Back to Top
 
 
 
Minggu, 09 Juli 2017 16:01

Pegukuhan Wisudawan IAIN Palopo

Rektor : Ancaman Radikalisme dan Terorisme, Alumni Diharap Berikan Pencerahan  

PALOPO--Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo mengukuhkan 357 alumni, 319 sarjana dan 38 program magister pada Wisuda Periode I tahun 2017 di Auditorium Phinisi Luwu-Sawerigading IAIN, Selasa, 18 Juli 2017 kemarin.

Hadir pada kegiatan tersebut, Guru Besar UIN Jakarta yang sekaligus membawakan orasi ilmiah, Prof H Andi Faisal Bakti, MA, P.hD, Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol, M.Ag, Ketua Senat IAIN, Prof Dr Muh Said, Lc, MA, Direktur Pascasarjana IAIN, DR Abbas Langaji, MA, Kepala Kemenag Palopo, Drs Usman, Staf Ahli Wali Kota, Dr Suyuti, Kepala PA Palopo, Drs H Asri, MH, Para wakil rektor, dekan, civitas akademika, wisudawan dan undangan.

Adapun kegiatan diawali dengan sambutan Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol, M.Ag, dalam sambutan, dirinya berterima kasih kepada seluruh pihak hingga acara wisuda dapat terselenggara dengan baik.

Dikatakannya untuk wisuda kali ini, mengukuhkan 357 alumni, 319 sarjana dan 38 Magister yang berasal dari empat fakultas. Yakni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Dimana untuk lulusan terbaik sarjana diraih oleh Risma, S.Pd asal FTIK Prodi Matematika dengan IPK 3,82 sementara program Magister atas nama Ibnu Wahab asal Prodi Hukum Islam dengan IPK 3,82.

Lanjut Pirol, kedepan para alumni diperhadapkan dengan berbagai tantangan kehidupan termasuk dalam hal profesi. Bukan hal yang mustahil para alumni dperhadapkan pilihan-pilihan yang berbeda dengan disiplin keilmuan. Untuk itu kesiapan berlatih dan tetap belajar merupakan sikap yang penting, mengingat perubahan dan tantangan kemajuan zaman.

"Hanya mereka yang bersedia belajar disertai semangat untuk selalu berinovasilah yang dapat eksis dan beradaptasi dengan berbagai macam tuntutan kehidupan, terlebih di dunia kerja yang begitu kompetitif," sebutnya.

Ditengah sambutannya, dirinya juga mengapresiasi kepada salah seorang alumni atas nama Muhammad Noor, S.Pd, asal Prodi PAI, FTIK. Meskipun diliputi keterbatasan sebagai penyandang disabilitas, Tuna Netra, tidak memiliki penglihatan, namun mampu dengan kemauan yang tinggi menyelesaikan studi tiga tahun 10 bulan dengan IPK sangat memuaskan, 3,45.

Ditambahkannya, saat ini IAIN Palopo memiliki visi menjadi perguruan tinggi yang terkemuka dalam integrasi keilmuan berciri kearifan lokal. Dalam visi ini terkandung harapan yang sangat relevan dengan jati diri sebagai manusia Indonesia. Peneguhan jati diri alumni IAIN Palopo sangat penting mengingat tantangan kita sebagai warga bangsa dan negara Indonesia dan seklaigus sebagai umat Islam.

Menurut Pirol, Indonesia adalah negara yang majemuk terdiri dari aneka suku dan agama yang jika tidak dikelola dengan pemahaman yang baik dapat menyebabkan timbulnya perpecahan yang mengancam persatuan dan keutuhan negara Indonesia.

Dengan hal ini, cukup menjadi ukuran kewaspadaan terhadap berbagai ancaman terorisme dan radikalisme serta fenomena hate speech, ujaran kebencian yang kadang mudah terjadi di masyarakat." kita berharap kehadiran alumni IAIN dapat memberikan pengajaran agama yang rahmatan lil alamin yang komprehensif, toleran, moderat serta inklusif," sebutnya.

Sementara itu Guru Besar UIN Jakarta, Prof H Andi Faisal Bakti, MA, P.Hd, yang membawakan orasi ilmiah yang bertemakan "Membangun Keunggulan Lembaga Pendidikan Tinggi Berbasis Budaya Lokal" mengungkapkan bahwa mestinya Perguruan Tinggi menjadi pelopor dalam mengglobalkan nilai-nilai lokal.

"Di dunia barat sana ada banyak contoh nilai-nilai lokal yang mengglobal seperti Hollywood, Bollywood, Microsoft, Apple, PT dapat melakukan hal ini paling tidak dimulai dengan hal-hal kecil, bahasa maupun yang lainnya," sebutnya.

Sementara itu mewakili Wali Kota Palopo, Staf Ahli Wali Kota, Dr Suyuti menyebutkan bahwa perkembangan IAIN Palopo semakin hari mengalami kemajuan yang pesat. Selain satu-satunya sebagai perguruan tinggi negeri, hari ini, tahun 2017 peminat IAIN cukup tinggi." Bahkan tertinggi di Luwu Raya," ujarnya.

Setelah sambutan rektor serta orasi ilmiah dan sambutan Wali Kota Palopo, wisuda sarjana dan poascasarjana juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada para alumni berprestasi baik tingkat institut maupun tingkat program studi.(Humas)