IAIN Palopo- Memasuki hari ke tiga Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, beri tausiyah subuh di Masjid Alauddin IAIN Palopo, Jum’at (30/8/2019)

Dalam tausiyah, Rektor menerangkan bahawa di era 4.0 menuntut kita pada inovasi, dalam ajaran tradisi keulamaan dan kesantunan, inovasi adalah bagian yang tak terpisah.

“Oleh karena itu jangan ragu untuk mengambil yang baik menciptakan yang baik, sebab menciptakan yang baik lalu diikuti oleh orang yang banyak, kita akan mendapat pahala yang melaksanakannya dan mendapatkan pahala dari orang-orang yang melaksanakannya, yang biasa dikenal amalan yang berkesinambungan, amal jariyah” ucapnya.

Sebaliknya ketika menciptakan yang buruk dan akan diikuti pada orang yang banyak, maka mendapat dosa yang jariyah pula.

“Mari kita ciptakan sesuatu yang baik, kita sekarang ini bagaimana menciptakan SDM yang unggul, untuk mencapai itu, kita harus mengacu pada konsep, menurut World Health Organization , yaitu organisasi kesehatan dunia, itu tau persis bahwa manusia yang sehat itu ada empat hal, yang pertama adalah, sehat biologisnya, kedua mental atau psikisnya, ketiga adalah sosialnya dan yang keempat adalah spiritual” ajak Rektor.

Jika dapat menyatukan keempat hal tersebut, dapat menjadi sebuah kesehatan yang murni yang ada pada diri, dijelaskannya bahwa salat subuh yang telah dilaksanakan adalah salah satu dari bagian keempat hal tersebut.

Menutup tausiyahnya, Rektor mengungkapkan, bahwa kampus IAIN Palopo sangat memperhatikan aspek spiritual, hal ini mewajibkan pada mahasiswa untuk salat berjamaah, khususnya pada waktu asar dan duhur mewujudkan SDM unggul dengan melihat empat unsur tersebut. (Humas/jn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *