IAIN Palopo- Dengan didampingi oleh Rektor IAIN Palopo selama di kota Palopo, Ketua Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Prof Dr H Babun Suharto SE, MM, juga beri kuliah umum di Aula Rektorat lantai III IAIN Palopo, Selasa (10/9/2019)

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Dr Abdul Pirol, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Prof Babun selaku Ketua Forum Rektor PTKIN yang juga selaku Rektor IAIN Jember itu.

Stadium generale dengan tema “Membangun Akademik dan Kelembagaan” dihadiri sejumlah pimpinan dan dosen lingkup IAIN Palopo. Disampaikan Rektor, Dr Abdul Pirol, bahwa kota Palopo bisa di klaim sebagai Indonesia mini, karena didalamnya terdapat berbagai macam ras, suku maupun budaya baik lokal maupun dari luar pulau Sulawesi.

“Salah satu kabupaten di Tana Luwu di dalamnya ada dikatakan kecamatan Lamasi, yang diambil dari singkatan Lamongan dan Sidoarjo, merupakan tempat konsentrasi saudara-saudara kami dari Jawa dan Alhamdulillah sejauh ini tidak ada konflik antar saudara-saudara kami baik dari budaya internal maupun dari eksternal” ucap Rektor.

Adapun kampus IAIN Palopo ialah kampus negeri satu-satunya yang ada di Tana Luwu yang terus berbenah baik dari SDM maupun mutu akademik, kata Rektor.

Adapun paparan Prof Babun, sedikit bercerita mengenai IAIN Jember, diantaranya Ia memiliki niat untuk mengirim mahasiswa IAIN Jember ke Tana Luwu untuk berKKN. IAIN Jember merupakan PT satu-satunya yang pernah mengirim mahasiswa KKN di Papua. Katanya.

“Terkait pengembangan lembaga, salah satunya dengan strategi pengembangan program 5.000 doktor, kemudian kami mengembangkan program yang disebut doktorisasi, yaitu dengan mengusir dosen-dosen IAIN Jember yang masih magister. Dalam artian mengusir untuk melanjutkan pendidikannya ke strata tiga” ungkap Prof Babun.

Kemudian meningkatkan post doktoral dengan menggenjot karir tertinggi doktor menuju professor. Menurutnya mewujudkan program-program tersebut dibutuhkan kerjasama, “kualitas lembaga ditentukan berapa guru besar didalamnya, berapa doktornya hingga kebawah” hematnya. (Humas/Jn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *