Cetak halaman ini
Senin, 19 Juni 2017 13:11

Kuota Bertambah hingga Lima Ratusan Kursi

PALOPO--Sebanyak 1.000 Calon Mahasiswa Baru (Camaba) dari 1.155 peserta berhasil lolos Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo.
Hal tersebut berdasarkan pengumuman panitia di Sekret Panitia, Gedung Rektorat, Lantai I IAIN Palopo, Senin, 19 Juni 2017 kemarin.
Humas Panitia Lokal UM-PTKIN IAIN Palopo, Wisran, SS, M.Pd, yang ditemui Palopo Pos, Senin, 19 Juni 2017 kemarin menyampaikan bahwa adapun pengumuman panitia pusat itu dilakukan pada pukul 15.00 setelah  itu panitia melakukan print out dan memasang di diinding pengumuman.
"Sebenarnya pengumuman dapat diakses melalui Website panitia :http://pengumuman.um-ptkin.ac.id, namun yang tidak berkesempatan melihat lewat jaringan internet dapat ke sekret panitia untuk melihat hasil pengumuman," sebutnya.
Dikatakannya, untuk IAIN Palopo sendiri di tahun 2017 ini menyediakan sebanyak 1400 kursi terdiri dari tiga jalur pendaftaran. Yakni pendaftaran lewat jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) menyediakan 700 kursi, 50 persen dari kuota yang ada.
 Kemudian yang kedua yang saat ini tengah berlangsung, jalur UM-PTKIN menyediakan 420 kursi atau sebanyak 30 persen dari kuota yang ada. Selanjutnya jalur pendaftaran yang terakhir melalui jalur mandiri, dengan kursi yang disediakan sebanyak 280 kursi atau 20 persen dari kuota yang tersedia.
Untuk SPAN-PTKIN ini sudah digelar, sebanyak 682 peserta telah lulus dan saat ini melakukan pendaftaran ulang. Sementara untuk jalur UM-PTKIN sendiri 1.155 pendaftar, 420 kursi yang disiapkan. Namun oleh panitia pusat ditambah kuotanya menjadi 1.000 kursi.
Untuk diketahui UMPTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dalam sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.(Humas)