IAIN Palopo- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Dr. Abdul Pirol, diundang sebagai pemateri pada Dialog Budaya dan Talkshow Festival Keraton Nusantara XIII 2019 Tana Luwu di Saodenrae Convention Center, Rabu (13/9/2019)

Kesempatan itu Rektor bersama Anggota Majelis BAN-PT, Prof. Dr. Mansyur Ramly, membahas “Membangun Indonesia yang Berkelanjutan dengan Budaya dan Agama” yang dihadiri Wakil Walikota Palopo, Dr. Rahmat Masri Bandaso, Kadis Kebudayaan Palopo, Karno, Ketua APTISI Luwu Raya, Dr. Nilawati Uly, Wakil Rektor II Unanda, Dekan FTIK IAIN Palopo, Dr. Nurdin K, dosen dan sejumlah mahasiswa.

Rektor, Dr. Abdul Pirol, dalam paparannya menyebutkan bahwa sejarah tidak boleh dilupakan, untuk itu perlu didokumentasikan, sebagaimana budaya sebuah proses yang berkembang diwariskan dari generasi ke generasi lainnya.

Islam sendiri kata Rektor, di Indonesia bersenyawa dengan budaya. Tentu ini menjadi sebuah kekuatan sehingga menghasilkan Islam yang toleran, dimotori oleh NU dan Muhammadiyah. Hal ini menjadi contoh negara Muslim lainnya, mestinya Islam di Indonesia diekspor di negara-negara muslim di dunia.

“Bukan malah kita yang mengimpor paham keagamaan dari negara-negara yang asalnya malah terjadi perang saudara” terang Rektor. (Hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *