IAIN Palopo – Meningkatkan kualitas dalam bidang penelitian, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menggelar kuliah umum dengan menghadirkan Kepala Badan Litbang, Pendidikan dan Pelatihan (Balitbangda) Kementerian Agama RI, Prof Dr H Abdurrahman Mas’ud, M.A, Ph.D di Aula Rektorat IAIN Palopo, Rabu 14 Agustus 2019.

Hadir pada kegiatan tersebut, guru besar IAIN Palopo, Prof Dr HM Said Mahmud, Lc, MA, para Wakil Rektor, sejumlah Dekan, Wakil Dekan dan sejumlah dosen, lingkup IAIN Palopo.

Kepala Balitbangda Kemenag RI, Prof Dr H Abdurrahman Mas’ud, M.A, Ph.D dalam kuliah umum menyebutkan bahwa, untuk mencapai sesuatu, apalagi bagi para dosen-dosen muda, dimulai dengan ambisi. Mereka yang memiliki ambisi, ada niat untuk maju, nantinya dilakukan dengan doa dan usaha.

“Salah satu contohnya memenangkan beasiswa di luar negeri, tapi kalau sudah jadi pejabat tidak usah ambisi keatas, kerjakan saja yang terbaik,” sebut alumni The University of California Los Angeles, USA ini.

Dikatakan Abdurrahman, bagi para dosen yang ingin secepatnya menyelesaikan disertasi. Dirinya memberi tips yakni menulis paper sebanyak-banyaknya yang sekaitan dengan disertasi,” jadi nanti kalau menyusun tinggal mengambil bahan dari paper-paper yang ada serta ditambah dengan penelitiannya,” ujar manta Rektor Universitas Sain Al-Quran (UNSIQ) Jawa Tengah ini.

Sementara itu Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol, M.Ag saat membuka acara kuliah umum mengungkapkan bahwa, adapun IAIN Palopo telah berdiri selama 52 tahun. Tentunya bertransformasi dari Fakultas Cabang IAIN Makassar, STAIN Palopo hingga beralih status sebagai IAIN Palopo sejak tahun 2014 lalu.

“Tidak terasa perubahan status IAIN ini telah memasuki usia kelima,” sebutnya.

Ditambahnya, di Kota Palopo sendiri dihuni sekitar 17 perguruan tinggi dengan perkiraan mahasiswa sebanyak 35 ribu orang. Hal ini menempatkan Kota Palopo sebagai kota kedua terbesar memiliki jumlah mahasiswa dan PT terbanyak setelah Kota Makassar di Provinsi Sulsel. Menariknya, IAIN Palopo merupakan satu-satunya PTKIN di Luwu Raya yang tentunya memiliki peran strategis dalam mercerdaskan masyarakat serta membangun pemahaman keagamaan yang baik.

“Ini semua menjadi tugas kita, salah satunya dengan peningkatan kualitas SDM, termasuk peningkatan status dari IAIN menjadi UIN,” terangnya.(ich)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *