkan wajah utuh. Semoga Allah swt. senantiasa memberi hidayah dan kasih sayangNya kepada kita. (ODPT-II, Makassar, 11 Nopember 2016).

Selengkapnya di dalam kategori ini: « Keberhasilan Membuat Jalan »