IAIN Palopo- Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, buka secara resmi Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR)IX tahun 2019 yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Senin (15/7/2019)

Ketua Panitia, Rektor UIN Maliki, Abdul Haris melaporkan, Pionir berlangsung 15 Juli s.d 21 Juli diikuti 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI)Se-Indonesia, yang terdiri dari 3992 peserta lomba, dan 704 official, dengan 38 cabang perlombaan dan pertandingan.

IAIN Palopo turut memeriahkan dan mensukseskan ajang dua tahun sekali ini, dengan mengirimkan 29 peserta, 6 official dan 1 pimpinan kontingen.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, dalam sambutannya memotivasi seluruh peserta untuk dapat menangkap momen dan mengambil manfaat dari acara ini.

“PIONIR sebagai ajang menyeimbangkan otak kanan dan kiri, saya berharap munculnya para peneliti, olahragawan, budayawan, seniman yang dapat bersaing di kancah nasional dan internasional. Ikutilah perlombaan dengan sportif. Menjadi juara memang penting, namun menjaga kejujuran dan akhlaqul karimah lebih utama” sebutnya.

Sementara, Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa, PIONIR dapat menjadi wadah bagi mahasiswa sebagai kaum intelektual, seniman, olahragawan serta budayawan dalam menjalin ukhwah islamiyah dan wathaniyah.

Ia berharap Pionir dapat menjadi cara menyulam ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah dan melahirkan sang bintang dan sang juara.

“Kita Buktikan pada Dunia bahwa Mahasiswa PTKI adalah anak bangsa yang punya prestasi. Dari PTKI untuk NKRI” terang Menag.

Menag mengajak seluruh kontingen merenung 3 hal. Pertama, kita berhenti berolahraga karena tak bertenaga, atau kita tak bertenaga karena berhenti berolahraga.

Kedua, kita tak lagi berkesenian karena merasa tak punya waktu, ataukah kita menjadi tak punya waktu karena tak berkesenian.

Ketiga, kita tak lagi kreatif dan inovatif karena tidak lagi melakukan riset, ataukah kita menjadi malas meneliti karena sudah tak lagi kreatif dan inovatif.

Turut hadir dalam pembukaan, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Dr. Abdul Pirol. Rektor kembali mengingatkan kepada kontingen agar tetap semangat, menjaga kesehatan dan menjaga sportifitas dalam pertandingan dan perlombaan.

“Kepada seluruh Kontingen baik official dan peserta, tetap semangat dan menjaga sportivitas saat bertanding tetap utamakan keadaban dan silaturahim” singkat Rektor. (Humas/Jn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *